Resolusi konflik berbasis budaya Tionghoa dan Jawa di Surakarta

Upaya resolusi konflik dibangun untuk mencegah timbulnya konflik komunal di antara warga etnis Tionghoa dan etnis Jawa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguraikan upaya dalam membangun kerukunan antara etnis Tionghoa dan etnis Jawa di Kampung Pecinan, Sudiroprajan, melalui resolusi konflik berbas...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Annisa Istiqomah, Delfiyan Widiyanto
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Negeri Yogyakarta 2020-05-01
Series:Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan
Subjects:
Online Access:https://journal.uny.ac.id/index.php/civics/article/view/28754
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850241360284614656
author Annisa Istiqomah
Delfiyan Widiyanto
author_facet Annisa Istiqomah
Delfiyan Widiyanto
author_sort Annisa Istiqomah
collection DOAJ
description Upaya resolusi konflik dibangun untuk mencegah timbulnya konflik komunal di antara warga etnis Tionghoa dan etnis Jawa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguraikan upaya dalam membangun kerukunan antara etnis Tionghoa dan etnis Jawa di Kampung Pecinan, Sudiroprajan, melalui resolusi konflik berbasis budaya. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resolusi konflik berbasis budaya di Kampung Pecinan, Sudiroprajan meliputi: 1) proses perkawinan silang antara etnis Tionghoa dan Jawa; 2)  prinsip “kumpul ra kumpul mangan” yang selanjutnya memberikan motivasi kepada masyarakat dari etnis Jawa; 3) Bangunan yang mengolaborasikan motif dan ukiran Cina dan Jawa; 4) Berbagai upacara keagamaan yang melibatkan seluruh partisipasi etnis; 5) Pertunjukkan wayang potehi dan barongsai yang dimainkan secara bersama-sama baik oleh etnis Tionghoa maupun etnis Jawa. ----- Conflict resolution efforts were built to prevent communal conflict between ethnic Tionghoa and ethnic Javanese. The purpose of this study is to describe the efforts in building harmony between Tionghoa and Javanese ethnic groups in Kampung Pecinan, Sudiroprajan, through cultural-based conflict resolution. This research is a case study research using a qualitative approach. Data collection techniques used in this study were interviews, observation, and documentation. The results showed that cultural-based conflict resolution in Kampung Pecinan, Sudiroprajan included: 1) the process of cross-marriages between ethnic Tionghoa and Javanese; 2) the principle of "gathering together manganese gathering" which further provides motivation to the people of ethnic Javanese; 3) Buildings collaborating on Tionghoa and Javanese motifs and engravings; 4) Various religious ceremonies involving all ethnic participation; 5) Puppet potehi and barongsai performances that are played together both by ethnic Tionghoa and Javanese.
format Article
id doaj-art-99b779aebe8b40e5acc1344e1cde3a40
institution OA Journals
issn 1829-5789
2541-1918
language English
publishDate 2020-05-01
publisher Universitas Negeri Yogyakarta
record_format Article
series Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan
spelling doaj-art-99b779aebe8b40e5acc1344e1cde3a402025-08-20T02:00:38ZengUniversitas Negeri YogyakartaJurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan1829-57892541-19182020-05-01171404910.21831/jc.v17i1.2875412986Resolusi konflik berbasis budaya Tionghoa dan Jawa di SurakartaAnnisa Istiqomah0Delfiyan Widiyanto1Jurusan PKnH Universitas Negeri YogyakartaPendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas TidarUpaya resolusi konflik dibangun untuk mencegah timbulnya konflik komunal di antara warga etnis Tionghoa dan etnis Jawa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguraikan upaya dalam membangun kerukunan antara etnis Tionghoa dan etnis Jawa di Kampung Pecinan, Sudiroprajan, melalui resolusi konflik berbasis budaya. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resolusi konflik berbasis budaya di Kampung Pecinan, Sudiroprajan meliputi: 1) proses perkawinan silang antara etnis Tionghoa dan Jawa; 2)  prinsip “kumpul ra kumpul mangan” yang selanjutnya memberikan motivasi kepada masyarakat dari etnis Jawa; 3) Bangunan yang mengolaborasikan motif dan ukiran Cina dan Jawa; 4) Berbagai upacara keagamaan yang melibatkan seluruh partisipasi etnis; 5) Pertunjukkan wayang potehi dan barongsai yang dimainkan secara bersama-sama baik oleh etnis Tionghoa maupun etnis Jawa. ----- Conflict resolution efforts were built to prevent communal conflict between ethnic Tionghoa and ethnic Javanese. The purpose of this study is to describe the efforts in building harmony between Tionghoa and Javanese ethnic groups in Kampung Pecinan, Sudiroprajan, through cultural-based conflict resolution. This research is a case study research using a qualitative approach. Data collection techniques used in this study were interviews, observation, and documentation. The results showed that cultural-based conflict resolution in Kampung Pecinan, Sudiroprajan included: 1) the process of cross-marriages between ethnic Tionghoa and Javanese; 2) the principle of "gathering together manganese gathering" which further provides motivation to the people of ethnic Javanese; 3) Buildings collaborating on Tionghoa and Javanese motifs and engravings; 4) Various religious ceremonies involving all ethnic participation; 5) Puppet potehi and barongsai performances that are played together both by ethnic Tionghoa and Javanese.https://journal.uny.ac.id/index.php/civics/article/view/28754konflik, resolusi konflik, budaya, etnis tionghoa, etnis jawa
spellingShingle Annisa Istiqomah
Delfiyan Widiyanto
Resolusi konflik berbasis budaya Tionghoa dan Jawa di Surakarta
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan
konflik, resolusi konflik, budaya, etnis tionghoa, etnis jawa
title Resolusi konflik berbasis budaya Tionghoa dan Jawa di Surakarta
title_full Resolusi konflik berbasis budaya Tionghoa dan Jawa di Surakarta
title_fullStr Resolusi konflik berbasis budaya Tionghoa dan Jawa di Surakarta
title_full_unstemmed Resolusi konflik berbasis budaya Tionghoa dan Jawa di Surakarta
title_short Resolusi konflik berbasis budaya Tionghoa dan Jawa di Surakarta
title_sort resolusi konflik berbasis budaya tionghoa dan jawa di surakarta
topic konflik, resolusi konflik, budaya, etnis tionghoa, etnis jawa
url https://journal.uny.ac.id/index.php/civics/article/view/28754
work_keys_str_mv AT annisaistiqomah resolusikonflikberbasisbudayationghoadanjawadisurakarta
AT delfiyanwidiyanto resolusikonflikberbasisbudayationghoadanjawadisurakarta