PENGUATAN KELOMPOK MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI NAGARI SITUJUAH LADANG LAWEH, LIMA PULUH KOTA
Stunting adalah masalah kesehatan global yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap gizi yang memadai. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kelompok masyarakat di Nagari Situjuah Ladang Laweh dalam mengolah dan memanfaatkan Pemberian...
Saved in:
| Main Authors: | , , , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Andalas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
2025-06-01
|
| Series: | Buletin Ilmiah Nagari Membangun |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://buletinnagari.lppm.unand.ac.id/index.php/bln/article/view/661 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Stunting adalah masalah kesehatan global yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap gizi yang memadai. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kelompok masyarakat di Nagari Situjuah Ladang Laweh dalam mengolah dan memanfaatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal untuk mencegah stunting berkaitan dengan program PMT lokal yang saat ini dilaksanakan oleh pemerintah. Metode kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan dan pendampingan dalam pengolahan PMT berbasis sumber daya lokal yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) pada tahun 2024 dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat. Tahapan kegiatan yang dilakukan meliputi identifikasi potensi pangan lokal, pelatihan teknis pengolahan PMT, serta pembentukan kelompok kerja untuk distribusi dan monitoring konsumsi PMT. Program ini juga mencakup edukasi tentang pentingnya nutrisi bagi anak dan pemantauan perkembangan anak untuk mengevaluasi efektivitas PMT dalam mengurangi risiko stunting. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat dalam memanfaatkan bahan pangan lokal secara optimal, peningkatan pengetahuan tentang gizi dan stunting, serta perubahan pola konsumsi makanan yang lebih sehat. Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya terkait pengolahan pangan lokal sebagai PMT. Dengan pendekatan lokal, program ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pencegahan stunting di daerah tersebut.
|
|---|---|
| ISSN: | 2622-9978 |