HUBUNGAN ANTARA IMT, KADAR SGOT DAN SGPT PLASMA DENGAN BONE MINERAL DENSITY PADA LANSIA

Latar Belakang : Peningkatan usia harapan hidup menyebabkan terjadinya pergeseran pola penyakit penduduk dari penyakit menular ke penyakit degeneratif, salah satunya osteoporosis. Nilai IMT yang rendah dapat menjadi faktor risiko terjadinya osteoporosis berkaitan dengan rendahnya hormon estrogen. Ke...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Nazila Tsalisati Hadaita, Andrew Johan, Lusiana Batubara
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2019-02-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/23349
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849434497129381888
author Nazila Tsalisati Hadaita
Andrew Johan
Lusiana Batubara
author_facet Nazila Tsalisati Hadaita
Andrew Johan
Lusiana Batubara
author_sort Nazila Tsalisati Hadaita
collection DOAJ
description Latar Belakang : Peningkatan usia harapan hidup menyebabkan terjadinya pergeseran pola penyakit penduduk dari penyakit menular ke penyakit degeneratif, salah satunya osteoporosis. Nilai IMT yang rendah dapat menjadi faktor risiko terjadinya osteoporosis berkaitan dengan rendahnya hormon estrogen. Kerusakan sel hepar juga berperan dalam kejadian osteoporosis berkaitan dengan fungsinya sebagai tempat hidroksilasi vitamin D yang selanjutnya berperan dalam menjaga kepadatan mineral tulang. Tujuan : Mengetahui hubungan antara IMT, kadar SGOT dan SGPT plasma dengan BMD pada lansia. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 84 lansia wanita yang diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling dari beberapa Posyandu Lansia di Semarang. Pengukuran IMT dilakukan dengan mengukur BB dan TB subyek penelitian. Pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT plasma dilakukan dengan metode kinetik enzimatik. Pemeriksaan BMD dilakukan dengan metode DXA pada regio vertebra lumbar. Uji statistik yang digunakan adalah uji Pearson dan Spearman. Hasil : Diperoleh hubungan yang signifikan (p-value 0,000) antara IMT dengan BMD lumbar dengan kekuatan korelasi sedang (r = 0,545) dan hubungan positif yang berarti semakin tinggi IMT maka semakin tinggi pula BMD lumbar. Tidak diperoleh adanya hubungan yang signifikan antara kadar SGOT dan SGPT plasma dengan BMD lumbar (p-value 0,308 dan 0,242). Tidak diperoleh adanya hubungan yang signifikan antara usia dengan BMD lumbar (p-value 0,078). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara usia, kadar SGOT plasma, dan SGPT plasma dengan BMD lumbar pada lansia. Namun, terdapat hubungan positif antara IMT dengan BMD lumbar pada lansia dengan kekuatan korelasi sedang. Kata Kunci : Lansia, osteoporosis, usia, IMT, SGOT, SGPT, BMD.
format Article
id doaj-art-b78dddfafbd6462c8a6febf52b9e4604
institution Kabale University
issn 2540-8844
language English
publishDate 2019-02-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-b78dddfafbd6462c8a6febf52b9e46042025-08-20T03:26:38ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442019-02-018134335610.14710/dmj.v8i1.2334921911HUBUNGAN ANTARA IMT, KADAR SGOT DAN SGPT PLASMA DENGAN BONE MINERAL DENSITY PADA LANSIANazila Tsalisati HadaitaAndrew JohanLusiana BatubaraLatar Belakang : Peningkatan usia harapan hidup menyebabkan terjadinya pergeseran pola penyakit penduduk dari penyakit menular ke penyakit degeneratif, salah satunya osteoporosis. Nilai IMT yang rendah dapat menjadi faktor risiko terjadinya osteoporosis berkaitan dengan rendahnya hormon estrogen. Kerusakan sel hepar juga berperan dalam kejadian osteoporosis berkaitan dengan fungsinya sebagai tempat hidroksilasi vitamin D yang selanjutnya berperan dalam menjaga kepadatan mineral tulang. Tujuan : Mengetahui hubungan antara IMT, kadar SGOT dan SGPT plasma dengan BMD pada lansia. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 84 lansia wanita yang diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling dari beberapa Posyandu Lansia di Semarang. Pengukuran IMT dilakukan dengan mengukur BB dan TB subyek penelitian. Pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT plasma dilakukan dengan metode kinetik enzimatik. Pemeriksaan BMD dilakukan dengan metode DXA pada regio vertebra lumbar. Uji statistik yang digunakan adalah uji Pearson dan Spearman. Hasil : Diperoleh hubungan yang signifikan (p-value 0,000) antara IMT dengan BMD lumbar dengan kekuatan korelasi sedang (r = 0,545) dan hubungan positif yang berarti semakin tinggi IMT maka semakin tinggi pula BMD lumbar. Tidak diperoleh adanya hubungan yang signifikan antara kadar SGOT dan SGPT plasma dengan BMD lumbar (p-value 0,308 dan 0,242). Tidak diperoleh adanya hubungan yang signifikan antara usia dengan BMD lumbar (p-value 0,078). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara usia, kadar SGOT plasma, dan SGPT plasma dengan BMD lumbar pada lansia. Namun, terdapat hubungan positif antara IMT dengan BMD lumbar pada lansia dengan kekuatan korelasi sedang. Kata Kunci : Lansia, osteoporosis, usia, IMT, SGOT, SGPT, BMD.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/23349lansia, osteoporosis, usia, imt, sgot, sgpt, bmd.
spellingShingle Nazila Tsalisati Hadaita
Andrew Johan
Lusiana Batubara
HUBUNGAN ANTARA IMT, KADAR SGOT DAN SGPT PLASMA DENGAN BONE MINERAL DENSITY PADA LANSIA
Jurnal Kedokteran Diponegoro
lansia, osteoporosis, usia, imt, sgot, sgpt, bmd.
title HUBUNGAN ANTARA IMT, KADAR SGOT DAN SGPT PLASMA DENGAN BONE MINERAL DENSITY PADA LANSIA
title_full HUBUNGAN ANTARA IMT, KADAR SGOT DAN SGPT PLASMA DENGAN BONE MINERAL DENSITY PADA LANSIA
title_fullStr HUBUNGAN ANTARA IMT, KADAR SGOT DAN SGPT PLASMA DENGAN BONE MINERAL DENSITY PADA LANSIA
title_full_unstemmed HUBUNGAN ANTARA IMT, KADAR SGOT DAN SGPT PLASMA DENGAN BONE MINERAL DENSITY PADA LANSIA
title_short HUBUNGAN ANTARA IMT, KADAR SGOT DAN SGPT PLASMA DENGAN BONE MINERAL DENSITY PADA LANSIA
title_sort hubungan antara imt kadar sgot dan sgpt plasma dengan bone mineral density pada lansia
topic lansia, osteoporosis, usia, imt, sgot, sgpt, bmd.
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/23349
work_keys_str_mv AT nazilatsalisatihadaita hubunganantaraimtkadarsgotdansgptplasmadenganbonemineraldensitypadalansia
AT andrewjohan hubunganantaraimtkadarsgotdansgptplasmadenganbonemineraldensitypadalansia
AT lusianabatubara hubunganantaraimtkadarsgotdansgptplasmadenganbonemineraldensitypadalansia