Sarkasme sebagai Gaya Bahasa dalam Dakwah: Analisis Isi Kuantitatif pada Channel Youtube @Hawariyyun

Sarkasme merupakan bentuk komunikasi yang dapat berfungsi sebagai humor atau cara informal untuk menyampaikan pendapat. Fenomena sarkasme ditemukan di berbagai platform media sosial, termasuk dalam konten dakwah di kanal YouTube Hawariyyun milik Alfa Abdurrahman. Penelitian ini bertujuan untuk menge...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Dara Julana, Fitri Meliya Sari, Zainuddin Zainuddin
Format: Article
Language:English
Published: Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala 2025-06-01
Series:JKG (Jurnal Komunikasi Global)
Subjects:
Online Access:https://jurnal.usk.ac.id/JKG/article/view/41624
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849429812415823872
author Dara Julana
Fitri Meliya Sari
Zainuddin Zainuddin
author_facet Dara Julana
Fitri Meliya Sari
Zainuddin Zainuddin
author_sort Dara Julana
collection DOAJ
description Sarkasme merupakan bentuk komunikasi yang dapat berfungsi sebagai humor atau cara informal untuk menyampaikan pendapat. Fenomena sarkasme ditemukan di berbagai platform media sosial, termasuk dalam konten dakwah di kanal YouTube Hawariyyun milik Alfa Abdurrahman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi dan jenis penggunaan sarkasme dalam konten dakwah yang disampaikan oleh Alfa Abdurrahman. Metode yang digunakan adalah analisis isi kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan kata-kata sarkasme dari konten di kanal YouTube Hawariyyun selama periode 29 Juli hingga 23 September 2023, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan mengkategorikan jenis-jenis sarkasme serta merinci indikatornya sesuai prinsip teori pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alfa Abdurrahman memproduksi 12 dari 15 konten dakwah yang mengandung sarkasme dari total populasi 32 konten. Terdapat dua jenis sarkasme yang digunakan, yaitu dirty sarcasm yang mendominasi dengan 19 sampel (59,4%) dan smart sarcasm sebanyak 13 sampel (40,6%). Temuan ini mengindikasikan bahwa sarkasme dapat menjadi strategi komunikasi yang efektif, namun tetap perlu digunakan secara bijak dalam menyampaikan pesan keagamaan.   Sarcasm is a form of communication that can serve as humor or an informal way to express opinions. This phenomenon is found across social media platforms, including in religious content on the YouTube channel Hawariyyun by Alfa Abdurrahman. This study aims to examine the frequency and types of sarcasm used in his dakwah (Islamic preaching) content. The method employed is quantitative content analysis. Data were collected by documenting sarcastic expressions from the Hawariyyun channel during the period of July 29 to September 23, 2023, using purposive sampling. The data were analyzed by categorizing the types of sarcasm and detailing their indicators based on pragmatic theory. The results show that 12 out of 15 dakwah videos produced by Alfa Abdurrahman contained sarcasm, from a total population of 32 videos. Two types of sarcasm were identified: dirty sarcasm (19 samples or 59.4%) and smart sarcasm (13 samples or 40.6%). These findings suggest that sarcasm can be an effective communication strategy, but it must be used wisely when conveying religious messages.
format Article
id doaj-art-ada4da805d62457c8167d1978699b64e
institution Kabale University
issn 2614-7998
2614-218X
language English
publishDate 2025-06-01
publisher Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala
record_format Article
series JKG (Jurnal Komunikasi Global)
spelling doaj-art-ada4da805d62457c8167d1978699b64e2025-08-20T03:28:13ZengProgram Studi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah KualaJKG (Jurnal Komunikasi Global)2614-79982614-218X2025-06-01141739010.24815/jkg.v14i1.4162420860Sarkasme sebagai Gaya Bahasa dalam Dakwah: Analisis Isi Kuantitatif pada Channel Youtube @HawariyyunDara Julana0Fitri Meliya Sari1Zainuddin Zainuddin2Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda AcehUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda AcehUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda AcehSarkasme merupakan bentuk komunikasi yang dapat berfungsi sebagai humor atau cara informal untuk menyampaikan pendapat. Fenomena sarkasme ditemukan di berbagai platform media sosial, termasuk dalam konten dakwah di kanal YouTube Hawariyyun milik Alfa Abdurrahman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi dan jenis penggunaan sarkasme dalam konten dakwah yang disampaikan oleh Alfa Abdurrahman. Metode yang digunakan adalah analisis isi kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan kata-kata sarkasme dari konten di kanal YouTube Hawariyyun selama periode 29 Juli hingga 23 September 2023, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan mengkategorikan jenis-jenis sarkasme serta merinci indikatornya sesuai prinsip teori pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alfa Abdurrahman memproduksi 12 dari 15 konten dakwah yang mengandung sarkasme dari total populasi 32 konten. Terdapat dua jenis sarkasme yang digunakan, yaitu dirty sarcasm yang mendominasi dengan 19 sampel (59,4%) dan smart sarcasm sebanyak 13 sampel (40,6%). Temuan ini mengindikasikan bahwa sarkasme dapat menjadi strategi komunikasi yang efektif, namun tetap perlu digunakan secara bijak dalam menyampaikan pesan keagamaan.   Sarcasm is a form of communication that can serve as humor or an informal way to express opinions. This phenomenon is found across social media platforms, including in religious content on the YouTube channel Hawariyyun by Alfa Abdurrahman. This study aims to examine the frequency and types of sarcasm used in his dakwah (Islamic preaching) content. The method employed is quantitative content analysis. Data were collected by documenting sarcastic expressions from the Hawariyyun channel during the period of July 29 to September 23, 2023, using purposive sampling. The data were analyzed by categorizing the types of sarcasm and detailing their indicators based on pragmatic theory. The results show that 12 out of 15 dakwah videos produced by Alfa Abdurrahman contained sarcasm, from a total population of 32 videos. Two types of sarcasm were identified: dirty sarcasm (19 samples or 59.4%) and smart sarcasm (13 samples or 40.6%). These findings suggest that sarcasm can be an effective communication strategy, but it must be used wisely when conveying religious messages.https://jurnal.usk.ac.id/JKG/article/view/41624analisis isi kuantitatifda'wah contentkonten dakwahsarcasmsarkasmequantitative content analysisyoutube
spellingShingle Dara Julana
Fitri Meliya Sari
Zainuddin Zainuddin
Sarkasme sebagai Gaya Bahasa dalam Dakwah: Analisis Isi Kuantitatif pada Channel Youtube @Hawariyyun
JKG (Jurnal Komunikasi Global)
analisis isi kuantitatif
da'wah content
konten dakwah
sarcasm
sarkasme
quantitative content analysis
youtube
title Sarkasme sebagai Gaya Bahasa dalam Dakwah: Analisis Isi Kuantitatif pada Channel Youtube @Hawariyyun
title_full Sarkasme sebagai Gaya Bahasa dalam Dakwah: Analisis Isi Kuantitatif pada Channel Youtube @Hawariyyun
title_fullStr Sarkasme sebagai Gaya Bahasa dalam Dakwah: Analisis Isi Kuantitatif pada Channel Youtube @Hawariyyun
title_full_unstemmed Sarkasme sebagai Gaya Bahasa dalam Dakwah: Analisis Isi Kuantitatif pada Channel Youtube @Hawariyyun
title_short Sarkasme sebagai Gaya Bahasa dalam Dakwah: Analisis Isi Kuantitatif pada Channel Youtube @Hawariyyun
title_sort sarkasme sebagai gaya bahasa dalam dakwah analisis isi kuantitatif pada channel youtube hawariyyun
topic analisis isi kuantitatif
da'wah content
konten dakwah
sarcasm
sarkasme
quantitative content analysis
youtube
url https://jurnal.usk.ac.id/JKG/article/view/41624
work_keys_str_mv AT darajulana sarkasmesebagaigayabahasadalamdakwahanalisisisikuantitatifpadachannelyoutubehawariyyun
AT fitrimeliyasari sarkasmesebagaigayabahasadalamdakwahanalisisisikuantitatifpadachannelyoutubehawariyyun
AT zainuddinzainuddin sarkasmesebagaigayabahasadalamdakwahanalisisisikuantitatifpadachannelyoutubehawariyyun