Efektivitas Susu Kedelai Terhadap Gejala Hot Flush Pada Wanita Menopause Di Posyandu Lansia Melati 4 Kp Sepatan Kota Bekasi Tahun 2023

Menopause dapat terjadi karena penurunan kadar estrogen darah dan berkurangnya fungsi ovarium. Penurunan hormon estrogen dapat menyebabkan terjadinya hot flush pada wanita menopause. Hot flush merupakan salah satu gejala vasomotor (VMS). Hot flush ditandai dengan perasaan panas pada bagian atas tubu...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Siti Aisyah, Riyen Sari Manullang, Rupdi Lumban Siantar
Format: Article
Language:English
Published: LPPM Unversitas Mohammad Husni Thamrin 2023-09-01
Series:Jurnal Ilmiah Kesehatan
Online Access:https://journal.thamrin.ac.id/index.php/jikmht/article/view/2057
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Menopause dapat terjadi karena penurunan kadar estrogen darah dan berkurangnya fungsi ovarium. Penurunan hormon estrogen dapat menyebabkan terjadinya hot flush pada wanita menopause. Hot flush merupakan salah satu gejala vasomotor (VMS). Hot flush ditandai dengan perasaan panas pada bagian atas tubuh wanita yang meliputi, wajah, leher, dan bagian atas dada. Hot flush tidak berbahaya bagi tubuh tetapi akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Hot flush dapat menyerang 74% wanita menopause. Sebanyak 50% mengeluhkan nyeri hot flush selama lebih dari 2 tahun dan 36% selama lebih dari 5 tahun. Salah satu terapi gizi untuk meningkatkan hormon estrogen adalah susu kedelai. Susu kedelai adalah susu berbahan kedelai. Kedelai memiliki kandungan isoflavon didalamnya. Studi pendahuluan didapatkan bahwa di Posyandu Lansia Melati 4 Kp. Sepatan Kota Bekasi terdapat 15 wanita menopause yang mengalami nyeri hot flush. Untuk mengetahui efektivitas pemberian susu kedelai terhadap hot flush pada wanita menopause di Posyandu Lansia Melati 4 Kp. Sepatan Kota Bekasi tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-experimental dengan pre dan post-experimental design tipe one group pre test post test. Hasil analisa menggunakan uji Wilcoxon didapatkan hasil signifikasi sebesar 0.001 (p<0.05). Hasil ini menunjukan adanya efektivitas pengurangan gejala hot flush pada Responden setelah diberikan susu kedelai selama 7 hari. Adanya efektivitas penurunan gejala hot flush setelah pemberian susu kedelai terhadap wanita menopause. Kata Kunci : Susu kedelai, hot flush, menopause
ISSN:2301-9255
2656-1190