Pengaruh Tipe Kepribadian Big Five dan Dukungan Sosial Keluarga terhadap Work-Life Balance pada Ibu Tunggal yang Bekerja
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Tipe Kepribadian Big Five dan Dukungan Sosial Keluarga terhadap Work-Life Balance pada Ibu Tunggal yang Bekerja. Skala tipe kepribadian big five, dukungan sosial keluarga dan work-life balance digunakan untuk memperoleh data dari 100 orang ibu tung...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
2024-12-01
|
| Series: | Spiritual Healing |
| Online Access: | https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/SH/article/view/24112 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Tipe Kepribadian Big Five dan Dukungan Sosial Keluarga terhadap Work-Life Balance pada Ibu Tunggal yang Bekerja. Skala tipe kepribadian big five, dukungan sosial keluarga dan work-life balance digunakan untuk memperoleh data dari 100 orang ibu tunggal yang bekerja berusia 20-65 tahun dengan latar belakang pekerjaan dan status perceraian berbeda-beda. Teknik purposive sampling digunakan sebagai metode pengambilan sampel kemudian hasil penelitian diolah dengan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukan variabel tipe kepribadian big five dan dukungan sosial keluarga memiliki pengaruh bervariasi terhadap work-life balance pada ibu tunggal yang bekerja. Pada tipe kepribadian extraversion, agreeableness dan conscientiousness ditemukan tidak memiliki pengaruh terhadap work-life balance pada ibu tunggal yang bekerja sedangkan tipe kepribadian emotional stability dan intellect serta dukungan sosial keluarga memiliki pengaruh positif terhadap work-life balance pada ibu tunggal yang bekerja. Kontribusi tipe kepribadian emotional stability terhadap work-life balance sebesar 22,5%, tipe kepribadian intellect terhadap work-life balance sebesar 10,8 % dan dukungan sosial keluarga terhadap work-life balance sebesar 26%. Analisis regresi berganda juga dilakukan sebagai uji tambahan dan memiliki nilai signifikansi yang tidak berbeda dengan analisis regresi sederhana. Hasil temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para staf personalia dalam menentukan kebijakan pada karyawan ibu tunggal serta pemahaman tipe kepribadian penting bagi ibu tunggal yang bekerja dalam mencapai work-life balance agar produktivitas dan kesejahteraan mental terjaga dengan baik.
|
|---|---|
| ISSN: | 2829-3797 2775-4707 |