Konsistensi Internal Instrumen Tes: Perbandingan Beberapa Metode Estimasi Berdasarkan Variasi Ukuran Sampel

Salah satu ukuran reliabilitas instrumen adalah konsistensi internal butir yang menyusunnya. Beberapa metode estimasi sering digunakan tetapi kadang memberikan koefisien reliabilitas yang berbeda sehingga menjadi masalah dalam memberikan kesimpulan. Tujuan penelitian ini untuk menemukan karakteristi...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Busnawir Busnawir
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo 2023-07-01
Series:Jurnal Pendidikan Matematika
Subjects:
Online Access:https://jpm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/100
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849325053173301248
author Busnawir Busnawir
author_facet Busnawir Busnawir
author_sort Busnawir Busnawir
collection DOAJ
description Salah satu ukuran reliabilitas instrumen adalah konsistensi internal butir yang menyusunnya. Beberapa metode estimasi sering digunakan tetapi kadang memberikan koefisien reliabilitas yang berbeda sehingga menjadi masalah dalam memberikan kesimpulan. Tujuan penelitian ini untuk menemukan karakteristik metode estimasi konsistensi internal yang paling efektif ditinjau dari ukuran sampel dan model sampling yang berbeda. Metode yang digunakan adalah eksperimen dalam bentuk simulasi. Data primer penelitian merupakan skor hasil tes ujian tengah semester siswa kelas VIII SMPN 9 Kendari, yang merupakan jawaban dari 400 siswa terhadap instrumen tes matematika yang berjumlah 12 item pilihan ganda. Simulasi dilakukan dengan menarik secara acak sampel berukuran 31, 62, 93, 124, dan 155, dengan cara pengembalian dan tanpa pengembalian. Koefisien konsisten internal dihitung menggunakan tiga metode estimasi yang berbeda yaitu metode Sperman-Brown, KR-20, dan KR-21. Hasil penelitian menunjukkan metode Spearman-Brown memberikan koefisien konsistensi internal lebih tinggi dibandingkan metode KR-20 dan KR-21 pada semua ukuran sampel baik menggunakan sampling dengan pengembalian maupun sampling tanpa pengembalian. Kesimpulannya adalah metode Spearman-Brown paling efektif dalam menentukan koefisien konsistensi internal butir instrumen tes dibandingkan metode KR-20 dan KR-21, baik menggunakan sampel dengan pengembalian maupun tanpa pengembalian.
format Article
id doaj-art-b07217ee73da4cf3834962256311249c
institution Kabale University
issn 2086-8235
2597-3592
language Indonesian
publishDate 2023-07-01
publisher Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo
record_format Article
series Jurnal Pendidikan Matematika
spelling doaj-art-b07217ee73da4cf3834962256311249c2025-08-20T03:48:31ZindJurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu OleoJurnal Pendidikan Matematika2086-82352597-35922023-07-0114213514610.36709/jpm.v14i2.100100Konsistensi Internal Instrumen Tes: Perbandingan Beberapa Metode Estimasi Berdasarkan Variasi Ukuran SampelBusnawir Busnawir0Universitas Halu OleoSalah satu ukuran reliabilitas instrumen adalah konsistensi internal butir yang menyusunnya. Beberapa metode estimasi sering digunakan tetapi kadang memberikan koefisien reliabilitas yang berbeda sehingga menjadi masalah dalam memberikan kesimpulan. Tujuan penelitian ini untuk menemukan karakteristik metode estimasi konsistensi internal yang paling efektif ditinjau dari ukuran sampel dan model sampling yang berbeda. Metode yang digunakan adalah eksperimen dalam bentuk simulasi. Data primer penelitian merupakan skor hasil tes ujian tengah semester siswa kelas VIII SMPN 9 Kendari, yang merupakan jawaban dari 400 siswa terhadap instrumen tes matematika yang berjumlah 12 item pilihan ganda. Simulasi dilakukan dengan menarik secara acak sampel berukuran 31, 62, 93, 124, dan 155, dengan cara pengembalian dan tanpa pengembalian. Koefisien konsisten internal dihitung menggunakan tiga metode estimasi yang berbeda yaitu metode Sperman-Brown, KR-20, dan KR-21. Hasil penelitian menunjukkan metode Spearman-Brown memberikan koefisien konsistensi internal lebih tinggi dibandingkan metode KR-20 dan KR-21 pada semua ukuran sampel baik menggunakan sampling dengan pengembalian maupun sampling tanpa pengembalian. Kesimpulannya adalah metode Spearman-Brown paling efektif dalam menentukan koefisien konsistensi internal butir instrumen tes dibandingkan metode KR-20 dan KR-21, baik menggunakan sampel dengan pengembalian maupun tanpa pengembalian.https://jpm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/100konsistensi internalmetode estimasiukuran sampel
spellingShingle Busnawir Busnawir
Konsistensi Internal Instrumen Tes: Perbandingan Beberapa Metode Estimasi Berdasarkan Variasi Ukuran Sampel
Jurnal Pendidikan Matematika
konsistensi internal
metode estimasi
ukuran sampel
title Konsistensi Internal Instrumen Tes: Perbandingan Beberapa Metode Estimasi Berdasarkan Variasi Ukuran Sampel
title_full Konsistensi Internal Instrumen Tes: Perbandingan Beberapa Metode Estimasi Berdasarkan Variasi Ukuran Sampel
title_fullStr Konsistensi Internal Instrumen Tes: Perbandingan Beberapa Metode Estimasi Berdasarkan Variasi Ukuran Sampel
title_full_unstemmed Konsistensi Internal Instrumen Tes: Perbandingan Beberapa Metode Estimasi Berdasarkan Variasi Ukuran Sampel
title_short Konsistensi Internal Instrumen Tes: Perbandingan Beberapa Metode Estimasi Berdasarkan Variasi Ukuran Sampel
title_sort konsistensi internal instrumen tes perbandingan beberapa metode estimasi berdasarkan variasi ukuran sampel
topic konsistensi internal
metode estimasi
ukuran sampel
url https://jpm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/100
work_keys_str_mv AT busnawirbusnawir konsistensiinternalinstrumentesperbandinganbeberapametodeestimasiberdasarkanvariasiukuransampel