EDUKASI STIMULASI TUMBUH KEMBANG MELALUI PIJAT BAYI DI POSYANDU SERUNAI KELURAHAN PIAI TANGAH KECAMATAN PAUH KOTA PADANG
Sebagian daerah di Kota Padang, masih sering kita mendengar orang tua yang memiliki anak balita membawa anak ke dukun bayi untuk dipijat dengan beragam alasan. Selain itu ibu bayi belum memiliki keterampilan mandiri dalam melakukan pemijatan pada bayi. Pijat bayi merupakan rangsangan dengan sentuha...
Saved in:
| Main Authors: | , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Andalas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
2021-12-01
|
| Series: | Buletin Ilmiah Nagari Membangun |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://buletinnagari.lppm.unand.ac.id/index.php/bln/article/view/410 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Sebagian daerah di Kota Padang, masih sering kita mendengar orang tua yang memiliki anak balita membawa anak ke dukun bayi untuk dipijat dengan beragam alasan. Selain itu ibu bayi belum memiliki keterampilan mandiri dalam melakukan pemijatan pada bayi. Pijat bayi merupakan rangsangan dengan sentuhan yang memiliki efek fisiologi dalam tubuh. Pijat bayi juga dapat menyebabkan interaksi bayi dengan ibu lebih positif, bayi menjadi lebih tenang dan pola tidurnya lebih teratur. Posyandu serunai merupakan salah satu posyandu yang belum pernah mendapatkan edukasi tentang pijat bayi. Tujuan pengabdian ini untuk memperkenalkan pijat bayi yang benar pada ibu yang memiliki bayi di Posyandu Serunai, sehingga diharapkan ibu dapat menerapkan pijat bayi yang baik dan benar dirumah untuk stimulasi tumbuh kembang bayi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan demonstrasi pemijatan bayi. Sebelum kegiatan dimulai dilakukan survei awal, kemudian pelaksanaan kegiatan dilakukan penyuluhan, dan demonstrasi cara pijat bayi yang benar, Terakhir dilakukan monitoring evaluasi dilihat dari frekuensi pelaksanaan pijat bayi mandiri oleh ibu di rumah masing-masing selama satu bulan pasca demonstrasi dengan menggunakan lembar checklist. Hasil kegiatan ini dari 11 orang ibu bayi, 100% ibu melakukan pijat bayi mandiri dirumah, dan 36,4% Ibu rutin melakukan pijat bayi mandiri selama satu bulan, 28,5% bayi mengalami kenaikan berat badan 0,3-0,5 kg. Harapan kedepannya Puskesmas menjadwalkan penyuluhan pijat bayi di semua posyandu bayi dan balita.
|
|---|---|
| ISSN: | 2622-9978 |