ANALISIS KEGAGALAN SOOTBLOWER TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DI PIPA BOILER

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut konsumsi listrik nasional saat ini masih terbilang mini, yaitu seperempat dari indikator negara maju di dunia. Dengan angka 956 per Kilowatt-hour (kWh) per kapita, konsumsi listrik Indonesia baru mencapai 23,9 persen dari konsumsi listrik ne...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Nurul Chandra Purnama, Haris Wahyudi
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Mercu Buana 2017-11-01
Series:Jurnal Teknik Mesin
Online Access:https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1968
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850282709559017472
author Nurul Chandra Purnama
Haris Wahyudi
author_facet Nurul Chandra Purnama
Haris Wahyudi
author_sort Nurul Chandra Purnama
collection DOAJ
description Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut konsumsi listrik nasional saat ini masih terbilang mini, yaitu seperempat dari indikator negara maju di dunia. Dengan angka 956 per Kilowatt-hour (kWh) per kapita, konsumsi listrik Indonesia baru mencapai 23,9 persen dari konsumsi listrik negara maju sebanyak 4 ribu kWh per kapita. Salah satu komponen utama pada sistem pembangkit adalah boiler. Uap hasil produksi Boiler ini digunakan untuk memutar turbine yang akan menggerakkan generator guna menghasilkan listrik. Sootblower merupakan peralatan penunjang pada boiler yang berfungsi untuk membersihkan jelaga. Oleh karena itu peranan sootblower sangat penting dalam menjaga effisiensi boiler. Tujuan dari dilakukan analisis ini adalah mampu mengidentifikasi penurunan perpindahan panas yang terjadi pada pipa boiler, mengidentifikasi faktor penyebab kegagalan pada Sootblower, mengurangi energi yang terbuang akibat pengoperasian Sootblower. Metode penelitian untuk melakukan pelaksanaan analisis sootblower ini terdiri atas berbagai bagian, antara lain: studi literatur, proses pengumpulan data, kemudian data diolah dan dilakukan analisis guna mengetahui penyebab kegagalan pada sootblower. Hasil dari analisis kegagalan pada sootblower ini didapatkan bahwa sootblower gagal beroperasi karena ada masalah pada lance tube yang sering bengkok sehingga mempengaruhi proses perpindahan panas di pipa boiler, oleh sebab itu di rekomendasikan untuk penggantian material lance tube dari carbon steel A105 dengan defleksi 1,1 m menjadi chrome moly (AISI 4130) dengan defleksi 1,05 cm  dan dilakukan perawatan sootblower lebih baik dan rutin lagi.
format Article
id doaj-art-8b18378e003a48a7825b488e449dfc87
institution OA Journals
issn 2089-7235
2549-2888
language Indonesian
publishDate 2017-11-01
publisher Universitas Mercu Buana
record_format Article
series Jurnal Teknik Mesin
spelling doaj-art-8b18378e003a48a7825b488e449dfc872025-08-20T01:47:54ZindUniversitas Mercu BuanaJurnal Teknik Mesin2089-72352549-28882017-11-016318719010.22441/jtm.v6i3.19681510ANALISIS KEGAGALAN SOOTBLOWER TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DI PIPA BOILERNurul Chandra Purnama0Haris WahyudiProgram Studi Teknik Mesin, FakultasTeknik, UniversitasMercu Buana JakartaKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut konsumsi listrik nasional saat ini masih terbilang mini, yaitu seperempat dari indikator negara maju di dunia. Dengan angka 956 per Kilowatt-hour (kWh) per kapita, konsumsi listrik Indonesia baru mencapai 23,9 persen dari konsumsi listrik negara maju sebanyak 4 ribu kWh per kapita. Salah satu komponen utama pada sistem pembangkit adalah boiler. Uap hasil produksi Boiler ini digunakan untuk memutar turbine yang akan menggerakkan generator guna menghasilkan listrik. Sootblower merupakan peralatan penunjang pada boiler yang berfungsi untuk membersihkan jelaga. Oleh karena itu peranan sootblower sangat penting dalam menjaga effisiensi boiler. Tujuan dari dilakukan analisis ini adalah mampu mengidentifikasi penurunan perpindahan panas yang terjadi pada pipa boiler, mengidentifikasi faktor penyebab kegagalan pada Sootblower, mengurangi energi yang terbuang akibat pengoperasian Sootblower. Metode penelitian untuk melakukan pelaksanaan analisis sootblower ini terdiri atas berbagai bagian, antara lain: studi literatur, proses pengumpulan data, kemudian data diolah dan dilakukan analisis guna mengetahui penyebab kegagalan pada sootblower. Hasil dari analisis kegagalan pada sootblower ini didapatkan bahwa sootblower gagal beroperasi karena ada masalah pada lance tube yang sering bengkok sehingga mempengaruhi proses perpindahan panas di pipa boiler, oleh sebab itu di rekomendasikan untuk penggantian material lance tube dari carbon steel A105 dengan defleksi 1,1 m menjadi chrome moly (AISI 4130) dengan defleksi 1,05 cm  dan dilakukan perawatan sootblower lebih baik dan rutin lagi.https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1968
spellingShingle Nurul Chandra Purnama
Haris Wahyudi
ANALISIS KEGAGALAN SOOTBLOWER TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DI PIPA BOILER
Jurnal Teknik Mesin
title ANALISIS KEGAGALAN SOOTBLOWER TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DI PIPA BOILER
title_full ANALISIS KEGAGALAN SOOTBLOWER TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DI PIPA BOILER
title_fullStr ANALISIS KEGAGALAN SOOTBLOWER TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DI PIPA BOILER
title_full_unstemmed ANALISIS KEGAGALAN SOOTBLOWER TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DI PIPA BOILER
title_short ANALISIS KEGAGALAN SOOTBLOWER TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DI PIPA BOILER
title_sort analisis kegagalan sootblower terhadap perpindahan panas di pipa boiler
url https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jtm/article/view/1968
work_keys_str_mv AT nurulchandrapurnama analisiskegagalansootblowerterhadapperpindahanpanasdipipaboiler
AT hariswahyudi analisiskegagalansootblowerterhadapperpindahanpanasdipipaboiler