ADSORPSI METILEN BLUE PADA KARBON AKTIF DARI BAN BEKAS DENGAN VARIASI KONSENTRASI NACL PADA SUHU PENGAKTIFAN 600 OC DAN 650 OC

Permintaan karbon aktif dunia tiap tahunnya mengalami peningkatan. Ditinjau dari komposisinya maka ban bekas mengandung unsur utama karbon, oleh karenanya mempunyai peluang untuk dijadikan karbon aktif. Salah satu parameter kualitas karbon aktif adalah daya adsorpsinya terhadap metilen blue oleh kar...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Anton Prasetyo, Ahmad Yudi, Rini Nafsiati Astuti
Format: Article
Language:English
Published: Jurusan Fisika Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang 2012-03-01
Series:Jurnal Neutrino: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Subjects:
Online Access:http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/NEUTRINO/article/view/1661
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Permintaan karbon aktif dunia tiap tahunnya mengalami peningkatan. Ditinjau dari komposisinya maka ban bekas mengandung unsur utama karbon, oleh karenanya mempunyai peluang untuk dijadikan karbon aktif. Salah satu parameter kualitas karbon aktif adalah daya adsorpsinya terhadap metilen blue oleh karenanya dalam penelitian akan dikaji daya adsorpsi karbon aktif terhadap metilen blue dengan aktivator kimia NaCl dan pada suhu pengaktifan 600 oC dan 650 oC. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa bahwa kemampuan mengadsorpsi metilen blue meningkat dengan kenaikan konsentrasi activator kimia. Kemampuan mengadsorpsi didapatkan pada NaCl sebesar 30 %. Kemampuan adsorpsi juga meningkat dengan kenaikan suhu pengaktifan dengan suhu pengaktifan terbaik pada 650 oC. Dari perbandingan hasil adsorpsi pada berbagai kondisi didapatkan hasil bahwa kemampuan  adsorpsi terbesar karbon aktif adalah 18,9082 mg/g pada kondisi konsentrasi aktivator kimia NaCl 30 % dan suhu pengaktifan 650 oC. Analisis menggunakan SEM-EDAX menunjukkan permukaan pori karbon aktif yang masih belum terbuka secara sempurna dengan kandungan unsur karbon sebesar 95,41%.
ISSN:1979-6374
2460-5999