Konsumsi Garam dan efeknya terhadap Hipertensi di Daerah Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi

Konsumsi garam mempunyai pengaruh positf terhadap terjadinya peningkatan derajat tekanan darah. Garam mengandung natrium yang mempunyai sifat menahan air sehingga menyebabkan volume darah meningkat dan penyempitan pembuluh darah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat hubungan penggunaan gar...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Kiki Puspa Sari, Nur Fauzia Asmi
Format: Article
Language:Indonesian
Published: UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin 2024-06-01
Series:An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Online Access:https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ANN/article/view/12935
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849428304878108672
author Kiki Puspa Sari
Nur Fauzia Asmi
author_facet Kiki Puspa Sari
Nur Fauzia Asmi
author_sort Kiki Puspa Sari
collection DOAJ
description Konsumsi garam mempunyai pengaruh positf terhadap terjadinya peningkatan derajat tekanan darah. Garam mengandung natrium yang mempunyai sifat menahan air sehingga menyebabkan volume darah meningkat dan penyempitan pembuluh darah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat hubungan penggunaan garam terhadap terjadinya resiko hipertensi di Daerah pasir Gombong Kabupaten Bekasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan cross sectional study dengan 96 responden pada Ibu Rumah Tangga. Variabel yang diambil yaitu karakteristik responden, status hipertensi dan penggunaan garam. Uji hubungan menggunakan chi-square untuk melihat hubungan jumlah garam dan cara penggunaan garam terhadap terjadinya hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Responden yang menderita hipertensi sebanyak 28 (29.2%). Penggunaan garam pada saat memasak lebih dari satu sendok setiap kali memasak yaitu 60.4%. Responden yang memasukkan garam pada saat Ketika memasak yaitu 83 orang (86.5%). Hasil uji hubungan menunjukkan ρ – Value > 0.005 artinya tidak terdapat hubungan jumlah garam yang dikonsumsi dan cara menggunakan ketika memasak terhadap terjadinya hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit yang multifactor, selain dari konsumsi garam yang berlebih hubungan dengan faktor resiko yang lain perlu diteliti.
format Article
id doaj-art-ac10fd60f0294ff2b7b828cb04096184
institution Kabale University
issn 2442-4986
language Indonesian
publishDate 2024-06-01
publisher UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
record_format Article
series An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat
spelling doaj-art-ac10fd60f0294ff2b7b828cb040961842025-08-20T03:28:44ZindUPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari BanjarmasinAn-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat2442-49862024-06-01111525610.31602/ann.v11i1.129355909Konsumsi Garam dan efeknya terhadap Hipertensi di Daerah Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten BekasiKiki Puspa Sari0Nur Fauzia Asmi1Universitas Medika SuhermanUniversitas Medika SuhermanKonsumsi garam mempunyai pengaruh positf terhadap terjadinya peningkatan derajat tekanan darah. Garam mengandung natrium yang mempunyai sifat menahan air sehingga menyebabkan volume darah meningkat dan penyempitan pembuluh darah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat hubungan penggunaan garam terhadap terjadinya resiko hipertensi di Daerah pasir Gombong Kabupaten Bekasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan cross sectional study dengan 96 responden pada Ibu Rumah Tangga. Variabel yang diambil yaitu karakteristik responden, status hipertensi dan penggunaan garam. Uji hubungan menggunakan chi-square untuk melihat hubungan jumlah garam dan cara penggunaan garam terhadap terjadinya hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Responden yang menderita hipertensi sebanyak 28 (29.2%). Penggunaan garam pada saat memasak lebih dari satu sendok setiap kali memasak yaitu 60.4%. Responden yang memasukkan garam pada saat Ketika memasak yaitu 83 orang (86.5%). Hasil uji hubungan menunjukkan ρ – Value > 0.005 artinya tidak terdapat hubungan jumlah garam yang dikonsumsi dan cara menggunakan ketika memasak terhadap terjadinya hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit yang multifactor, selain dari konsumsi garam yang berlebih hubungan dengan faktor resiko yang lain perlu diteliti.https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ANN/article/view/12935
spellingShingle Kiki Puspa Sari
Nur Fauzia Asmi
Konsumsi Garam dan efeknya terhadap Hipertensi di Daerah Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat
title Konsumsi Garam dan efeknya terhadap Hipertensi di Daerah Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi
title_full Konsumsi Garam dan efeknya terhadap Hipertensi di Daerah Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi
title_fullStr Konsumsi Garam dan efeknya terhadap Hipertensi di Daerah Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi
title_full_unstemmed Konsumsi Garam dan efeknya terhadap Hipertensi di Daerah Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi
title_short Konsumsi Garam dan efeknya terhadap Hipertensi di Daerah Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi
title_sort konsumsi garam dan efeknya terhadap hipertensi di daerah pasir gombong kecamatan cikarang utara kabupaten bekasi
url https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ANN/article/view/12935
work_keys_str_mv AT kikipuspasari konsumsigaramdanefeknyaterhadaphipertensididaerahpasirgombongkecamatancikarangutarakabupatenbekasi
AT nurfauziaasmi konsumsigaramdanefeknyaterhadaphipertensididaerahpasirgombongkecamatancikarangutarakabupatenbekasi