Analisis Emisi Gas Rumah Kaca dengan Life Cycle Assessment (LCA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Industri Tahu
Industri tahu dapat membawa dampak negatif karena berpotensi mencemari lingkungan. Permasalahan industri ini yaitu penggunaan kayu bakar, solar, listrik pompa air dan respirasi manusia yang menyumbang terhadap emisi gas rumah kaca. Tujuan penelitian mengidentifikasi dampak emisi Gas Rumah Kaca (GRK)...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Diponegoro University
2024-11-01
|
| Series: | Jurnal Ilmu Lingkungan |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/62864 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850171536837705728 |
|---|---|
| author | Mochamad Erwantyo Nugroho Prabang Setyono Siti Rachmawati |
| author_facet | Mochamad Erwantyo Nugroho Prabang Setyono Siti Rachmawati |
| author_sort | Mochamad Erwantyo Nugroho |
| collection | DOAJ |
| description | Industri tahu dapat membawa dampak negatif karena berpotensi mencemari lingkungan. Permasalahan industri ini yaitu penggunaan kayu bakar, solar, listrik pompa air dan respirasi manusia yang menyumbang terhadap emisi gas rumah kaca. Tujuan penelitian mengidentifikasi dampak emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang dihasilkan pada proses produksi tahu dan menentukan alternatif pengendalian yang menjadi prioritas dalam mereduksi dampak emisi GRK di industri tahu. Analisis data emisi gas rumah kaca menggunakan metode Life Cycle Assesment (LCA) dengan software OpenLCA. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Database yang digunakan Agribalyse, Ecoinvent dan ELCD. Metode penilaian dampak yaitu IPCC 2021 terdapat pada database ELCD. analisis data Analytical Hierarchy Process (AHP) menggunakan software Expert Choice untuk mendapatkan alternatif pengendalian emisi gas rumah kaca. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Industri tahu memiliki dua produk yaitu tahu putih dan tahu goreng bahan tahu bakso. Produk tahu putih memberikan dampak terhadap pemanasan global atau Global Warming Potential (GWP) sebesar 0,0704 kg CO2 eq/kg dan Produk tahu goreng bahan tahu bakso sebesar 0,1346 kg CO2 eq/kg. Kegiatan penggorengan memberikan kontributor utama dampak GWP sebesar 0,0501 kg CO2 eq/kg dikarenakan penggunaan kayu bakar sebagai bahan bakar. Alternatif pengendalian menunjukkan pilihan terbanyak yaitu kriteria lingkungan sebesar 65,4% dan alternatif biogas sebesar 58,2%. |
| format | Article |
| id | doaj-art-956fda6fa0324da0b1dfa10cdaaa4f24 |
| institution | OA Journals |
| issn | 1829-8907 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2024-11-01 |
| publisher | Diponegoro University |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Ilmu Lingkungan |
| spelling | doaj-art-956fda6fa0324da0b1dfa10cdaaa4f242025-08-20T02:20:16ZindDiponegoro UniversityJurnal Ilmu Lingkungan1829-89072024-11-012261504151210.14710/jil.22.6.1504-151224573Analisis Emisi Gas Rumah Kaca dengan Life Cycle Assessment (LCA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Industri TahuMochamad Erwantyo Nugroho0Prabang Setyono1Siti Rachmawati2Program Studi Ilmu Lingkungan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia, IndonesiaProgram Studi Ilmu Lingkungan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia, IndonesiaProgram Studi Ilmu Lingkungan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia, IndonesiaIndustri tahu dapat membawa dampak negatif karena berpotensi mencemari lingkungan. Permasalahan industri ini yaitu penggunaan kayu bakar, solar, listrik pompa air dan respirasi manusia yang menyumbang terhadap emisi gas rumah kaca. Tujuan penelitian mengidentifikasi dampak emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang dihasilkan pada proses produksi tahu dan menentukan alternatif pengendalian yang menjadi prioritas dalam mereduksi dampak emisi GRK di industri tahu. Analisis data emisi gas rumah kaca menggunakan metode Life Cycle Assesment (LCA) dengan software OpenLCA. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Database yang digunakan Agribalyse, Ecoinvent dan ELCD. Metode penilaian dampak yaitu IPCC 2021 terdapat pada database ELCD. analisis data Analytical Hierarchy Process (AHP) menggunakan software Expert Choice untuk mendapatkan alternatif pengendalian emisi gas rumah kaca. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Industri tahu memiliki dua produk yaitu tahu putih dan tahu goreng bahan tahu bakso. Produk tahu putih memberikan dampak terhadap pemanasan global atau Global Warming Potential (GWP) sebesar 0,0704 kg CO2 eq/kg dan Produk tahu goreng bahan tahu bakso sebesar 0,1346 kg CO2 eq/kg. Kegiatan penggorengan memberikan kontributor utama dampak GWP sebesar 0,0501 kg CO2 eq/kg dikarenakan penggunaan kayu bakar sebagai bahan bakar. Alternatif pengendalian menunjukkan pilihan terbanyak yaitu kriteria lingkungan sebesar 65,4% dan alternatif biogas sebesar 58,2%.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/62864gas rumah kacapenilaian siklus hidupahppotensi pemanasan global |
| spellingShingle | Mochamad Erwantyo Nugroho Prabang Setyono Siti Rachmawati Analisis Emisi Gas Rumah Kaca dengan Life Cycle Assessment (LCA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Industri Tahu Jurnal Ilmu Lingkungan gas rumah kaca penilaian siklus hidup ahp potensi pemanasan global |
| title | Analisis Emisi Gas Rumah Kaca dengan Life Cycle Assessment (LCA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Industri Tahu |
| title_full | Analisis Emisi Gas Rumah Kaca dengan Life Cycle Assessment (LCA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Industri Tahu |
| title_fullStr | Analisis Emisi Gas Rumah Kaca dengan Life Cycle Assessment (LCA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Industri Tahu |
| title_full_unstemmed | Analisis Emisi Gas Rumah Kaca dengan Life Cycle Assessment (LCA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Industri Tahu |
| title_short | Analisis Emisi Gas Rumah Kaca dengan Life Cycle Assessment (LCA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Industri Tahu |
| title_sort | analisis emisi gas rumah kaca dengan life cycle assessment lca dan analytical hierarchy process ahp industri tahu |
| topic | gas rumah kaca penilaian siklus hidup ahp potensi pemanasan global |
| url | https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/62864 |
| work_keys_str_mv | AT mochamaderwantyonugroho analisisemisigasrumahkacadenganlifecycleassessmentlcadananalyticalhierarchyprocessahpindustritahu AT prabangsetyono analisisemisigasrumahkacadenganlifecycleassessmentlcadananalyticalhierarchyprocessahpindustritahu AT sitirachmawati analisisemisigasrumahkacadenganlifecycleassessmentlcadananalyticalhierarchyprocessahpindustritahu |