Kombinasi Teknik Pembentukan Kokristal dan Ball milling untuk Peningkatan Disolusi Etoricoxib

Etoricoxib (ETX) merupakan salah satu golongan anti inflamasi selektif COX-2 yang diklasifikasikan dalam BCS kelas II. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan laju disolusi etoricoxib melalui kombinasi pembentukan kokristal dan ball milling yang dilakukan secara in-situ dan ex-situ. Optimasi dil...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Sharon Susanto, Saleh Wikarsa, Yuda Prasetya Nugraha
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Mahasaraswati Denpasar 2024-03-01
Series:Jurnal Ilmiah Medicamento
Subjects:
Online Access:https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/Medicamento/article/view/7561
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849761047697686528
author Sharon Susanto
Saleh Wikarsa
Yuda Prasetya Nugraha
author_facet Sharon Susanto
Saleh Wikarsa
Yuda Prasetya Nugraha
author_sort Sharon Susanto
collection DOAJ
description Etoricoxib (ETX) merupakan salah satu golongan anti inflamasi selektif COX-2 yang diklasifikasikan dalam BCS kelas II. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan laju disolusi etoricoxib melalui kombinasi pembentukan kokristal dan ball milling yang dilakukan secara in-situ dan ex-situ. Optimasi dilakukan dengan memvariasikan waktu penggilingan dan jenis stabilizer. Jenis stabilizer yang digunakan meliputi Tween 80 (ETX-OXA-BM-T), Poloxamer 188 (ETX-OXA-BM-P), dan kombinasi Tween 80-sodium lauryl sulfate (SLS) (ETX-OXA-BM-T-S). Percobaan secara in-situ memberikan jumlah rendemen yang sangat rendah (<10%) serta tidak mampu menghasilkan kokristal sehingga tidak layak dilanjutkan. Sementara proses ex-situ memberikan proses yang lebih potensial, sehingga hasil dilanjutkan evaluasi menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC), Powder X-Ray Diffractometry (PXRD), dan Scanning Electron Microscope (SEM). Analisis DSC dari ETX memberikan puncak endotermik pada 130°C, sementara untuk ETX-OXA, ETX-OXA-BM-T, ETX-OXA-BM-P, dan ETX-OXA-BM-T-S memberikan puncak endotermik pada rentang 179 - 180°C. Difraktogram PXRD untuk ETX-OXA, ETX-OXA-BM-T, ETX-OXA-BM-P, ETX-OXA-BM-T-S memberikan puncak yang sama; dan berbeda dengan ETX. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa ETX-OXA-BM-T dengan waktu milling 60 menit memberikan partikel dalam rentang nanometer yang tidak terindividualiasi. Sementara penggunaan Poloxamer 188 serta kombinasi Tween 80-SLS menghasilkan ukuran partikel > 1 µm. ETX-OXA-BM-T menunjukkan peningkatan kelarutan yang paling tinggi pada semua media. Hasil disolusi ETX-OXA-BM-T menunjukkan adanya peningkatan pada media dapar fosfat pH 6,8. Sementara hasil disolusi pada media dapar pH 1,2 dan dapar pH 4,5 tidak memberikan perbedaan yang signifikan. Pada penelitian ini dapat dibuktikan bahwa kombinasi teknik pembentukan kokristal dan ball milling secara ex-situ merupakan salah satu pendekatan yang potensial untuk meningkatkan laju disolusi dari etoricoxib.
format Article
id doaj-art-91c9698a5d8b4f60976a5f2761bb4d86
institution DOAJ
issn 2356-4814
language English
publishDate 2024-03-01
publisher Universitas Mahasaraswati Denpasar
record_format Article
series Jurnal Ilmiah Medicamento
spelling doaj-art-91c9698a5d8b4f60976a5f2761bb4d862025-08-20T03:06:09ZengUniversitas Mahasaraswati DenpasarJurnal Ilmiah Medicamento2356-48142024-03-011012234https://doi.org/10.36733/medicamento.v10i1.7561Kombinasi Teknik Pembentukan Kokristal dan Ball milling untuk Peningkatan Disolusi EtoricoxibSharon Susanto0https://orcid.org/0000-0002-5276-6345Saleh Wikarsa1https://orcid.org/0009-0004-6870-5581Yuda Prasetya Nugraha2https://orcid.org/0000-0002-2993-3344Institut Teknologi BandungInstitut Teknologi BandungInstitut Teknologi BandungEtoricoxib (ETX) merupakan salah satu golongan anti inflamasi selektif COX-2 yang diklasifikasikan dalam BCS kelas II. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan laju disolusi etoricoxib melalui kombinasi pembentukan kokristal dan ball milling yang dilakukan secara in-situ dan ex-situ. Optimasi dilakukan dengan memvariasikan waktu penggilingan dan jenis stabilizer. Jenis stabilizer yang digunakan meliputi Tween 80 (ETX-OXA-BM-T), Poloxamer 188 (ETX-OXA-BM-P), dan kombinasi Tween 80-sodium lauryl sulfate (SLS) (ETX-OXA-BM-T-S). Percobaan secara in-situ memberikan jumlah rendemen yang sangat rendah (<10%) serta tidak mampu menghasilkan kokristal sehingga tidak layak dilanjutkan. Sementara proses ex-situ memberikan proses yang lebih potensial, sehingga hasil dilanjutkan evaluasi menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC), Powder X-Ray Diffractometry (PXRD), dan Scanning Electron Microscope (SEM). Analisis DSC dari ETX memberikan puncak endotermik pada 130°C, sementara untuk ETX-OXA, ETX-OXA-BM-T, ETX-OXA-BM-P, dan ETX-OXA-BM-T-S memberikan puncak endotermik pada rentang 179 - 180°C. Difraktogram PXRD untuk ETX-OXA, ETX-OXA-BM-T, ETX-OXA-BM-P, ETX-OXA-BM-T-S memberikan puncak yang sama; dan berbeda dengan ETX. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa ETX-OXA-BM-T dengan waktu milling 60 menit memberikan partikel dalam rentang nanometer yang tidak terindividualiasi. Sementara penggunaan Poloxamer 188 serta kombinasi Tween 80-SLS menghasilkan ukuran partikel > 1 µm. ETX-OXA-BM-T menunjukkan peningkatan kelarutan yang paling tinggi pada semua media. Hasil disolusi ETX-OXA-BM-T menunjukkan adanya peningkatan pada media dapar fosfat pH 6,8. Sementara hasil disolusi pada media dapar pH 1,2 dan dapar pH 4,5 tidak memberikan perbedaan yang signifikan. Pada penelitian ini dapat dibuktikan bahwa kombinasi teknik pembentukan kokristal dan ball milling secara ex-situ merupakan salah satu pendekatan yang potensial untuk meningkatkan laju disolusi dari etoricoxib.https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/Medicamento/article/view/7561asam oksalatball millingetoricoxibkokristaltween 80
spellingShingle Sharon Susanto
Saleh Wikarsa
Yuda Prasetya Nugraha
Kombinasi Teknik Pembentukan Kokristal dan Ball milling untuk Peningkatan Disolusi Etoricoxib
Jurnal Ilmiah Medicamento
asam oksalat
ball milling
etoricoxib
kokristal
tween 80
title Kombinasi Teknik Pembentukan Kokristal dan Ball milling untuk Peningkatan Disolusi Etoricoxib
title_full Kombinasi Teknik Pembentukan Kokristal dan Ball milling untuk Peningkatan Disolusi Etoricoxib
title_fullStr Kombinasi Teknik Pembentukan Kokristal dan Ball milling untuk Peningkatan Disolusi Etoricoxib
title_full_unstemmed Kombinasi Teknik Pembentukan Kokristal dan Ball milling untuk Peningkatan Disolusi Etoricoxib
title_short Kombinasi Teknik Pembentukan Kokristal dan Ball milling untuk Peningkatan Disolusi Etoricoxib
title_sort kombinasi teknik pembentukan kokristal dan ball milling untuk peningkatan disolusi etoricoxib
topic asam oksalat
ball milling
etoricoxib
kokristal
tween 80
url https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/Medicamento/article/view/7561
work_keys_str_mv AT sharonsusanto kombinasiteknikpembentukankokristaldanballmillinguntukpeningkatandisolusietoricoxib
AT salehwikarsa kombinasiteknikpembentukankokristaldanballmillinguntukpeningkatandisolusietoricoxib
AT yudaprasetyanugraha kombinasiteknikpembentukankokristaldanballmillinguntukpeningkatandisolusietoricoxib