HAK AKSES KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP HAK PATEN PRODUK FARMASI
Di tengah pentingnya kerja sama global untuk mengembangkan obat untuk mengatasi virus corona atau Covid-19, produsen vaksin di dalam negeri masih dihadapkan dengan sejumlah permasalahan. Salah satu tantangan utama adalah hak paten. Ancaman paten terhadap kesehatan publik, terutama di negara-negara...
Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Magister Hukum Universitas Semarang
2021-11-01
|
| Series: | Jurnal USM Law Review |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://journals.usm.ac.id/index.php/julr/article/view/3231 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849324707808018432 |
|---|---|
| author | Raden Bagoes Prasetyo Raharjo Kholis Roisah |
| author_facet | Raden Bagoes Prasetyo Raharjo Kholis Roisah |
| author_sort | Raden Bagoes Prasetyo Raharjo |
| collection | DOAJ |
| description |
Di tengah pentingnya kerja sama global untuk mengembangkan obat untuk mengatasi virus corona atau Covid-19, produsen vaksin di dalam negeri masih dihadapkan dengan sejumlah permasalahan. Salah satu tantangan utama adalah hak paten. Ancaman paten terhadap kesehatan publik, terutama di negara-negara terbelakang, bukanlah isu baru. Hal ini selalu menjadi topik hangat yang diperdebatkan di tingkat internasional. Perlindungan paten obat yang telah disepakati secara bulat oleh negara-negara WTO untuk dimasukkan ke dalam agenda WTO, merupakan sebuah topik yang masih menyisakan kontroversi di negara-negara berkembang dan terbelakang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan paten obat berdasarkan ketentuan perjanjian TRIPS dan mekanisme pengajuan hak paten obat virus corona saat kondisi darurat. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan Terdapat empat pasal pelindung TRIPS yang dapat digunakan untuk mengatasi dampak negatif perlindungan paten obat, yaitu impor paralel, bolar provision, lisensi wajib dan penggunaan paten oleh pemerintah. Untuk di Indonesia, pelaksanaan paten oleh pemerintah telah diatur UU Paten No 13 Tahun 2016. Pemerintah dapat melaksanakan paten tanpa izin dari pemegang paten dalam situasi yang mendesak.
|
| format | Article |
| id | doaj-art-abeedbdae03045f0955ad041dd7117c0 |
| institution | Kabale University |
| issn | 2621-4105 |
| language | English |
| publishDate | 2021-11-01 |
| publisher | Magister Hukum Universitas Semarang |
| record_format | Article |
| series | Jurnal USM Law Review |
| spelling | doaj-art-abeedbdae03045f0955ad041dd7117c02025-08-20T03:48:36ZengMagister Hukum Universitas SemarangJurnal USM Law Review2621-41052021-11-014210.26623/julr.v4i2.3231HAK AKSES KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP HAK PATEN PRODUK FARMASIRaden Bagoes Prasetyo Raharjo0Kholis Roisah1DIPONEGORO UNIVERSITYDIPONEGORO UNIVERSITY Di tengah pentingnya kerja sama global untuk mengembangkan obat untuk mengatasi virus corona atau Covid-19, produsen vaksin di dalam negeri masih dihadapkan dengan sejumlah permasalahan. Salah satu tantangan utama adalah hak paten. Ancaman paten terhadap kesehatan publik, terutama di negara-negara terbelakang, bukanlah isu baru. Hal ini selalu menjadi topik hangat yang diperdebatkan di tingkat internasional. Perlindungan paten obat yang telah disepakati secara bulat oleh negara-negara WTO untuk dimasukkan ke dalam agenda WTO, merupakan sebuah topik yang masih menyisakan kontroversi di negara-negara berkembang dan terbelakang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan paten obat berdasarkan ketentuan perjanjian TRIPS dan mekanisme pengajuan hak paten obat virus corona saat kondisi darurat. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan Terdapat empat pasal pelindung TRIPS yang dapat digunakan untuk mengatasi dampak negatif perlindungan paten obat, yaitu impor paralel, bolar provision, lisensi wajib dan penggunaan paten oleh pemerintah. Untuk di Indonesia, pelaksanaan paten oleh pemerintah telah diatur UU Paten No 13 Tahun 2016. Pemerintah dapat melaksanakan paten tanpa izin dari pemegang paten dalam situasi yang mendesak. https://journals.usm.ac.id/index.php/julr/article/view/3231PatenKesehatanFarmasi |
| spellingShingle | Raden Bagoes Prasetyo Raharjo Kholis Roisah HAK AKSES KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP HAK PATEN PRODUK FARMASI Jurnal USM Law Review Paten Kesehatan Farmasi |
| title | HAK AKSES KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP HAK PATEN PRODUK FARMASI |
| title_full | HAK AKSES KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP HAK PATEN PRODUK FARMASI |
| title_fullStr | HAK AKSES KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP HAK PATEN PRODUK FARMASI |
| title_full_unstemmed | HAK AKSES KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP HAK PATEN PRODUK FARMASI |
| title_short | HAK AKSES KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP HAK PATEN PRODUK FARMASI |
| title_sort | hak akses kesehatan masyarakat terhadap hak paten produk farmasi |
| topic | Paten Kesehatan Farmasi |
| url | https://journals.usm.ac.id/index.php/julr/article/view/3231 |
| work_keys_str_mv | AT radenbagoesprasetyoraharjo hakakseskesehatanmasyarakatterhadaphakpatenprodukfarmasi AT kholisroisah hakakseskesehatanmasyarakatterhadaphakpatenprodukfarmasi |