PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN GULA ENAU DAN KEMASANNYA DALAMRANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI ENAU DI KABUPATEN TANAH DATAR

Ikan merupakan salah satu komodi unggulan bidang pertanian di Nagari Tarung-tarung. Hampir setiap keluarga mempunyai kolam untuk budidaya ikan, dengan luas ± 2 ha/ keluarga dan panen rata-rata ± 2 ton/lahan. Selama ini masyarakat pembudidaya ikan Nagari Tarung-tarung menjual ikan dalam keadaan ment...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Dwi Evaliza, Nurwanita Ekasari Putri, Mislaini R
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas 2017-09-01
Series:Warta Pengabdian Andalas
Online Access:https://wartaandalas.lppm.unand.ac.id/index.php/jwa/article/view/100
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849725420131319808
author Dwi Evaliza
Nurwanita Ekasari Putri
Mislaini R
author_facet Dwi Evaliza
Nurwanita Ekasari Putri
Mislaini R
author_sort Dwi Evaliza
collection DOAJ
description Ikan merupakan salah satu komodi unggulan bidang pertanian di Nagari Tarung-tarung. Hampir setiap keluarga mempunyai kolam untuk budidaya ikan, dengan luas ± 2 ha/ keluarga dan panen rata-rata ± 2 ton/lahan. Selama ini masyarakat pembudidaya ikan Nagari Tarung-tarung menjual ikan dalam keadaan mentah (ikan segar). Dalam pemasaran hasil panen, hal yang menjadi masalah utama bagi masyarakat yaitu saat umur panen ikan sudah layak tetapi harga jual ikan di pasaran turun, hal yang pasti terjadi yaitu masyarakat mengalami kerugian, bahkan hasil panen tidak mampu menutupi biaya produksi. Salah satu upaya untuk membantu memecahkan masalah yang dialami oleh masyarakat pembudidaya ikan di Nagari Tarung-tarung Kecamatan Rao adalah memvariasikan penjualan ikan segar dengan ikan olahan. Sementara pada proses penyimpan menerapkan cara-cara pengemasan yang unik, modern, tahan lama, dan higienis sehingga konsumen tertarik dengan ikan asap dan ikan olahan tersebut. Tujuan yang hendak dicapai pada kegiatan KKN-PPM: 1) Memperoleh metode pengolahan ikan segar menjadi produk olahan ikan (bakso, naugget, dan kerupuk); 2) Memperoleh metode pengemasan produk olahan ikan yang unik, modern, tahan lama, dan higienis; 3) Memperoleh produk olahan ikan (bakso, naugget, dan kerupuk) dalam kemasan yang siap untuk dipasarkan sehingga masyarakat memperoleh keuntungan dan dapat meningkatkan pendapatannya; dan 4) Terbentuknya sentra produk olahan ikan (bakso, naugget, dan kerupuk) yang berkelanjutan. Metode kegiatan yang akan diterapkan, dapat ditempuh melalui pendekatan pada masyarakat pembudidaya ikan untuk menumbuhkan dan meningkatkan motivasi untuk pengembangan produk olahan ikan sehingga Program KKN-PPM yang akan diterapkan dapat diterima dengan baik. Kegiatan dilakukan dengan metode partisifatif dan aksi pada kelompok masyrakat sasaran. Jadi pelaksanaan program KKN-PPM dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat dan mahasiswa menjadi fasilitator. Metode yang akan dilakukan adalah penyuluhan, praktek pembuatan produk ikan olahan, penyuluhan, dan pendampingan. Kegiatan yang dilakukan meliputi: 1). Penerjunan mahasiswa ke lokasi KKN-PPM; 2). Lokakarya rencana program; 3). Penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan praktek pembuatan produk ikan olahan (bakso, nugget, dan kerupuk) pada kelompok sasaran; 4). Penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan praktek pengemasan produk ikan olahan pada kelompok sasaran. Kegiatan KKN-PPM ini diikuti oleh 30 orang mahasiswa yang berasal dari disiplin ilmu yang beragam. Kegiatan yang telah dilakukan adalah pembekalan, pelatihan, dan sosialisasi program kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa peserta KKN-PPM bersama-sama dengan kelompok mitra adalah kelompok pembudidaya ikan Sejahtera Bersama dan perangkat nagari Tarung-tarung. Hasil yang telah dicapai pada kegiatan ini yaitu masyarakat telah memperoleh metode pengolahan dan pengemasan produk olahan ikan. Dari hasil uji-t berpasangan, secara statistik ada perbedaan yang bermakna antara rata-rata soft skill mahasiswa sebelum dengan sudah pelaksanaan kegiatan KKN-PPM, dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.000 < 0,05 level of significant (α).
format Article
id doaj-art-8e6948a484284530b4b0cfd6f980a29f
institution DOAJ
issn 0854-655X
2797-1600
language Indonesian
publishDate 2017-09-01
publisher Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas
record_format Article
series Warta Pengabdian Andalas
spelling doaj-art-8e6948a484284530b4b0cfd6f980a29f2025-08-20T03:10:28ZindLembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas AndalasWarta Pengabdian Andalas0854-655X2797-16002017-09-01243PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN GULA ENAU DAN KEMASANNYA DALAMRANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI ENAU DI KABUPATEN TANAH DATARDwi Evaliza0Nurwanita Ekasari Putri1Mislaini R2Universitas AndalasUniversitas AndalasUniversitas Andalas Ikan merupakan salah satu komodi unggulan bidang pertanian di Nagari Tarung-tarung. Hampir setiap keluarga mempunyai kolam untuk budidaya ikan, dengan luas ± 2 ha/ keluarga dan panen rata-rata ± 2 ton/lahan. Selama ini masyarakat pembudidaya ikan Nagari Tarung-tarung menjual ikan dalam keadaan mentah (ikan segar). Dalam pemasaran hasil panen, hal yang menjadi masalah utama bagi masyarakat yaitu saat umur panen ikan sudah layak tetapi harga jual ikan di pasaran turun, hal yang pasti terjadi yaitu masyarakat mengalami kerugian, bahkan hasil panen tidak mampu menutupi biaya produksi. Salah satu upaya untuk membantu memecahkan masalah yang dialami oleh masyarakat pembudidaya ikan di Nagari Tarung-tarung Kecamatan Rao adalah memvariasikan penjualan ikan segar dengan ikan olahan. Sementara pada proses penyimpan menerapkan cara-cara pengemasan yang unik, modern, tahan lama, dan higienis sehingga konsumen tertarik dengan ikan asap dan ikan olahan tersebut. Tujuan yang hendak dicapai pada kegiatan KKN-PPM: 1) Memperoleh metode pengolahan ikan segar menjadi produk olahan ikan (bakso, naugget, dan kerupuk); 2) Memperoleh metode pengemasan produk olahan ikan yang unik, modern, tahan lama, dan higienis; 3) Memperoleh produk olahan ikan (bakso, naugget, dan kerupuk) dalam kemasan yang siap untuk dipasarkan sehingga masyarakat memperoleh keuntungan dan dapat meningkatkan pendapatannya; dan 4) Terbentuknya sentra produk olahan ikan (bakso, naugget, dan kerupuk) yang berkelanjutan. Metode kegiatan yang akan diterapkan, dapat ditempuh melalui pendekatan pada masyarakat pembudidaya ikan untuk menumbuhkan dan meningkatkan motivasi untuk pengembangan produk olahan ikan sehingga Program KKN-PPM yang akan diterapkan dapat diterima dengan baik. Kegiatan dilakukan dengan metode partisifatif dan aksi pada kelompok masyrakat sasaran. Jadi pelaksanaan program KKN-PPM dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat dan mahasiswa menjadi fasilitator. Metode yang akan dilakukan adalah penyuluhan, praktek pembuatan produk ikan olahan, penyuluhan, dan pendampingan. Kegiatan yang dilakukan meliputi: 1). Penerjunan mahasiswa ke lokasi KKN-PPM; 2). Lokakarya rencana program; 3). Penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan praktek pembuatan produk ikan olahan (bakso, nugget, dan kerupuk) pada kelompok sasaran; 4). Penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan praktek pengemasan produk ikan olahan pada kelompok sasaran. Kegiatan KKN-PPM ini diikuti oleh 30 orang mahasiswa yang berasal dari disiplin ilmu yang beragam. Kegiatan yang telah dilakukan adalah pembekalan, pelatihan, dan sosialisasi program kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa peserta KKN-PPM bersama-sama dengan kelompok mitra adalah kelompok pembudidaya ikan Sejahtera Bersama dan perangkat nagari Tarung-tarung. Hasil yang telah dicapai pada kegiatan ini yaitu masyarakat telah memperoleh metode pengolahan dan pengemasan produk olahan ikan. Dari hasil uji-t berpasangan, secara statistik ada perbedaan yang bermakna antara rata-rata soft skill mahasiswa sebelum dengan sudah pelaksanaan kegiatan KKN-PPM, dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.000 < 0,05 level of significant (α). https://wartaandalas.lppm.unand.ac.id/index.php/jwa/article/view/100
spellingShingle Dwi Evaliza
Nurwanita Ekasari Putri
Mislaini R
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN GULA ENAU DAN KEMASANNYA DALAMRANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI ENAU DI KABUPATEN TANAH DATAR
Warta Pengabdian Andalas
title PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN GULA ENAU DAN KEMASANNYA DALAMRANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI ENAU DI KABUPATEN TANAH DATAR
title_full PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN GULA ENAU DAN KEMASANNYA DALAMRANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI ENAU DI KABUPATEN TANAH DATAR
title_fullStr PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN GULA ENAU DAN KEMASANNYA DALAMRANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI ENAU DI KABUPATEN TANAH DATAR
title_full_unstemmed PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN GULA ENAU DAN KEMASANNYA DALAMRANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI ENAU DI KABUPATEN TANAH DATAR
title_short PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN GULA ENAU DAN KEMASANNYA DALAMRANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI ENAU DI KABUPATEN TANAH DATAR
title_sort peningkatan nilai tambah produk olahan gula enau dan kemasannya dalamrangka meningkatkan pendapatan petani enau di kabupaten tanah datar
url https://wartaandalas.lppm.unand.ac.id/index.php/jwa/article/view/100
work_keys_str_mv AT dwievaliza peningkatannilaitambahprodukolahangulaenaudankemasannyadalamrangkameningkatkanpendapatanpetanienaudikabupatentanahdatar
AT nurwanitaekasariputri peningkatannilaitambahprodukolahangulaenaudankemasannyadalamrangkameningkatkanpendapatanpetanienaudikabupatentanahdatar
AT mislainir peningkatannilaitambahprodukolahangulaenaudankemasannyadalamrangkameningkatkanpendapatanpetanienaudikabupatentanahdatar