RESPON HEMATOLOGIS IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis) PADA SUHU MEDIA PEMELIHARAAN YANG BERBEDA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu media pemeliharaan yang berbeda terhadap respon hematologis ikan kerapu tikus (Cromileptes altivelis). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental yang terdiri dari tiga perlakuan yaitu, Kontrol (ikan dipelihara pada...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Reny Lidhia Widi Samsisko, Hari Suprapto, Setiawati Sigit
Format: Article
Language:English
Published: Department of Fish Health Management and Aquaculture, Universitas Airlangga 2019-04-01
Series:Journal of Aquaculture and Fish Health
Subjects:
Online Access:https://e-journal.unair.ac.id/JAFH/article/view/13018
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850045941486190592
author Reny Lidhia Widi Samsisko
Hari Suprapto
Setiawati Sigit
author_facet Reny Lidhia Widi Samsisko
Hari Suprapto
Setiawati Sigit
author_sort Reny Lidhia Widi Samsisko
collection DOAJ
description Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu media pemeliharaan yang berbeda terhadap respon hematologis ikan kerapu tikus (Cromileptes altivelis). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental yang terdiri dari tiga perlakuan yaitu, Kontrol (ikan dipelihara pada suhu ruangan 30oC), A (ikan dipelihara pada suhu 32oC) , dan B (ikan dipelihara pada suhu 34oC) dengan masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah ikan kerapu tikus (Cromileptes altivelis) yang berukuran  10-15 cm sebanyak 72 ekor, air laut, pellet, EDTA, aquades, larutan Hayem’s, dan larutan Turk’s. Ikan kerapu tikus pada perlakuan A (32oC) dan B (34oC) mengalami stres dibandingkan dengan ikan Kontrol (30oC) yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah hingga akhir pemeliharaan yaitu sebesar 80,7 mg/dL pada perlakuan A (32oC), 88 mg/dL pada perlakuan B (34oC). Nilai tertinggi total eritrosit adalah 2,86x106 sel/mm3 pada perlakuan A (32oC) dan 2,92x106 sel/mm3 pada perlakuanB (34oC); total leukosit sebesar 10,86x104 sel/mm3 pada perlakuan A (32oC) dan 10,93x104 sel/mm3 pada perlakuan B (34oC); persentase hematokrit sebesar 41,7% pada perlakuan A (32oC) dan 44% pada perlakuan B (34oC).
format Article
id doaj-art-8f885c4df4c24f6ab32d9d7cb36244d4
institution DOAJ
issn 2301-7309
2528-0864
language English
publishDate 2019-04-01
publisher Department of Fish Health Management and Aquaculture, Universitas Airlangga
record_format Article
series Journal of Aquaculture and Fish Health
spelling doaj-art-8f885c4df4c24f6ab32d9d7cb36244d42025-08-20T02:54:35ZengDepartment of Fish Health Management and Aquaculture, Universitas AirlanggaJournal of Aquaculture and Fish Health2301-73092528-08642019-04-013136436620RESPON HEMATOLOGIS IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis) PADA SUHU MEDIA PEMELIHARAAN YANG BERBEDAReny Lidhia Widi Samsisko0Hari Suprapto1Setiawati Sigit2Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga, SurabayaDepartemen Manajemen Kesehatan Ikan dan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga, SurabayaProgram Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga, SurabayaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu media pemeliharaan yang berbeda terhadap respon hematologis ikan kerapu tikus (Cromileptes altivelis). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental yang terdiri dari tiga perlakuan yaitu, Kontrol (ikan dipelihara pada suhu ruangan 30oC), A (ikan dipelihara pada suhu 32oC) , dan B (ikan dipelihara pada suhu 34oC) dengan masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah ikan kerapu tikus (Cromileptes altivelis) yang berukuran  10-15 cm sebanyak 72 ekor, air laut, pellet, EDTA, aquades, larutan Hayem’s, dan larutan Turk’s. Ikan kerapu tikus pada perlakuan A (32oC) dan B (34oC) mengalami stres dibandingkan dengan ikan Kontrol (30oC) yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah hingga akhir pemeliharaan yaitu sebesar 80,7 mg/dL pada perlakuan A (32oC), 88 mg/dL pada perlakuan B (34oC). Nilai tertinggi total eritrosit adalah 2,86x106 sel/mm3 pada perlakuan A (32oC) dan 2,92x106 sel/mm3 pada perlakuanB (34oC); total leukosit sebesar 10,86x104 sel/mm3 pada perlakuan A (32oC) dan 10,93x104 sel/mm3 pada perlakuan B (34oC); persentase hematokrit sebesar 41,7% pada perlakuan A (32oC) dan 44% pada perlakuan B (34oC).https://e-journal.unair.ac.id/JAFH/article/view/13018Cromileptes altivelisglukosa daraheritrosithematokritleukosit
spellingShingle Reny Lidhia Widi Samsisko
Hari Suprapto
Setiawati Sigit
RESPON HEMATOLOGIS IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis) PADA SUHU MEDIA PEMELIHARAAN YANG BERBEDA
Journal of Aquaculture and Fish Health
Cromileptes altivelis
glukosa darah
eritrosit
hematokrit
leukosit
title RESPON HEMATOLOGIS IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis) PADA SUHU MEDIA PEMELIHARAAN YANG BERBEDA
title_full RESPON HEMATOLOGIS IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis) PADA SUHU MEDIA PEMELIHARAAN YANG BERBEDA
title_fullStr RESPON HEMATOLOGIS IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis) PADA SUHU MEDIA PEMELIHARAAN YANG BERBEDA
title_full_unstemmed RESPON HEMATOLOGIS IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis) PADA SUHU MEDIA PEMELIHARAAN YANG BERBEDA
title_short RESPON HEMATOLOGIS IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis) PADA SUHU MEDIA PEMELIHARAAN YANG BERBEDA
title_sort respon hematologis ikan kerapu tikus cromileptes altivelis pada suhu media pemeliharaan yang berbeda
topic Cromileptes altivelis
glukosa darah
eritrosit
hematokrit
leukosit
url https://e-journal.unair.ac.id/JAFH/article/view/13018
work_keys_str_mv AT renylidhiawidisamsisko responhematologisikankeraputikuscromileptesaltivelispadasuhumediapemeliharaanyangberbeda
AT harisuprapto responhematologisikankeraputikuscromileptesaltivelispadasuhumediapemeliharaanyangberbeda
AT setiawatisigit responhematologisikankeraputikuscromileptesaltivelispadasuhumediapemeliharaanyangberbeda