TINGKAT KECEMASAN PASIEN ODONTEKTOMI

Latar belakang: Banyak orang merasa cemas terhadap prosedur perawatan gigi. Rasa cemas saat perawatan gigi menempati urutan ke-5 dalam situasi yang dianggap menakutkan. Tingginya angka kejadian kecemasan dental di masyarakat mengakibatkan pasien mengalami kesehatan gigi dan mulut yang lebih buruk. T...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Rohedy Adlina Mizani Jodisaputra, Gunawan Wibisono, Natalia Dewi Wardani
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2016-11-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/15918
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849434482686296064
author Rohedy Adlina Mizani Jodisaputra
Gunawan Wibisono
Natalia Dewi Wardani
author_facet Rohedy Adlina Mizani Jodisaputra
Gunawan Wibisono
Natalia Dewi Wardani
author_sort Rohedy Adlina Mizani Jodisaputra
collection DOAJ
description Latar belakang: Banyak orang merasa cemas terhadap prosedur perawatan gigi. Rasa cemas saat perawatan gigi menempati urutan ke-5 dalam situasi yang dianggap menakutkan. Tingginya angka kejadian kecemasan dental di masyarakat mengakibatkan pasien mengalami kesehatan gigi dan mulut yang lebih buruk. Terapi musik merupakan salah satu metode non-farmakologis untuk menurunkan kecemasan pasien saat perawatan. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian musik instrumental pop terhadap tingkat kecemasan pasien odontektomi. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental klinis dengan non-randomized post test only control group design. Subjek penelitian berjumlah 32 orang merupakan pasien odontektomi berusia 18-50 tahun di Rumah Sakit Nasional Diponegoro dan klinik gigi jejaring lainnya. Subjek dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan. Penilaian tingkat kecemasan pasien menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale. Data hasil penelitian diuji menggunakan uji t tidak berpasangan untuk mengetahui perbedaan rerata skor kecemasan pada kelompok kontrol dan perlakuan. Hasil: Data hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan adanya perbedaan bermakna skor kecemasan antara kelompok kontrol dan perlakuan dengan nilai p<0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian musik instrumental pop berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien odontektomi.
format Article
id doaj-art-93ced7982a39404aa5ebcd08b0c2e773
institution Kabale University
issn 2540-8844
language English
publishDate 2016-11-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-93ced7982a39404aa5ebcd08b0c2e7732025-08-20T03:26:38ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442016-11-01541701170710.14710/dmj.v5i4.1591815758TINGKAT KECEMASAN PASIEN ODONTEKTOMIRohedy Adlina Mizani JodisaputraGunawan WibisonoNatalia Dewi WardaniLatar belakang: Banyak orang merasa cemas terhadap prosedur perawatan gigi. Rasa cemas saat perawatan gigi menempati urutan ke-5 dalam situasi yang dianggap menakutkan. Tingginya angka kejadian kecemasan dental di masyarakat mengakibatkan pasien mengalami kesehatan gigi dan mulut yang lebih buruk. Terapi musik merupakan salah satu metode non-farmakologis untuk menurunkan kecemasan pasien saat perawatan. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian musik instrumental pop terhadap tingkat kecemasan pasien odontektomi. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental klinis dengan non-randomized post test only control group design. Subjek penelitian berjumlah 32 orang merupakan pasien odontektomi berusia 18-50 tahun di Rumah Sakit Nasional Diponegoro dan klinik gigi jejaring lainnya. Subjek dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan. Penilaian tingkat kecemasan pasien menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale. Data hasil penelitian diuji menggunakan uji t tidak berpasangan untuk mengetahui perbedaan rerata skor kecemasan pada kelompok kontrol dan perlakuan. Hasil: Data hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan adanya perbedaan bermakna skor kecemasan antara kelompok kontrol dan perlakuan dengan nilai p<0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian musik instrumental pop berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien odontektomi.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/15918odontektomi, kecemasan dental, musik instrumental pop
spellingShingle Rohedy Adlina Mizani Jodisaputra
Gunawan Wibisono
Natalia Dewi Wardani
TINGKAT KECEMASAN PASIEN ODONTEKTOMI
Jurnal Kedokteran Diponegoro
odontektomi, kecemasan dental, musik instrumental pop
title TINGKAT KECEMASAN PASIEN ODONTEKTOMI
title_full TINGKAT KECEMASAN PASIEN ODONTEKTOMI
title_fullStr TINGKAT KECEMASAN PASIEN ODONTEKTOMI
title_full_unstemmed TINGKAT KECEMASAN PASIEN ODONTEKTOMI
title_short TINGKAT KECEMASAN PASIEN ODONTEKTOMI
title_sort tingkat kecemasan pasien odontektomi
topic odontektomi, kecemasan dental, musik instrumental pop
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/15918
work_keys_str_mv AT rohedyadlinamizanijodisaputra tingkatkecemasanpasienodontektomi
AT gunawanwibisono tingkatkecemasanpasienodontektomi
AT nataliadewiwardani tingkatkecemasanpasienodontektomi