PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR HIPOTETIKAL DEDUKTIFPADA SISWA SMA

<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir siswa SMA di kota Semarang yang hasilnya dijadikan dasaruntuk pengembangan model pembelajaran fisika yang mampu menumbuhkan kemampuan berpikir Hipotetikal Deduktif padasiswa SMA di Kota Semarang. Metode penelitian yang diguna...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: E. Juliyanto, - Hartono, - Wiyanto
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Negeri Semarang 2012-02-01
Series:Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia
Online Access:https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JPFI/article/view/1063
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850209345139113984
author E. Juliyanto
- Hartono
- Wiyanto
author_facet E. Juliyanto
- Hartono
- Wiyanto
author_sort E. Juliyanto
collection DOAJ
description <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir siswa SMA di kota Semarang yang hasilnya dijadikan dasaruntuk pengembangan model pembelajaran fisika yang mampu menumbuhkan kemampuan berpikir Hipotetikal Deduktif padasiswa SMA di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R &amp; D),yang terdiri dari dua tahap. Penelitian tahap I bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir siswa SMA di kota Semarang.Penelitian tahap II bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran fisika yang mampu menumbuhkan kemampuan berpikirHipotetikal Deduktif di Kota Semarang dengan berdasar pada hasil penelitian tahap I dan mencari tahu keefektifan model tersebut.Hasil penelitian tahap I menunjukkan mayoritas (78,28%) siswa SMA di kota Semarang berada pada tingkat kemampuan berpikirEmpirikal Induktif, dan sisanya berada pada tingkat Transisi. Hasil penelitian tahap II adalah model pembelajaran denganpendekatan inkuiri latihan penelitian, yang memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa untuk berhipotesis, mengidentifikasidan merencanakan percobaan, dan menarik kesimpulan dari hasil percobaan, mampu menumbuhkan kemampuan berpikirHipotetikal Deduktif pada siswa SMA di kota Semarang. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar -11.95 dan ttabel= 2.64 yangmenunjukkan thitung tidak berada pada daerah penerimaan Ho. Dengan demikian dapat disimpulkan model pembelajaran inisecara signifikan mampu menumbuhkan kemampuan berpikir Deduktif pada siswa SMA di kota Semarang.</p><p> </p><p>This study aims to describe thinking ability of SHS student in Semarang. The result of the study will be used as a base of physicslearning model development which can grow hypothetical-deductive thinking ability of the student. The research metode used wasResearch and Development (R &amp; D), consisting of two stages. The result of first stage shows that 78.28% of SHS student inSemarang has the level of empirical-inductive thinking ability, while the remaining has ability of transition level. The second stage ofthe study resulted a model of physics learning with inquiry approach of doing research practice, giving more chance to student togive hyphotesis, identify and plan a research and derive a conclusion, and being able to grow hypothetical-deductive thinking to thestudent. It was concluded that the learning model developed can grow hypothetical-deductive thinking ability of SHS student inSemarang significantly.</p><p><strong>Keywords</strong>: hypothetical-deductive; thinking ability; Physics learning</p>
format Article
id doaj-art-91d864c22adb4bd3bfa301f01d8e017f
institution OA Journals
issn 1693-1246
2355-3812
language English
publishDate 2012-02-01
publisher Universitas Negeri Semarang
record_format Article
series Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia
spelling doaj-art-91d864c22adb4bd3bfa301f01d8e017f2025-08-20T02:10:02ZengUniversitas Negeri SemarangJurnal Pendidikan Fisika Indonesia1693-12462355-38122012-02-017110.15294/jpfi.v7i1.1063935PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR HIPOTETIKAL DEDUKTIFPADA SISWA SMAE. Juliyanto0- Hartono- WiyantoPerum Villa Siberi C.323 Banjarejo Boja Kendal Mobile Phone: 081575680400, Telp: (024) 70243631<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir siswa SMA di kota Semarang yang hasilnya dijadikan dasaruntuk pengembangan model pembelajaran fisika yang mampu menumbuhkan kemampuan berpikir Hipotetikal Deduktif padasiswa SMA di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R &amp; D),yang terdiri dari dua tahap. Penelitian tahap I bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir siswa SMA di kota Semarang.Penelitian tahap II bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran fisika yang mampu menumbuhkan kemampuan berpikirHipotetikal Deduktif di Kota Semarang dengan berdasar pada hasil penelitian tahap I dan mencari tahu keefektifan model tersebut.Hasil penelitian tahap I menunjukkan mayoritas (78,28%) siswa SMA di kota Semarang berada pada tingkat kemampuan berpikirEmpirikal Induktif, dan sisanya berada pada tingkat Transisi. Hasil penelitian tahap II adalah model pembelajaran denganpendekatan inkuiri latihan penelitian, yang memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa untuk berhipotesis, mengidentifikasidan merencanakan percobaan, dan menarik kesimpulan dari hasil percobaan, mampu menumbuhkan kemampuan berpikirHipotetikal Deduktif pada siswa SMA di kota Semarang. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar -11.95 dan ttabel= 2.64 yangmenunjukkan thitung tidak berada pada daerah penerimaan Ho. Dengan demikian dapat disimpulkan model pembelajaran inisecara signifikan mampu menumbuhkan kemampuan berpikir Deduktif pada siswa SMA di kota Semarang.</p><p> </p><p>This study aims to describe thinking ability of SHS student in Semarang. The result of the study will be used as a base of physicslearning model development which can grow hypothetical-deductive thinking ability of the student. The research metode used wasResearch and Development (R &amp; D), consisting of two stages. The result of first stage shows that 78.28% of SHS student inSemarang has the level of empirical-inductive thinking ability, while the remaining has ability of transition level. The second stage ofthe study resulted a model of physics learning with inquiry approach of doing research practice, giving more chance to student togive hyphotesis, identify and plan a research and derive a conclusion, and being able to grow hypothetical-deductive thinking to thestudent. It was concluded that the learning model developed can grow hypothetical-deductive thinking ability of SHS student inSemarang significantly.</p><p><strong>Keywords</strong>: hypothetical-deductive; thinking ability; Physics learning</p>https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JPFI/article/view/1063
spellingShingle E. Juliyanto
- Hartono
- Wiyanto
PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR HIPOTETIKAL DEDUKTIFPADA SISWA SMA
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia
title PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR HIPOTETIKAL DEDUKTIFPADA SISWA SMA
title_full PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR HIPOTETIKAL DEDUKTIFPADA SISWA SMA
title_fullStr PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR HIPOTETIKAL DEDUKTIFPADA SISWA SMA
title_full_unstemmed PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR HIPOTETIKAL DEDUKTIFPADA SISWA SMA
title_short PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR HIPOTETIKAL DEDUKTIFPADA SISWA SMA
title_sort pembelajaran fisika untuk menumbuhkan kemampuan berpikir hipotetikal deduktifpada siswa sma
url https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JPFI/article/view/1063
work_keys_str_mv AT ejuliyanto pembelajaranfisikauntukmenumbuhkankemampuanberpikirhipotetikaldeduktifpadasiswasma
AT hartono pembelajaranfisikauntukmenumbuhkankemampuanberpikirhipotetikaldeduktifpadasiswasma
AT wiyanto pembelajaranfisikauntukmenumbuhkankemampuanberpikirhipotetikaldeduktifpadasiswasma