Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Seftriakson terhadap Kesembuhan Pasien Anak dengan Infeksi Saluran Kemih dan Pola Sebaran Bakteri

Latar belakang. Pemberian antibiotik yang rasional untuk infeksi saluran kemih (ISK) mendukung proses kesembuhan, mencegah komplikasi, dan mencegah resistensi antibiotik. Tujuan. Mengevaluasi penggunaan antibiotik dengan alur Gyssens, menilai kesembuhan subjek yang diberi antibiotik sesuai Pedoman P...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Dewi Andini Putri, Mulya Rahma Karyanti, Taralan Tambunan, Pramita Gayatri, Evita Karianni Bermanshah
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia 2025-02-01
Series:Sari Pediatri
Subjects:
Online Access:https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/view/2619
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Latar belakang. Pemberian antibiotik yang rasional untuk infeksi saluran kemih (ISK) mendukung proses kesembuhan, mencegah komplikasi, dan mencegah resistensi antibiotik. Tujuan. Mengevaluasi penggunaan antibiotik dengan alur Gyssens, menilai kesembuhan subjek yang diberi antibiotik sesuai Pedoman Penggunaan Antibiotik (PPAB), dan mengetahui faktor-faktor risiko yang memengaruhi kesembuhan ISK. Metode. Penelitian deskriptif dengan desain potong lintang yang dilakukan secara retrospektif pada pasien anak dengan ISK yang dirawat di RSCM. Hasil. Alur Gyssens menunjukkan antibiotik diberikan rasional pada 53% pasien. Etiologi bakteri pada ISK tersering adalah Escherichia coli, Enterococcus faecalis, dan Klebsiella pneumonia. Kesembuhan ISK berhubungan dengan pemberian antibiotik sesuai rekomendasi PPAB dibandingkan dengan pasien yang diberikan antibiotik lain (88% vs 74%, p = 0,05). Faktor risiko yang terbukti memengaruhi kesembuhan ISK adalah jenis kelamin laki-laki (p=0,04, adjusted OR 2,1 (IK 95% 1,03-4,30)) dan kondisi pasien tanpa komorbiditas (p<0,01, adjusted OR 5,7 (IK 95% 1,64-20,05)). Kesimpulan. Terapi sesuai PPAB memberikan angka kesembuhan yang lebih tinggi dibanding terapi antibiotik lain.
ISSN:0854-7823
2338-5030