Fasilitasi Terapi bagi Orang Tua Penyandang Disabilitas di Kota Malang

Memiliki anak yang menyandang disabilitas bukanlah perkara mudah untuk menjalaninya. Berbagai tantangan akan dihadapi oleh orang tua dalam pengasuhan dikarenakan orang tua adalah pengasuh utama dari anak mereka. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melatih orang tua agar bisa menangani anaknya se...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Sri Wahyuni, Maria Vianti Desa, Klemensia Nini
Format: Article
Language:Indonesian
Published: LPPM Universitas PGRI Semarang 2024-09-01
Series:E-Dimas
Subjects:
Online Access:http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas/article/view/18356
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850155074089648128
author Sri Wahyuni
Maria Vianti Desa
Klemensia Nini
author_facet Sri Wahyuni
Maria Vianti Desa
Klemensia Nini
author_sort Sri Wahyuni
collection DOAJ
description Memiliki anak yang menyandang disabilitas bukanlah perkara mudah untuk menjalaninya. Berbagai tantangan akan dihadapi oleh orang tua dalam pengasuhan dikarenakan orang tua adalah pengasuh utama dari anak mereka. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melatih orang tua agar bisa menangani anaknya sendiri di rumah juga bisa menjadi tenaga sukarela di posko terapi yang mereka miliki di setiap kecamatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan metode pelatihan selama 4 hari dengan 4 materi yaitu penanganan disabilitas tunarungu wicara, tunanetra, autis dan cerebral palsy. Keempat materi ini sengaja dipilih karena sesuai kebutuhan yaitu dari penyandang disabilitas yang ada keempat kasus ini yang paling banyak .Adapun hasil yang didapat adalah dari hasil pre-test dan post-test yang diberikan baik itu dari materi tunarungu wicara dari pretest dengan rata-rata sebesar 57% ke post-test dengan rata-rata sebesar 86,3%, materi tunanetra dari rata-rata pretest sebesar 42% ke post-test dengan rata-rata sebesar 87,6% materi autis rata-rata pre-test sebesar 58,7% dan rata-rata post-test sebesar 87,6%, materi cerebral palsy rata-rata pretest sebesar 22% ke post-test dengan rata-rata sebesar 88%. Dari hasil ini menunjukkan bahwa orang tua mengikuti dengan baik dan dalam evaluasi akhir semua peserta menginginkan untuk dimonitoring setelah pelatihan.
format Article
id doaj-art-b558b5f7d4824a129d17cc83a55530a7
institution OA Journals
issn 2087-3565
2528-5041
language Indonesian
publishDate 2024-09-01
publisher LPPM Universitas PGRI Semarang
record_format Article
series E-Dimas
spelling doaj-art-b558b5f7d4824a129d17cc83a55530a72025-08-20T02:25:03ZindLPPM Universitas PGRI SemarangE-Dimas2087-35652528-50412024-09-0115359760310.26877/e-dimas.v15i3.183567654Fasilitasi Terapi bagi Orang Tua Penyandang Disabilitas di Kota MalangSri Wahyuni0Maria Vianti Desa1Klemensia Nini2STP IPI MalangSTP IPI MalangSTP IPI MalangMemiliki anak yang menyandang disabilitas bukanlah perkara mudah untuk menjalaninya. Berbagai tantangan akan dihadapi oleh orang tua dalam pengasuhan dikarenakan orang tua adalah pengasuh utama dari anak mereka. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melatih orang tua agar bisa menangani anaknya sendiri di rumah juga bisa menjadi tenaga sukarela di posko terapi yang mereka miliki di setiap kecamatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan metode pelatihan selama 4 hari dengan 4 materi yaitu penanganan disabilitas tunarungu wicara, tunanetra, autis dan cerebral palsy. Keempat materi ini sengaja dipilih karena sesuai kebutuhan yaitu dari penyandang disabilitas yang ada keempat kasus ini yang paling banyak .Adapun hasil yang didapat adalah dari hasil pre-test dan post-test yang diberikan baik itu dari materi tunarungu wicara dari pretest dengan rata-rata sebesar 57% ke post-test dengan rata-rata sebesar 86,3%, materi tunanetra dari rata-rata pretest sebesar 42% ke post-test dengan rata-rata sebesar 87,6% materi autis rata-rata pre-test sebesar 58,7% dan rata-rata post-test sebesar 87,6%, materi cerebral palsy rata-rata pretest sebesar 22% ke post-test dengan rata-rata sebesar 88%. Dari hasil ini menunjukkan bahwa orang tua mengikuti dengan baik dan dalam evaluasi akhir semua peserta menginginkan untuk dimonitoring setelah pelatihan.http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas/article/view/18356fasilitasi terapiorangtuapenyandang disabilitas
spellingShingle Sri Wahyuni
Maria Vianti Desa
Klemensia Nini
Fasilitasi Terapi bagi Orang Tua Penyandang Disabilitas di Kota Malang
E-Dimas
fasilitasi terapi
orangtua
penyandang disabilitas
title Fasilitasi Terapi bagi Orang Tua Penyandang Disabilitas di Kota Malang
title_full Fasilitasi Terapi bagi Orang Tua Penyandang Disabilitas di Kota Malang
title_fullStr Fasilitasi Terapi bagi Orang Tua Penyandang Disabilitas di Kota Malang
title_full_unstemmed Fasilitasi Terapi bagi Orang Tua Penyandang Disabilitas di Kota Malang
title_short Fasilitasi Terapi bagi Orang Tua Penyandang Disabilitas di Kota Malang
title_sort fasilitasi terapi bagi orang tua penyandang disabilitas di kota malang
topic fasilitasi terapi
orangtua
penyandang disabilitas
url http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas/article/view/18356
work_keys_str_mv AT sriwahyuni fasilitasiterapibagiorangtuapenyandangdisabilitasdikotamalang
AT mariaviantidesa fasilitasiterapibagiorangtuapenyandangdisabilitasdikotamalang
AT klemensianini fasilitasiterapibagiorangtuapenyandangdisabilitasdikotamalang