MODERASI BERAGAMA DAN LITERASI DIGITAL
Penelitian ini berfokus pada literasi digital sebagai pendekatan untuk menganalisis konten media secara kritis, dengan perhatian khusus pada informasi yang menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama. Masalah utama yang diteliti adalah bagaimana literasi digital yang dikelola oleh Unit Pengembangan P...
Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Sekolah Tinggi Teologi Star's Lub Luwuk Banggai
2024-12-01
|
| Series: | Visio Dei |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://www.jurnal.sttstarslub.ac.id/index.php/js/article/view/524 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Penelitian ini berfokus pada literasi digital sebagai pendekatan untuk menganalisis konten media secara kritis, dengan perhatian khusus pada informasi yang menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama. Masalah utama yang diteliti adalah bagaimana literasi digital yang dikelola oleh Unit Pengembangan Pastoral (UPP) Komunikasi Keuskupan Agung Semarang, melalui akun media sosial @komsos_kas, berkontribusi dalam mewujudkan moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi penyebaran nilai-nilai positif melalui media sosial. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data diperoleh melalui analisis konten dari akun Instagram @komsos_kas yang memiliki lebih dari 17 ribu pengikut, serta konten tambahan dari YouTube dan situs web resmi Keuskupan. Teknik analisis data melibatkan kajian tematik terhadap konten yang berkaitan dengan moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial menjadi wadah yang strategis untuk menyampaikan nilai-nilai moderasi beragama kepada masyarakat luas, terutama generasi milenial. Konten yang diunggah mencakup pesan-pesan toleransi antarumat beragama, refleksi solidaritas, dan penolakan terhadap radikalisme. Meskipun media sosial juga memiliki potensi dampak negatif, akun @komsos_kas berhasil memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan narasi positif yang inklusif. Kesimpulannya, literasi digital yang diterapkan oleh UPP Komunikasi Keuskupan Agung Semarang memainkan peran penting dalam mendorong dialog lintas agama, membangun keharmonisan sosial, dan mempromosikan moderasi beragama.
|
|---|---|
| ISSN: | 2685-4015 2685-3795 |