ANALISIS INTERAKSI SOSIAL SISWA KOLOK (TUNARUNGU) DI SEKOLAH INKLUSIF

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan interaksi sosial siswa kolok (tunarungu) di sekolah inklusif SD Negeri 2 Bengkala Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 2 Bengkala...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: I Wayan Widiana, I Gede Nurjaya, Ni Kadek Ratih Vidiawati
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Pendidikan Ganesha 2019-08-01
Series:Journal for Lesson and Learning Studies
Online Access:https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JLLS/article/view/22564
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan interaksi sosial siswa kolok (tunarungu) di sekolah inklusif SD Negeri 2 Bengkala Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 2 Bengkala Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang siswa kolok, dengan informasi pendukung dari empat anak normal, guru kelas, dan guru pendamping khusus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data model Miles dan Huberman, antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial yang dilakukan oleh siswa kolok (tunarungu) di kelas IV SD Negeri 2 Bengkala sudah menunjukkan kontak sosial dan komunikasi, yaitu ditunjukkan dengan melakukan kegiatan bersama seperti belajar, bermain, dan pergi ke kantin, dan menunjukkan proses interaksi sosial asosiatif dengan menunjukkan kepedulian dan kerja sama dengan teman-temannya. Tetapi terkadang juga menunjukkan proses interaksi sosial disosiatif yaitu belum bisa mengendalikan emosinya dan terlibat konflik. Serta siswa kolok mengalami faktor-faktor interaksi sosial yaitu imitasi, simpati dan sugesti. Kata kunci: Interaksi Sosial, Sekolah Inklusif, Siswa Kolok (Tunarungu)
ISSN:2615-6148
2615-7330