HUBUNGAN AKTIVITAS SOSIAL DENGAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI POSBINDU WILAYAH KBB 2018

Menurut Divisi Populasi PBB, Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial, jumlah lansia (≥ 60 tahun) akan melebihi jumlah populasi anak-anak (berusia 0-14 tahun) untuk pertama kalinya dalam sejarah. Jumlah lansia di Kabupaten Bandung Barat dari data 2017 adalah 78.277 orang, dan mereka yang berusia lebih...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Niknik Nursifa
Format: Article
Language:English
Published: STIKes Budi Luhur Cimahi 2021-01-01
Series:Jurnal Kesehatan Budi Luhur
Online Access:https://jurnal.stikesbudiluhurcimahi.ac.id/index.php/jkbl/article/view/142
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Menurut Divisi Populasi PBB, Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial, jumlah lansia (≥ 60 tahun) akan melebihi jumlah populasi anak-anak (berusia 0-14 tahun) untuk pertama kalinya dalam sejarah. Jumlah lansia di Kabupaten Bandung Barat dari data 2017 adalah 78.277 orang, dan mereka yang berusia lebih dari 70 tahun adalah sekitar 52.911 orang. Melalui survei, ditemukan bahwa jumlah mereka yang menderita gangguan kognitif dari 9 desa di Kabupaten Bandung Barat adalah 365 lansia berusia di atas 60 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menjelaskan hubungan antara kegiatan sosial dengan fungsi kognitif pada lansia di Posbindu, Kabupaten Bandung Barat, pada tahun 2018. Desain yang digunakan kualitatif dengan studi potong lintang. Jumlah pesertanya adalah 53 lansia. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Temuan mengungkapkan bahwa ada korelasi yang bermakna antara kegiatan sosial (p-value = 0,0014) dengan fungsi kognitif pada lansia. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang dominan adalah usia. Artinya semakin tua usia, risikonya akan 12 kali menderita gangguan kognitif. Kata Kunci : Lansia, Kognitif, Kegiatan Sosial
ISSN:1978-8479
2581-0111