Tingkat Keparahan Karies Gigi Balita Berdasarkan Pengetahuan dan Karies Gigi Ibu
Orang tua, khususnya ibu, memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan menjaga kesehatan mulut pada anak-anak mereka dengan mengajarkan perilaku hidup sehat. Ibu memiliki tanggung jawab besar terhadap kesehatan gigi dan mulut anak, karena ibu adalah pengasuh utama sejak anak lahir. Penelitian in...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Syiah Kuala
2025-03-01
|
| Series: | Cakradonya Dental Journal |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jurnal.usk.ac.id/CDJ/article/view/43955 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850040986848198656 |
|---|---|
| author | Wanda Karisma Dian Sari Windy Yuliartanti Nurul Azizah |
| author_facet | Wanda Karisma Dian Sari Windy Yuliartanti Nurul Azizah |
| author_sort | Wanda Karisma Dian Sari |
| collection | DOAJ |
| description | Orang tua, khususnya ibu, memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan menjaga kesehatan mulut pada anak-anak mereka dengan mengajarkan perilaku hidup sehat. Ibu memiliki tanggung jawab besar terhadap kesehatan gigi dan mulut anak, karena ibu adalah pengasuh utama sejak anak lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan indeks karies pada anak-anak mereka. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional untuk mengamati hubungan antara kesehatan mulut ibu dan anak berusia 2 hingga 5 tahun. Kelompok ibu-anak dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kasus (populasi dengan karies) dan kelompok kontrol (populasi tanpa karies). Persetujuan informed consent diberikan sebagai tanda kesediaan untuk berpartisipasi dalam penelitian, yang meliputi komunikasi dan pertukaran informasi antara peneliti dan ibu sebagai responden. Indeks DMF-T digunakan untuk menilai status karies pada ibu, sedangkan indeks def-t digunakan untuk anak-anak. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi berpengaruh signifikan terhadap kondisi kesehatan gigi anak. Tingginya angka def-t pada anak berkorelasi dengan tingginya angka DMF-T pada ibu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian karies pada diri mereka sendiri dan anak-anak mereka. |
| format | Article |
| id | doaj-art-9122e48b595041108e6bed6e0aba3540 |
| institution | DOAJ |
| issn | 2085-546X 2622-4720 |
| language | English |
| publishDate | 2025-03-01 |
| publisher | Universitas Syiah Kuala |
| record_format | Article |
| series | Cakradonya Dental Journal |
| spelling | doaj-art-9122e48b595041108e6bed6e0aba35402025-08-20T02:55:54ZengUniversitas Syiah KualaCakradonya Dental Journal2085-546X2622-47202025-03-01171677210.24815/cdj.v17i1.4395519982Tingkat Keparahan Karies Gigi Balita Berdasarkan Pengetahuan dan Karies Gigi IbuWanda Karisma Dian Sari0Windy Yuliartanti1Nurul Azizah2Universitas Muhammadiyah SidoarjoMuhammadiyah Sidoarjo, IndonesiaUniversitas Muhammadiyah SidoarjoOrang tua, khususnya ibu, memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan menjaga kesehatan mulut pada anak-anak mereka dengan mengajarkan perilaku hidup sehat. Ibu memiliki tanggung jawab besar terhadap kesehatan gigi dan mulut anak, karena ibu adalah pengasuh utama sejak anak lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan indeks karies pada anak-anak mereka. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional untuk mengamati hubungan antara kesehatan mulut ibu dan anak berusia 2 hingga 5 tahun. Kelompok ibu-anak dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kasus (populasi dengan karies) dan kelompok kontrol (populasi tanpa karies). Persetujuan informed consent diberikan sebagai tanda kesediaan untuk berpartisipasi dalam penelitian, yang meliputi komunikasi dan pertukaran informasi antara peneliti dan ibu sebagai responden. Indeks DMF-T digunakan untuk menilai status karies pada ibu, sedangkan indeks def-t digunakan untuk anak-anak. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi berpengaruh signifikan terhadap kondisi kesehatan gigi anak. Tingginya angka def-t pada anak berkorelasi dengan tingginya angka DMF-T pada ibu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian karies pada diri mereka sendiri dan anak-anak mereka.https://jurnal.usk.ac.id/CDJ/article/view/43955karies gigi, pengetahuan, kesehatan gigi, ibu, balita |
| spellingShingle | Wanda Karisma Dian Sari Windy Yuliartanti Nurul Azizah Tingkat Keparahan Karies Gigi Balita Berdasarkan Pengetahuan dan Karies Gigi Ibu Cakradonya Dental Journal karies gigi, pengetahuan, kesehatan gigi, ibu, balita |
| title | Tingkat Keparahan Karies Gigi Balita Berdasarkan Pengetahuan dan Karies Gigi Ibu |
| title_full | Tingkat Keparahan Karies Gigi Balita Berdasarkan Pengetahuan dan Karies Gigi Ibu |
| title_fullStr | Tingkat Keparahan Karies Gigi Balita Berdasarkan Pengetahuan dan Karies Gigi Ibu |
| title_full_unstemmed | Tingkat Keparahan Karies Gigi Balita Berdasarkan Pengetahuan dan Karies Gigi Ibu |
| title_short | Tingkat Keparahan Karies Gigi Balita Berdasarkan Pengetahuan dan Karies Gigi Ibu |
| title_sort | tingkat keparahan karies gigi balita berdasarkan pengetahuan dan karies gigi ibu |
| topic | karies gigi, pengetahuan, kesehatan gigi, ibu, balita |
| url | https://jurnal.usk.ac.id/CDJ/article/view/43955 |
| work_keys_str_mv | AT wandakarismadiansari tingkatkeparahankariesgigibalitaberdasarkanpengetahuandankariesgigiibu AT windyyuliartanti tingkatkeparahankariesgigibalitaberdasarkanpengetahuandankariesgigiibu AT nurulazizah tingkatkeparahankariesgigibalitaberdasarkanpengetahuandankariesgigiibu |