Pendugaan PM2.5 Menggunakan Metode Geographically Temporally Weighted Regression di DKI Jakarta

Pencemaran udara telah menjadi suatu permasalahan lingkungan serius yang sering dihadapi oleh kota-kota besar termasuk DKI Jakarta. Salah satu partikel pencemar udara yang diyakini berbahaya dan memiliki dampak serius pada gangguan pernapasan manusia karena ukurannya yang sangat kecil adalah PM2.5....

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Ilil Firrizqi Nur Ilahi, Ervan Ferdiansyah, Fendy Arifianto
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Diponegoro University 2024-11-01
Series:Jurnal Ilmu Lingkungan
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/59135
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849697646246100992
author Ilil Firrizqi Nur Ilahi
Ervan Ferdiansyah
Fendy Arifianto
author_facet Ilil Firrizqi Nur Ilahi
Ervan Ferdiansyah
Fendy Arifianto
author_sort Ilil Firrizqi Nur Ilahi
collection DOAJ
description Pencemaran udara telah menjadi suatu permasalahan lingkungan serius yang sering dihadapi oleh kota-kota besar termasuk DKI Jakarta. Salah satu partikel pencemar udara yang diyakini berbahaya dan memiliki dampak serius pada gangguan pernapasan manusia karena ukurannya yang sangat kecil adalah PM2.5. Beberapa penelitian telah mengambil kesimpulan bahwa parameter meteorologi memiliki peran penting dalam penyebaran, peningkatan dan pengurangan konsentrasi PM2.5. Namun, konsentrasi PM2.5 akan berbeda bergantung pada topografi dan kondisi suatu wilayah. Sehingga, dalam melakukan pendugaannya dibutuhkan metode yang dapat memperhitungkan keragaman data secara spasial temporal dan menghasilkan nilai dugaan yang bersifat lokal yaitu metode Geographically Temporally Weighted Regression. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi atau pengaruh parameter meteorologi terhadap PM2.5 serta melakukan pendugaan nilai konsentrasi PM2.5 menggunakan metode GTWR di wilayah DKI Jakarta. Hasil menunjukkan bahwa parameter meteorologi berkorelasi atau memiliki pengaruh terhadap konsentrasi PM2.5 khususnya parameter suhu dan kelembaban. Pada perbandingan model terbaik menunjukkan bahwa metode GTWR merupakan metode pendugaan yang menghasilkan hasil yang lebih baik dari metode regresi linear berganda dengan nilai R2 sebesar 0,4156, RSS sebesar 844301,3 dan AIC sebesar 0,3410. Nilai R2 yang kecil dapat diakibatkan oleh faktor-faktor kompleks yang tidak dapat dipertimbangkan sepenuhnya, seperti aktivitas industri, transportasi, dan perubahan kebijakan lingkungan.
format Article
id doaj-art-9ca8ee6c6d5b4212b59d707d0dd573ec
institution DOAJ
issn 1829-8907
language Indonesian
publishDate 2024-11-01
publisher Diponegoro University
record_format Article
series Jurnal Ilmu Lingkungan
spelling doaj-art-9ca8ee6c6d5b4212b59d707d0dd573ec2025-08-20T03:19:10ZindDiponegoro UniversityJurnal Ilmu Lingkungan1829-89072024-11-012261435144010.14710/jil.22.6.1435-144024566Pendugaan PM2.5 Menggunakan Metode Geographically Temporally Weighted Regression di DKI JakartaIlil Firrizqi Nur Ilahi0Ervan Ferdiansyah1Fendy Arifianto2Department of Climatology, State Collage of Meteorology Climatology and Geophysics, South Tangerang, Banten, Indonesia, IndonesiaDepartment of Climatology, State Collage of Meteorology Climatology and Geophysics, South Tangerang, Banten, Indonesia, IndonesiaDepartment of Climatology, State Collage of Meteorology Climatology and Geophysics, South Tangerang, Banten, Indonesia, IndonesiaPencemaran udara telah menjadi suatu permasalahan lingkungan serius yang sering dihadapi oleh kota-kota besar termasuk DKI Jakarta. Salah satu partikel pencemar udara yang diyakini berbahaya dan memiliki dampak serius pada gangguan pernapasan manusia karena ukurannya yang sangat kecil adalah PM2.5. Beberapa penelitian telah mengambil kesimpulan bahwa parameter meteorologi memiliki peran penting dalam penyebaran, peningkatan dan pengurangan konsentrasi PM2.5. Namun, konsentrasi PM2.5 akan berbeda bergantung pada topografi dan kondisi suatu wilayah. Sehingga, dalam melakukan pendugaannya dibutuhkan metode yang dapat memperhitungkan keragaman data secara spasial temporal dan menghasilkan nilai dugaan yang bersifat lokal yaitu metode Geographically Temporally Weighted Regression. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi atau pengaruh parameter meteorologi terhadap PM2.5 serta melakukan pendugaan nilai konsentrasi PM2.5 menggunakan metode GTWR di wilayah DKI Jakarta. Hasil menunjukkan bahwa parameter meteorologi berkorelasi atau memiliki pengaruh terhadap konsentrasi PM2.5 khususnya parameter suhu dan kelembaban. Pada perbandingan model terbaik menunjukkan bahwa metode GTWR merupakan metode pendugaan yang menghasilkan hasil yang lebih baik dari metode regresi linear berganda dengan nilai R2 sebesar 0,4156, RSS sebesar 844301,3 dan AIC sebesar 0,3410. Nilai R2 yang kecil dapat diakibatkan oleh faktor-faktor kompleks yang tidak dapat dipertimbangkan sepenuhnya, seperti aktivitas industri, transportasi, dan perubahan kebijakan lingkungan.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/59135pencemaran udarapm2.5parameter meterologigtwrdki jakarta
spellingShingle Ilil Firrizqi Nur Ilahi
Ervan Ferdiansyah
Fendy Arifianto
Pendugaan PM2.5 Menggunakan Metode Geographically Temporally Weighted Regression di DKI Jakarta
Jurnal Ilmu Lingkungan
pencemaran udara
pm2.5
parameter meterologi
gtwr
dki jakarta
title Pendugaan PM2.5 Menggunakan Metode Geographically Temporally Weighted Regression di DKI Jakarta
title_full Pendugaan PM2.5 Menggunakan Metode Geographically Temporally Weighted Regression di DKI Jakarta
title_fullStr Pendugaan PM2.5 Menggunakan Metode Geographically Temporally Weighted Regression di DKI Jakarta
title_full_unstemmed Pendugaan PM2.5 Menggunakan Metode Geographically Temporally Weighted Regression di DKI Jakarta
title_short Pendugaan PM2.5 Menggunakan Metode Geographically Temporally Weighted Regression di DKI Jakarta
title_sort pendugaan pm2 5 menggunakan metode geographically temporally weighted regression di dki jakarta
topic pencemaran udara
pm2.5
parameter meterologi
gtwr
dki jakarta
url https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/59135
work_keys_str_mv AT ililfirrizqinurilahi pendugaanpm25menggunakanmetodegeographicallytemporallyweightedregressiondidkijakarta
AT ervanferdiansyah pendugaanpm25menggunakanmetodegeographicallytemporallyweightedregressiondidkijakarta
AT fendyarifianto pendugaanpm25menggunakanmetodegeographicallytemporallyweightedregressiondidkijakarta