Interferensi Hematokrit Tinggi Terhadap Pemeriksaan Prothrombin Time dan Activated Partial Thromboplastin Time

Pendahuluan: Hematokrit (Ht) yang tinggi merupakan salah satu faktor interferensi pemeriksaan hemostasis yang sering luput dari perhatian. Penurunan volume plasma relatif terhadap keseluruhan darah pada hematokrit yang tinggi akan meningkatkan rasio antikoagulan terhadap plasma sehingga menyebabkan...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Hevrina Yufani, Zelly Dia Rofinda
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Andalas 2021-11-01
Series:Majalah Kedokteran Andalas
Subjects:
Online Access:https://jurnalmka.fk.unand.ac.id/index.php/art/article/view/867
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850194858790092800
author Hevrina Yufani
Zelly Dia Rofinda
author_facet Hevrina Yufani
Zelly Dia Rofinda
author_sort Hevrina Yufani
collection DOAJ
description Pendahuluan: Hematokrit (Ht) yang tinggi merupakan salah satu faktor interferensi pemeriksaan hemostasis yang sering luput dari perhatian. Penurunan volume plasma relatif terhadap keseluruhan darah pada hematokrit yang tinggi akan meningkatkan rasio antikoagulan terhadap plasma sehingga menyebabkan pemanjangan palsu hasil pemeriksaan prothrombin time (PT) dan activated partial thromboplastin time (aPTT). Rasio antikoagulan natrium sitrat terhadap darah pada pemeriksaan hemostasis adalah 1:9 yang efektif pada Ht ≤55%. Penyesuaian jumlah antikoagulan pada Ht >55% direkomendasikan berdasarkan pedoman Clinical and Laboratory Standards Institute (CLSI); Kasus: Sampel darah anak laki-laki 7 tahun dengan keterangan klinik penyakit jantung bawaan sianotik datang untuk pemeriksaan hematologi dan hemostasis. Pemeriksaan hematologi didapatkan Hb 23,4 g/dL dan Ht 76%. Pemeriksaan hemostasis didapatkan hasil PT dan APTT memanjang, INR meningkat (PT 25,7 detik; INR 2,36 dan aPTT 51,6 detik). Pemeriksaan hemostasis setelah dilakukan penyesuaian jumlah antikoagulan berdasarkan nilai hematokrit (natrium sitrat 0,09 mL) didapatkan hasil PT, aPTT dan INR dalam batas normal   (PT 12,2 detik; INR 1,13 dan aPTT 38,1 detik). Nilai rujukan PT 10,1-13,5 detik; INR <1,2 dan aPTT 33,2-43,0 detik; Kesimpulan: Pemeriksaan PT dan aPTT pada nilai Ht >55% memerlukan penyesuaian jumlah antikoagulan untuk menjamin hasil pemeriksaan yang akurat.
format Article
id doaj-art-9f8ea26df24c4f3dbd5f8c078de33ef9
institution OA Journals
issn 0126-2092
2442-5230
language English
publishDate 2021-11-01
publisher Universitas Andalas
record_format Article
series Majalah Kedokteran Andalas
spelling doaj-art-9f8ea26df24c4f3dbd5f8c078de33ef92025-08-20T02:13:53ZengUniversitas AndalasMajalah Kedokteran Andalas0126-20922442-52302021-11-0144642042610.25077/mka.v44.i6.p420-426.2021479Interferensi Hematokrit Tinggi Terhadap Pemeriksaan Prothrombin Time dan Activated Partial Thromboplastin TimeHevrina Yufani0Zelly Dia Rofinda1PPDS Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas AndalasBagian Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas AndalasPendahuluan: Hematokrit (Ht) yang tinggi merupakan salah satu faktor interferensi pemeriksaan hemostasis yang sering luput dari perhatian. Penurunan volume plasma relatif terhadap keseluruhan darah pada hematokrit yang tinggi akan meningkatkan rasio antikoagulan terhadap plasma sehingga menyebabkan pemanjangan palsu hasil pemeriksaan prothrombin time (PT) dan activated partial thromboplastin time (aPTT). Rasio antikoagulan natrium sitrat terhadap darah pada pemeriksaan hemostasis adalah 1:9 yang efektif pada Ht ≤55%. Penyesuaian jumlah antikoagulan pada Ht >55% direkomendasikan berdasarkan pedoman Clinical and Laboratory Standards Institute (CLSI); Kasus: Sampel darah anak laki-laki 7 tahun dengan keterangan klinik penyakit jantung bawaan sianotik datang untuk pemeriksaan hematologi dan hemostasis. Pemeriksaan hematologi didapatkan Hb 23,4 g/dL dan Ht 76%. Pemeriksaan hemostasis didapatkan hasil PT dan APTT memanjang, INR meningkat (PT 25,7 detik; INR 2,36 dan aPTT 51,6 detik). Pemeriksaan hemostasis setelah dilakukan penyesuaian jumlah antikoagulan berdasarkan nilai hematokrit (natrium sitrat 0,09 mL) didapatkan hasil PT, aPTT dan INR dalam batas normal   (PT 12,2 detik; INR 1,13 dan aPTT 38,1 detik). Nilai rujukan PT 10,1-13,5 detik; INR <1,2 dan aPTT 33,2-43,0 detik; Kesimpulan: Pemeriksaan PT dan aPTT pada nilai Ht >55% memerlukan penyesuaian jumlah antikoagulan untuk menjamin hasil pemeriksaan yang akurat.https://jurnalmka.fk.unand.ac.id/index.php/art/article/view/867activated partial thromboplastin time (aptt)hematokritprothrombin time (pt)
spellingShingle Hevrina Yufani
Zelly Dia Rofinda
Interferensi Hematokrit Tinggi Terhadap Pemeriksaan Prothrombin Time dan Activated Partial Thromboplastin Time
Majalah Kedokteran Andalas
activated partial thromboplastin time (aptt)
hematokrit
prothrombin time (pt)
title Interferensi Hematokrit Tinggi Terhadap Pemeriksaan Prothrombin Time dan Activated Partial Thromboplastin Time
title_full Interferensi Hematokrit Tinggi Terhadap Pemeriksaan Prothrombin Time dan Activated Partial Thromboplastin Time
title_fullStr Interferensi Hematokrit Tinggi Terhadap Pemeriksaan Prothrombin Time dan Activated Partial Thromboplastin Time
title_full_unstemmed Interferensi Hematokrit Tinggi Terhadap Pemeriksaan Prothrombin Time dan Activated Partial Thromboplastin Time
title_short Interferensi Hematokrit Tinggi Terhadap Pemeriksaan Prothrombin Time dan Activated Partial Thromboplastin Time
title_sort interferensi hematokrit tinggi terhadap pemeriksaan prothrombin time dan activated partial thromboplastin time
topic activated partial thromboplastin time (aptt)
hematokrit
prothrombin time (pt)
url https://jurnalmka.fk.unand.ac.id/index.php/art/article/view/867
work_keys_str_mv AT hevrinayufani interferensihematokrittinggiterhadappemeriksaanprothrombintimedanactivatedpartialthromboplastintime
AT zellydiarofinda interferensihematokrittinggiterhadappemeriksaanprothrombintimedanactivatedpartialthromboplastintime