MEKANISME DAN EFEKTIVITAS TIM ASESMEN TERPADU BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI SUMSEL DALAM MEMBANTU PENYIDIKAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA
Penanganan tindak pidana narkotika tidak hanya menekankan pendekatan represif, tetapi juga memerlukan upaya rehabilitatif bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika. Tim Asesmen Terpadu yang dibentuk oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan berperan penting dalam menentukan kel...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
2025-06-01
|
| Series: | Ta'zir |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/tazir/article/view/27769 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Penanganan tindak pidana narkotika tidak hanya menekankan pendekatan represif, tetapi juga memerlukan upaya rehabilitatif bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika. Tim Asesmen Terpadu yang dibentuk oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan berperan penting dalam menentukan kelayakan rehabilitasi bagi tersangka tindak pidana narkotika, sebagai bagian dari proses penyidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana koordinasi Tim Asesmen Terpadu Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan dalam membantu penyidikan tindak pidana narkotika di wilayah Sumatera Selatan serta apa saja faktor-faktor yang menjadi hambatan Tim dalam upaya mencapai keefektifannya. Jenis penelitian ini tergolong penelitian yang menggunakan metode penelitian empiris dengan melihat ketentuan hukum yang berlaku dan kemudian dilihat dari kenyataan di lapangan dengan pendekatan undang-undang (statute approach), pendekatan kasus (case approach) dengan meneliti bahan kepustakaan atau data sekunder yang meliputi buku-buku serta norma-norma hukum yang terdapat pada peraturan perundang-undangan, asas-asas hukum, kaedah hukum, dan sistematika hukum serta mengkaji ketentuan perundang- undangan, dan bahan-bahan hukum lainya. Data pokok dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui observasi partisipatif dan wawancara terbuka dan mendalam dari sumber yang pertama seperti wawancara dan dokumentasi di Polres Musi Banyuasin dan di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koordinasi Tim Asesmen Terpadu Badan Narkotika Nasional Propinsi Sumatera Selatan dalam upaya penyidikan tindak pidana narkotika di Propinsi Sumatera Selatan telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berperan penting dalam upaya penaggulangan tindak pidana narkotika. Tim Asesmen Terpadu yang terdiri dari Tim Dokter dan Tim Hukum menjalankan asesmen medis dan asesmen hukum terhadap tersangka yang diajukan oleh Penyidik guna mendapatkan klasifikasi peran tersangka pada tindak pidana narkotika yang menentukan arah penyidikan yang dilakukan oleh Penyidik. Adapun faktor-faktor yang menjadi hambatan Tim Asesmen Terpadu Badan Narkotika Nasional Propinsi Sumatera Selatan dalam upaya mencapai keefektifan penyidikan tindak pidana narkotika di Propinsi Sumatera Selatan yaitu faktor hukum, faktor sarana dan fasilitas dan faktor budaya.
|
|---|---|
| ISSN: | 2615-1065 2809-803X |