Pengembangan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Bahan Ajar Digital Bermuatan Interkultural untuk Membentuk Kewarganegaraan Global Siswa
Indonesia berada di posisi kelima negara dalam kasus perundungan terbanyak. Tidak Terkecuali hal ini terjadi pada sekolah jenjang SMP di kota besar seperti Jakarta. Kondisi tersebut menjadi latar belakang kegiatan Pemberdayaan Kemitraaan Masyarakat (PKM) yang dilakukan di SMPN 229. Tujuan dari kegi...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat STKIP Kusuma Negara
2024-10-01
|
| Series: | Jurnal Abdimas Prakasa Dakara |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://coba.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/japd/article/view/2144 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849422452866678784 |
|---|---|
| author | Noni Agustina Rina Anindita Nuryadi Nuryadi |
| author_facet | Noni Agustina Rina Anindita Nuryadi Nuryadi |
| author_sort | Noni Agustina |
| collection | DOAJ |
| description |
Indonesia berada di posisi kelima negara dalam kasus perundungan terbanyak. Tidak Terkecuali hal ini terjadi pada sekolah jenjang SMP di kota besar seperti Jakarta. Kondisi tersebut menjadi latar belakang kegiatan Pemberdayaan Kemitraaan Masyarakat (PKM) yang dilakukan di SMPN 229. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar digital bermuatan komunikasi interkultural yang akan diterapkan dalam pembelajaran di kelas yang akan mendorong siswa untuk memiliki pengetahuan, sikap, dan kesadaran budaya yang berdampak positif dalam pembentukan perilaku siswa. Bahan ajar digital bermuatan komunikasi interkultural menekankan pemahaman kepada siswa untuk membangun hubungan yang baik, rasa hormat, toleransi terhadap orang lain dan menghargai budaya orang lain. Kegiatan PKM meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dengan menggunakan metode presentasi, diskusi, review rekan sejawat, dan demonstrasi. Setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan, sebanyak 75% guru mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan bahan ajar digital yang mengintegrasikan elemen interkultural yang dapat membentuk kewarganegaraan global siswa.
|
| format | Article |
| id | doaj-art-b093789cc6d04701a118e16ebf01e291 |
| institution | Kabale University |
| issn | 2776-768X |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2024-10-01 |
| publisher | Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat STKIP Kusuma Negara |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Abdimas Prakasa Dakara |
| spelling | doaj-art-b093789cc6d04701a118e16ebf01e2912025-08-20T03:31:06ZindLembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat STKIP Kusuma NegaraJurnal Abdimas Prakasa Dakara2776-768X2024-10-0142Pengembangan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Bahan Ajar Digital Bermuatan Interkultural untuk Membentuk Kewarganegaraan Global SiswaNoni Agustina0Rina Anindita1Nuryadi Nuryadi2Universitas Esa UnggulUniversitas Esa UnggulUniversitas Esa Unggul Indonesia berada di posisi kelima negara dalam kasus perundungan terbanyak. Tidak Terkecuali hal ini terjadi pada sekolah jenjang SMP di kota besar seperti Jakarta. Kondisi tersebut menjadi latar belakang kegiatan Pemberdayaan Kemitraaan Masyarakat (PKM) yang dilakukan di SMPN 229. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar digital bermuatan komunikasi interkultural yang akan diterapkan dalam pembelajaran di kelas yang akan mendorong siswa untuk memiliki pengetahuan, sikap, dan kesadaran budaya yang berdampak positif dalam pembentukan perilaku siswa. Bahan ajar digital bermuatan komunikasi interkultural menekankan pemahaman kepada siswa untuk membangun hubungan yang baik, rasa hormat, toleransi terhadap orang lain dan menghargai budaya orang lain. Kegiatan PKM meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dengan menggunakan metode presentasi, diskusi, review rekan sejawat, dan demonstrasi. Setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan, sebanyak 75% guru mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan bahan ajar digital yang mengintegrasikan elemen interkultural yang dapat membentuk kewarganegaraan global siswa. https://coba.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/japd/article/view/2144bahan ajar digitalberpikir kritiskomunikasi interkulturalmultimodalkewarganegaraan global |
| spellingShingle | Noni Agustina Rina Anindita Nuryadi Nuryadi Pengembangan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Bahan Ajar Digital Bermuatan Interkultural untuk Membentuk Kewarganegaraan Global Siswa Jurnal Abdimas Prakasa Dakara bahan ajar digital berpikir kritis komunikasi interkultural multimodal kewarganegaraan global |
| title | Pengembangan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Bahan Ajar Digital Bermuatan Interkultural untuk Membentuk Kewarganegaraan Global Siswa |
| title_full | Pengembangan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Bahan Ajar Digital Bermuatan Interkultural untuk Membentuk Kewarganegaraan Global Siswa |
| title_fullStr | Pengembangan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Bahan Ajar Digital Bermuatan Interkultural untuk Membentuk Kewarganegaraan Global Siswa |
| title_full_unstemmed | Pengembangan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Bahan Ajar Digital Bermuatan Interkultural untuk Membentuk Kewarganegaraan Global Siswa |
| title_short | Pengembangan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Bahan Ajar Digital Bermuatan Interkultural untuk Membentuk Kewarganegaraan Global Siswa |
| title_sort | pengembangan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar digital bermuatan interkultural untuk membentuk kewarganegaraan global siswa |
| topic | bahan ajar digital berpikir kritis komunikasi interkultural multimodal kewarganegaraan global |
| url | https://coba.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/japd/article/view/2144 |
| work_keys_str_mv | AT noniagustina pengembangankompetensigurudalammengembangkanbahanajardigitalbermuataninterkulturaluntukmembentukkewarganegaraanglobalsiswa AT rinaanindita pengembangankompetensigurudalammengembangkanbahanajardigitalbermuataninterkulturaluntukmembentukkewarganegaraanglobalsiswa AT nuryadinuryadi pengembangankompetensigurudalammengembangkanbahanajardigitalbermuataninterkulturaluntukmembentukkewarganegaraanglobalsiswa |