Kajian Putusan Pengadilan yang Membatalkan Putusan Arbitrase BANI pada Sengketa Kontrak Jasa Konstruksi

Abstrak   Penyelesaian sengketa kontrak konstruksi melalui arbitrase BANI pada kenyataannya tidak selalu memberikan putusan yang dapat diterima oleh para pihak yang berselisih. Dalam beberapa kasus, putusan BANI bahkan dibatalkan oleh Pengadilan. Penelitian ini mengkaji 35 putusan BANI yang diajuka...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Putri Cahya Pertiwi, Arief Setiawan Budi Nugroho, Richo Andi Wibowo
Format: Article
Language:Indonesian
Published: universitas malikussaleh 2024-10-01
Series:Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil
Subjects:
Online Access:https://teras.unimal.ac.id/teras/article/view/1148
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850128590656503808
author Putri Cahya Pertiwi
Arief Setiawan Budi Nugroho
Richo Andi Wibowo
author_facet Putri Cahya Pertiwi
Arief Setiawan Budi Nugroho
Richo Andi Wibowo
author_sort Putri Cahya Pertiwi
collection DOAJ
description Abstrak   Penyelesaian sengketa kontrak konstruksi melalui arbitrase BANI pada kenyataannya tidak selalu memberikan putusan yang dapat diterima oleh para pihak yang berselisih. Dalam beberapa kasus, putusan BANI bahkan dibatalkan oleh Pengadilan. Penelitian ini mengkaji 35 putusan BANI yang diajukan permohonan pembatalan ke Pengadilan Negeri selama periode 2010 hingga 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 putusan BANI dibatalkan oleh Pengadilan sehubungan dengan penilaian hakim yang menyatakan bahwa Arbiter kurang cermat dalam mendeteksi keberadaan unsur tipuan dalam perkara. Sementara itu kajian mendalam terhadap dua kasus pembatalan putusan BANI oleh Pengadilan menunjukkan bahwa kemampuan Hakim Pengadilan dalam menilai keabsahan dokumen yang menjadi sengketa dalam kontrak konstruksi dan mendeteksi adanya kecurangan lebih cermat dibandingkan Arbiter BANI. Namun demikian, Arbiter BANI relatif lebih baik dibanding Hakim Pengadilan dalam menilai substansi permasalahan kontrak konstruksi dan memahami permasalahan sengketanya.   Kata kunci: Arbitrase, BANI, Keadilan, Kelembagaan yang Tangguh, Pembatalan Putusan, Pengadilan       Abstract   The resolution of construction contract disputes through BANI does not always result in decisions that are acceptable to the conflicting parties. In some cases, BANI decisions have even been overturned by the courts. This study examined 35 BANI decisions that were challenged in District Courts during the period from 2010 to 2022. The research findings indicate that 14 BANI decisions were overturned by the courts due to the judges' assessment, which stated that the Arbitrators were insufficiently diligent in detecting elements of fraud in the case. Furthermore, an in-depth review of two cases in which BANI decisions were overturned by the courts indicated that the ability of the court judges to assess the validity of the documents in construction contract disputes and detect fraud was more accurate than that of the BANI Arbitrators. Nevertheless, the BANI Arbitrators were relatively better than the Court Judges in evaluating the substance of construction contract issues and understanding the dispute issues.   Keywords: Arbitration, BANI, Justice, Strong Institutions, Cancellation of Judgment, Courts
format Article
id doaj-art-9ef3e54387dd4c2ab74716f39d096001
institution OA Journals
issn 2088-0561
2502-1680
language Indonesian
publishDate 2024-10-01
publisher universitas malikussaleh
record_format Article
series Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil
spelling doaj-art-9ef3e54387dd4c2ab74716f39d0960012025-08-20T02:33:15Zinduniversitas malikussalehTeras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil2088-05612502-16802024-10-0114246848410.29103/tj.v14i2.1148802Kajian Putusan Pengadilan yang Membatalkan Putusan Arbitrase BANI pada Sengketa Kontrak Jasa KonstruksiPutri Cahya Pertiwi0Arief Setiawan Budi Nugroho1Richo Andi Wibowo2Universitas Gadjah MadaUniversitas Gadjah MadaUniversitas Gadjah MadaAbstrak   Penyelesaian sengketa kontrak konstruksi melalui arbitrase BANI pada kenyataannya tidak selalu memberikan putusan yang dapat diterima oleh para pihak yang berselisih. Dalam beberapa kasus, putusan BANI bahkan dibatalkan oleh Pengadilan. Penelitian ini mengkaji 35 putusan BANI yang diajukan permohonan pembatalan ke Pengadilan Negeri selama periode 2010 hingga 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 putusan BANI dibatalkan oleh Pengadilan sehubungan dengan penilaian hakim yang menyatakan bahwa Arbiter kurang cermat dalam mendeteksi keberadaan unsur tipuan dalam perkara. Sementara itu kajian mendalam terhadap dua kasus pembatalan putusan BANI oleh Pengadilan menunjukkan bahwa kemampuan Hakim Pengadilan dalam menilai keabsahan dokumen yang menjadi sengketa dalam kontrak konstruksi dan mendeteksi adanya kecurangan lebih cermat dibandingkan Arbiter BANI. Namun demikian, Arbiter BANI relatif lebih baik dibanding Hakim Pengadilan dalam menilai substansi permasalahan kontrak konstruksi dan memahami permasalahan sengketanya.   Kata kunci: Arbitrase, BANI, Keadilan, Kelembagaan yang Tangguh, Pembatalan Putusan, Pengadilan       Abstract   The resolution of construction contract disputes through BANI does not always result in decisions that are acceptable to the conflicting parties. In some cases, BANI decisions have even been overturned by the courts. This study examined 35 BANI decisions that were challenged in District Courts during the period from 2010 to 2022. The research findings indicate that 14 BANI decisions were overturned by the courts due to the judges' assessment, which stated that the Arbitrators were insufficiently diligent in detecting elements of fraud in the case. Furthermore, an in-depth review of two cases in which BANI decisions were overturned by the courts indicated that the ability of the court judges to assess the validity of the documents in construction contract disputes and detect fraud was more accurate than that of the BANI Arbitrators. Nevertheless, the BANI Arbitrators were relatively better than the Court Judges in evaluating the substance of construction contract issues and understanding the dispute issues.   Keywords: Arbitration, BANI, Justice, Strong Institutions, Cancellation of Judgment, Courtshttps://teras.unimal.ac.id/teras/article/view/1148arbitrationbanijusticestrong institutionscancellation of judgmentcourts
spellingShingle Putri Cahya Pertiwi
Arief Setiawan Budi Nugroho
Richo Andi Wibowo
Kajian Putusan Pengadilan yang Membatalkan Putusan Arbitrase BANI pada Sengketa Kontrak Jasa Konstruksi
Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil
arbitration
bani
justice
strong institutions
cancellation of judgment
courts
title Kajian Putusan Pengadilan yang Membatalkan Putusan Arbitrase BANI pada Sengketa Kontrak Jasa Konstruksi
title_full Kajian Putusan Pengadilan yang Membatalkan Putusan Arbitrase BANI pada Sengketa Kontrak Jasa Konstruksi
title_fullStr Kajian Putusan Pengadilan yang Membatalkan Putusan Arbitrase BANI pada Sengketa Kontrak Jasa Konstruksi
title_full_unstemmed Kajian Putusan Pengadilan yang Membatalkan Putusan Arbitrase BANI pada Sengketa Kontrak Jasa Konstruksi
title_short Kajian Putusan Pengadilan yang Membatalkan Putusan Arbitrase BANI pada Sengketa Kontrak Jasa Konstruksi
title_sort kajian putusan pengadilan yang membatalkan putusan arbitrase bani pada sengketa kontrak jasa konstruksi
topic arbitration
bani
justice
strong institutions
cancellation of judgment
courts
url https://teras.unimal.ac.id/teras/article/view/1148
work_keys_str_mv AT putricahyapertiwi kajianputusanpengadilanyangmembatalkanputusanarbitrasebanipadasengketakontrakjasakonstruksi
AT ariefsetiawanbudinugroho kajianputusanpengadilanyangmembatalkanputusanarbitrasebanipadasengketakontrakjasakonstruksi
AT richoandiwibowo kajianputusanpengadilanyangmembatalkanputusanarbitrasebanipadasengketakontrakjasakonstruksi