PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SEFTRIAKSON DENGAN SIPROFLOKSASIN PADA KUMAN NEISSERIA GONORRHOEAE SECARA IN VITRO

Latar Belakang : Penyakit gonore merupakan penyakit menular seksual yang terus mengalami peningkatan di berbagai negara di dunia. Pengobatan lini pertama yang dianjurkan untuk mengobati penderita gonore adalah antibiotik seftriakson. Tingginya angka resistensi terhadap antibiotik seftriakson telah d...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Sela Eka Firdiana, Muslimin Muslimin, Helmia Farida
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2016-11-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/15944
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849683187102384128
author Sela Eka Firdiana
Muslimin Muslimin
Helmia Farida
author_facet Sela Eka Firdiana
Muslimin Muslimin
Helmia Farida
author_sort Sela Eka Firdiana
collection DOAJ
description Latar Belakang : Penyakit gonore merupakan penyakit menular seksual yang terus mengalami peningkatan di berbagai negara di dunia. Pengobatan lini pertama yang dianjurkan untuk mengobati penderita gonore adalah antibiotik seftriakson. Tingginya angka resistensi terhadap antibiotik seftriakson telah dilaporkan. Siprofloksasin merupakan salah satu obat alternatif untuk pengobatan gonore. Tujuan : Menilai perbedaan efektivitas siprofloksasin dengan seftriakson pada kuman Neisseria gonorrhoeae Metode : Penelitian ini menggunakan metode dengan rancangan cross sectional design. Sampel yang diambil sebanyak lima puluh sembilan pasien positif duh endoservik purulen. Setelah itu dilakukan pengecatan Gram dan didapatkan kuman diplokokus gram negatif. Sebanyak 29 sampel yang ditemukan kemudian dibiakkan pada media Thayer Martin dan diinkubasi pada suhu 370 selama 48 jam. Setelah tumbuh koloni, dilakukan tes definitif yaitu tes oksidase dan tes fermentasi glukosa. Setelah 26 sampel dinyatakan positif Neisseria gonorrhoeae, koloni pada media Thayer Martin dibiakkan pada media Mueller Hinton untuk uji sensitivitas. Setelah inkubasi selama 24 jam, zona hambat telah terbentuk dan dapat dihitung diameternya Hasil : Jumlah sampel yang sensitif terhadap siprofloksasin 17 (65,4%), dan resisten sebanyak 9 (34,6%). Pada seftriakson sebanyak 20 (76,9%) sampel mengalami resisten dan hanya 6 (23,1%) yang sensitif terhadap antibiotik seftriakson Kesimpulan : Kepekaan Neisseria gonorrhoeae terhadap siprofloksasin lebih baik daripada seftriakson sehingga antibiotik siprofloksasin dapat menjadi rekomendasi sebagai terapi lini pertama penyakit gonore di Semarang.
format Article
id doaj-art-9c49cb763ad64eea976993491e3d8b5b
institution DOAJ
issn 2540-8844
language English
publishDate 2016-11-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-9c49cb763ad64eea976993491e3d8b5b2025-08-20T03:23:59ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442016-11-01541736174210.14710/dmj.v5i4.1594415784PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SEFTRIAKSON DENGAN SIPROFLOKSASIN PADA KUMAN NEISSERIA GONORRHOEAE SECARA IN VITROSela Eka FirdianaMuslimin MusliminHelmia FaridaLatar Belakang : Penyakit gonore merupakan penyakit menular seksual yang terus mengalami peningkatan di berbagai negara di dunia. Pengobatan lini pertama yang dianjurkan untuk mengobati penderita gonore adalah antibiotik seftriakson. Tingginya angka resistensi terhadap antibiotik seftriakson telah dilaporkan. Siprofloksasin merupakan salah satu obat alternatif untuk pengobatan gonore. Tujuan : Menilai perbedaan efektivitas siprofloksasin dengan seftriakson pada kuman Neisseria gonorrhoeae Metode : Penelitian ini menggunakan metode dengan rancangan cross sectional design. Sampel yang diambil sebanyak lima puluh sembilan pasien positif duh endoservik purulen. Setelah itu dilakukan pengecatan Gram dan didapatkan kuman diplokokus gram negatif. Sebanyak 29 sampel yang ditemukan kemudian dibiakkan pada media Thayer Martin dan diinkubasi pada suhu 370 selama 48 jam. Setelah tumbuh koloni, dilakukan tes definitif yaitu tes oksidase dan tes fermentasi glukosa. Setelah 26 sampel dinyatakan positif Neisseria gonorrhoeae, koloni pada media Thayer Martin dibiakkan pada media Mueller Hinton untuk uji sensitivitas. Setelah inkubasi selama 24 jam, zona hambat telah terbentuk dan dapat dihitung diameternya Hasil : Jumlah sampel yang sensitif terhadap siprofloksasin 17 (65,4%), dan resisten sebanyak 9 (34,6%). Pada seftriakson sebanyak 20 (76,9%) sampel mengalami resisten dan hanya 6 (23,1%) yang sensitif terhadap antibiotik seftriakson Kesimpulan : Kepekaan Neisseria gonorrhoeae terhadap siprofloksasin lebih baik daripada seftriakson sehingga antibiotik siprofloksasin dapat menjadi rekomendasi sebagai terapi lini pertama penyakit gonore di Semarang.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/15944neisseria gonorrhoeae, siprofloksasin, seftriakson, efektivitas
spellingShingle Sela Eka Firdiana
Muslimin Muslimin
Helmia Farida
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SEFTRIAKSON DENGAN SIPROFLOKSASIN PADA KUMAN NEISSERIA GONORRHOEAE SECARA IN VITRO
Jurnal Kedokteran Diponegoro
neisseria gonorrhoeae, siprofloksasin, seftriakson, efektivitas
title PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SEFTRIAKSON DENGAN SIPROFLOKSASIN PADA KUMAN NEISSERIA GONORRHOEAE SECARA IN VITRO
title_full PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SEFTRIAKSON DENGAN SIPROFLOKSASIN PADA KUMAN NEISSERIA GONORRHOEAE SECARA IN VITRO
title_fullStr PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SEFTRIAKSON DENGAN SIPROFLOKSASIN PADA KUMAN NEISSERIA GONORRHOEAE SECARA IN VITRO
title_full_unstemmed PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SEFTRIAKSON DENGAN SIPROFLOKSASIN PADA KUMAN NEISSERIA GONORRHOEAE SECARA IN VITRO
title_short PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SEFTRIAKSON DENGAN SIPROFLOKSASIN PADA KUMAN NEISSERIA GONORRHOEAE SECARA IN VITRO
title_sort perbandingan efektivitas seftriakson dengan siprofloksasin pada kuman neisseria gonorrhoeae secara in vitro
topic neisseria gonorrhoeae, siprofloksasin, seftriakson, efektivitas
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/15944
work_keys_str_mv AT selaekafirdiana perbandinganefektivitasseftriaksondengansiprofloksasinpadakumanneisseriagonorrhoeaesecarainvitro
AT musliminmuslimin perbandinganefektivitasseftriaksondengansiprofloksasinpadakumanneisseriagonorrhoeaesecarainvitro
AT helmiafarida perbandinganefektivitasseftriaksondengansiprofloksasinpadakumanneisseriagonorrhoeaesecarainvitro