Karakteristik Parameter Kuat Geser Tanah pada Lereng Akibat Perubahan Kadar Air Tanah

Longsoran yang terjadi pada lereng diindikasikan disebabkan oleh peningkatan massa tanah akibat bertambahnya kadar air yang mengisi pori-pori tanah yang akan memengaruhi sifat-sifat tanah terutama kuat geser sebagai salah satu sifat mekanis tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Ghina Amalia, Utari Sriwijaya Minaka, Aprilianda Aprilianda
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Kristen Maranatha 2025-04-01
Series:Jurnal Teknik Sipil
Subjects:
Online Access:https://journal.maranatha.edu/index.php/jts/article/view/7509
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Longsoran yang terjadi pada lereng diindikasikan disebabkan oleh peningkatan massa tanah akibat bertambahnya kadar air yang mengisi pori-pori tanah yang akan memengaruhi sifat-sifat tanah terutama kuat geser sebagai salah satu sifat mekanis tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan kadar air tanah terhadap kuat geser tanah pada lereng. Penelitian menggunakan sampel tanah terganggu yang diambil pada pinggiran lereng di Ruas Jalan Manna-Pagaralam dan telah dikeringkan. Pengujian pemadatan dilakukan untuk mendapatkan nilai kadar air optimum (OWC) yang akan merepresentasikan nilai tengah dari variasi kadar air tanah pada sampel uji. Variasi sampel uji di antaranya OWC-20%OWC, OWC-10%OWC, OWC, OWC+10%OMC, dan OWC+20%OWC. Kuat geser tanah didapatkan dengan pengujian Direct Shear. Menurut standar USCS tanah diklasifikasikan sebagai tanah lempung berpasir. Hasil pengujian Direct shear didapatkan nilai kohesi (c) tertinggi pada variasi OWC atau pada variasi kadar air optimum yaitu 2,796 kPa.  Hal ini dikarenakan nilai kohesi terjadi pada bagian butiran halus yaitu lempung yang dipengaruhi oleh kandungan air antar butiran. Sedangkan nilai sudut geser dalam tertinggi didapatkan pada variasi OWC-10%OWC sebesar 32,15o hal ini dikarenakan nilai sudut geser dalam terjadi pada bagian butiran kasar yaitu butiran pasir dimana gesekan akan berkurang seiring dengan bertambahnya kandungan air yang mengisi pori-pori tanah.
ISSN:1411-9331
2549-7219