Ideologi dan Spirit Sistem Pendidikan Tinggi Islam Indonesia Era Industri 4.0 dan Relevansinya dengan Pencegahan Radikalisme

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ideologi dan spirit model sistem pendidikan tinggi Islam di Indonesia pada Era Industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan ialah library research dengan sumber data utama Undang-undang No. 12 tahun 2012 tentang Pendidika Tinggi, dan sumber data...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Mustopa Mustopa, Hisam Ahyani, Ahmad Hapidin
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Sekolah Tinggi Agama Islam Serdang Lubuk Pakam 2021-07-01
Series:Al-Fikru
Subjects:
Online Access:http://jurnal.staiserdanglubukpakam.ac.id/index.php/alfikru/article/view/40
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849327564812713984
author Mustopa Mustopa
Hisam Ahyani
Ahmad Hapidin
author_facet Mustopa Mustopa
Hisam Ahyani
Ahmad Hapidin
author_sort Mustopa Mustopa
collection DOAJ
description Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ideologi dan spirit model sistem pendidikan tinggi Islam di Indonesia pada Era Industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan ialah library research dengan sumber data utama Undang-undang No. 12 tahun 2012 tentang Pendidika Tinggi, dan sumber data pendukung literatur yang bersumber dari jurnal, dan buku-buku yang berkaitan dengan sistem pendidikan tinggi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  : 1) konsep Ideologi dan Spirit Model Sistem Pendidikan Tinggi Islam Indonesia Era Industri 4.0 telah sesuai dengan amanah Undang-undang 1945 yakni mewujudkan tujuan pendidikan nasional, dimana perguruan tinggi Islam swata bertugas mengembangkan kemampuan serta mampu membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka memenuhi apa yang termaktub dalam undang-undang yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. 2) setiap perguruan tinggi Islam harus mampu menciptakan sumber daya yang unggul, handal, kreatif dan inovatif serta religius dalam rangka mengembangkan pendidikan Islam sebagai peradaban yang unggul. 3) Bentuk upaya yang dilakukan guna memberantas radikalisme yang bertebaran di lingkungan perguruan tinggi Islam swasta di era industri 4.0 dapat dilakukan melalui penguatan kembali konsep Ideologi dan Spirit Model Sistem Pendidikan Tinggi Islam di Indonesia.
format Article
id doaj-art-a15a8a7aaa414632a62de87bbeabde87
institution Kabale University
issn 1978-1326
2721-4397
language Indonesian
publishDate 2021-07-01
publisher Sekolah Tinggi Agama Islam Serdang Lubuk Pakam
record_format Article
series Al-Fikru
spelling doaj-art-a15a8a7aaa414632a62de87bbeabde872025-08-20T03:47:49ZindSekolah Tinggi Agama Islam Serdang Lubuk PakamAl-Fikru1978-13262721-43972021-07-0115110.51672/alfikru.v15i1.4040Ideologi dan Spirit Sistem Pendidikan Tinggi Islam Indonesia Era Industri 4.0 dan Relevansinya dengan Pencegahan RadikalismeMustopa Mustopa0Hisam Ahyani1Ahmad Hapidin2Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Wal Aqidah Ash-Shofa ManonjayaSekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Huda Al AzharSekolah Tinggi Ilmu Syariah Wal Aqidah Ash-Shofa Manonjaya Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ideologi dan spirit model sistem pendidikan tinggi Islam di Indonesia pada Era Industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan ialah library research dengan sumber data utama Undang-undang No. 12 tahun 2012 tentang Pendidika Tinggi, dan sumber data pendukung literatur yang bersumber dari jurnal, dan buku-buku yang berkaitan dengan sistem pendidikan tinggi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  : 1) konsep Ideologi dan Spirit Model Sistem Pendidikan Tinggi Islam Indonesia Era Industri 4.0 telah sesuai dengan amanah Undang-undang 1945 yakni mewujudkan tujuan pendidikan nasional, dimana perguruan tinggi Islam swata bertugas mengembangkan kemampuan serta mampu membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka memenuhi apa yang termaktub dalam undang-undang yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. 2) setiap perguruan tinggi Islam harus mampu menciptakan sumber daya yang unggul, handal, kreatif dan inovatif serta religius dalam rangka mengembangkan pendidikan Islam sebagai peradaban yang unggul. 3) Bentuk upaya yang dilakukan guna memberantas radikalisme yang bertebaran di lingkungan perguruan tinggi Islam swasta di era industri 4.0 dapat dilakukan melalui penguatan kembali konsep Ideologi dan Spirit Model Sistem Pendidikan Tinggi Islam di Indonesia. http://jurnal.staiserdanglubukpakam.ac.id/index.php/alfikru/article/view/40IdeologySpiritHigher Education SystemIndustrial Era 4.0
spellingShingle Mustopa Mustopa
Hisam Ahyani
Ahmad Hapidin
Ideologi dan Spirit Sistem Pendidikan Tinggi Islam Indonesia Era Industri 4.0 dan Relevansinya dengan Pencegahan Radikalisme
Al-Fikru
Ideology
Spirit
Higher Education System
Industrial Era 4.0
title Ideologi dan Spirit Sistem Pendidikan Tinggi Islam Indonesia Era Industri 4.0 dan Relevansinya dengan Pencegahan Radikalisme
title_full Ideologi dan Spirit Sistem Pendidikan Tinggi Islam Indonesia Era Industri 4.0 dan Relevansinya dengan Pencegahan Radikalisme
title_fullStr Ideologi dan Spirit Sistem Pendidikan Tinggi Islam Indonesia Era Industri 4.0 dan Relevansinya dengan Pencegahan Radikalisme
title_full_unstemmed Ideologi dan Spirit Sistem Pendidikan Tinggi Islam Indonesia Era Industri 4.0 dan Relevansinya dengan Pencegahan Radikalisme
title_short Ideologi dan Spirit Sistem Pendidikan Tinggi Islam Indonesia Era Industri 4.0 dan Relevansinya dengan Pencegahan Radikalisme
title_sort ideologi dan spirit sistem pendidikan tinggi islam indonesia era industri 4 0 dan relevansinya dengan pencegahan radikalisme
topic Ideology
Spirit
Higher Education System
Industrial Era 4.0
url http://jurnal.staiserdanglubukpakam.ac.id/index.php/alfikru/article/view/40
work_keys_str_mv AT mustopamustopa ideologidanspiritsistempendidikantinggiislamindonesiaeraindustri40danrelevansinyadenganpencegahanradikalisme
AT hisamahyani ideologidanspiritsistempendidikantinggiislamindonesiaeraindustri40danrelevansinyadenganpencegahanradikalisme
AT ahmadhapidin ideologidanspiritsistempendidikantinggiislamindonesiaeraindustri40danrelevansinyadenganpencegahanradikalisme