Strategi Pengelolaan Bank Sampah dan TPS 3R di Kota Sungai Penuh

Kota Sungai Penuh tidak memiliki lokasi Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) sampah. Pemerintah menyewa lahan warga untuk dijadikan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Desa Renah Padang Tinggi dengan luas 1,6 Ha. Kondisi ini membutuhkan upaya pengurangan sampah secara optimal dari sumbernya. Salah satu...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Fitra Rahmadhani, Rizki Aziz, Shinta Indah
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Diponegoro University 2025-03-01
Series:Jurnal Ilmu Lingkungan
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/63164
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849697387250974720
author Fitra Rahmadhani
Rizki Aziz
Shinta Indah
author_facet Fitra Rahmadhani
Rizki Aziz
Shinta Indah
author_sort Fitra Rahmadhani
collection DOAJ
description Kota Sungai Penuh tidak memiliki lokasi Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) sampah. Pemerintah menyewa lahan warga untuk dijadikan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Desa Renah Padang Tinggi dengan luas 1,6 Ha. Kondisi ini membutuhkan upaya pengurangan sampah secara optimal dari sumbernya. Salah satu sumber sampah terbesar adalah sampah rumah tangga yang bisa dikelola di bank sampah dan TPS 3R. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh tahun 2024, terdapat 1 unit bank sampah dan 16 unit TPS 3R yang berpotensi mengurangi sampah menuju TPA jika dikelola dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun rencana strategi peningkatan pengelolaan bank sampah dan TPS 3R di Kota Sungai Penuh. Pendekatan yang dilakukan untuk menentukan strategi yaitu Strength Weakness Opportunity Threat (SWOT) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Analisis SWOT dilakukan dengan menghitung nilai bobot dan rating dari hasil penetapan faktor internal dan eksternal yang menghasilkan strategi diversifikasi yaitu memaksimalkan kekuatan untuk mengatasi atau mencegah ancaman. Analisis AHP menghasilkan strategi prioritas pengelolaan sampah pada bank sampah dan TPS 3R yaitu yaitu memaksimalkan pengoperasian TPS 3R dan Bank Sampah yang terintegrasi dengan BUMDes dengan nilai bobot 0,28.
format Article
id doaj-art-90b6fb56a01c41efb47eec6d79941ae1
institution DOAJ
issn 1829-8907
language Indonesian
publishDate 2025-03-01
publisher Diponegoro University
record_format Article
series Jurnal Ilmu Lingkungan
spelling doaj-art-90b6fb56a01c41efb47eec6d79941ae12025-08-20T03:19:13ZindDiponegoro UniversityJurnal Ilmu Lingkungan1829-89072025-03-0123233934610.14710/jil.23.2.339-34625411Strategi Pengelolaan Bank Sampah dan TPS 3R di Kota Sungai PenuhFitra Rahmadhani0Rizki Aziz1Shinta Indah2Department of Environmental Engineering, Universitas Andalas, Kampus Unand Limau Manih, Pauh, Padang, Indonesia, 25163, IndonesiaDepartment of Environmental Engineering, Universitas Andalas, Kampus Unand Limau Manih, Pauh, Padang, Indonesia, 25163, IndonesiaDepartment of Environmental Engineering, Universitas Andalas, Kampus Unand Limau Manih, Pauh, Padang, Indonesia, 25163, IndonesiaKota Sungai Penuh tidak memiliki lokasi Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) sampah. Pemerintah menyewa lahan warga untuk dijadikan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Desa Renah Padang Tinggi dengan luas 1,6 Ha. Kondisi ini membutuhkan upaya pengurangan sampah secara optimal dari sumbernya. Salah satu sumber sampah terbesar adalah sampah rumah tangga yang bisa dikelola di bank sampah dan TPS 3R. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh tahun 2024, terdapat 1 unit bank sampah dan 16 unit TPS 3R yang berpotensi mengurangi sampah menuju TPA jika dikelola dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun rencana strategi peningkatan pengelolaan bank sampah dan TPS 3R di Kota Sungai Penuh. Pendekatan yang dilakukan untuk menentukan strategi yaitu Strength Weakness Opportunity Threat (SWOT) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Analisis SWOT dilakukan dengan menghitung nilai bobot dan rating dari hasil penetapan faktor internal dan eksternal yang menghasilkan strategi diversifikasi yaitu memaksimalkan kekuatan untuk mengatasi atau mencegah ancaman. Analisis AHP menghasilkan strategi prioritas pengelolaan sampah pada bank sampah dan TPS 3R yaitu yaitu memaksimalkan pengoperasian TPS 3R dan Bank Sampah yang terintegrasi dengan BUMDes dengan nilai bobot 0,28.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/63164sampahtps 3rbank sampahswotahp
spellingShingle Fitra Rahmadhani
Rizki Aziz
Shinta Indah
Strategi Pengelolaan Bank Sampah dan TPS 3R di Kota Sungai Penuh
Jurnal Ilmu Lingkungan
sampah
tps 3r
bank sampah
swot
ahp
title Strategi Pengelolaan Bank Sampah dan TPS 3R di Kota Sungai Penuh
title_full Strategi Pengelolaan Bank Sampah dan TPS 3R di Kota Sungai Penuh
title_fullStr Strategi Pengelolaan Bank Sampah dan TPS 3R di Kota Sungai Penuh
title_full_unstemmed Strategi Pengelolaan Bank Sampah dan TPS 3R di Kota Sungai Penuh
title_short Strategi Pengelolaan Bank Sampah dan TPS 3R di Kota Sungai Penuh
title_sort strategi pengelolaan bank sampah dan tps 3r di kota sungai penuh
topic sampah
tps 3r
bank sampah
swot
ahp
url https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/63164
work_keys_str_mv AT fitrarahmadhani strategipengelolaanbanksampahdantps3rdikotasungaipenuh
AT rizkiaziz strategipengelolaanbanksampahdantps3rdikotasungaipenuh
AT shintaindah strategipengelolaanbanksampahdantps3rdikotasungaipenuh