Pengaruh Pemberitaan CNN Tentang Omran Daqneesh Dalam Kebijakan Peningkatan Kuota Pengungsi Di Amerika Serikat

Pada tanggal 17 Agustus 2016 dunia dihebohkan oleh sebuah video anak kecil korban perang Suriah. Anak itu diketahui bernama Omran Daqneesh. CNN sebagai media terbesar di AS memberitakan Omran dengan intens. Satu bulan pasca viralnya video ini, Amerika Serikat mengumumkan kebijakan peningkatan kuota...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Vidi Milathul Faudzan
Format: Article
Language:English
Published: Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya 2023-10-01
Series:Global Focus
Online Access:https://globalfocus.ub.ac.id/index.php/globalfocus/article/view/138
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Pada tanggal 17 Agustus 2016 dunia dihebohkan oleh sebuah video anak kecil korban perang Suriah. Anak itu diketahui bernama Omran Daqneesh. CNN sebagai media terbesar di AS memberitakan Omran dengan intens. Satu bulan pasca viralnya video ini, Amerika Serikat mengumumkan kebijakan peningkatan kuota pengungsi yang merupakan peningkatan tertinggi di masa pemerintahan Obama. Lebih menarik karena respon AS terhadap pemberitaan Omran sangat besar yang dibuktikan dengan disebutnya nama Omran dan Suriah ketika Obama meresmikan kebijakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membutikan apakah pemberitaan CNN tentang Omran Daqneesh memiliki  pengaruh dalam kebijakan peningkatan kuota pengungsi AS atau tidak dengan menggunakan Policy-Media Interaction Model yang diperkenalkan oleh Piers Robinson. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan CNN tentang Omran Daqneesh memiliki pengaruh yang kuat (strong CNN effect) dalam kebijakan peningkatan kuota pengungsi. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya wavering policy, jumlah emphaty framing yang lebih banyak dibandingkan distance framing, dan jumlah critical framing yang lebih banyak dibandingkan supportive framing.
ISSN:2723-4215
2776-9399