KORUPSI SUMBER DAYA ALAM, KETERLIBATAN KORPORASI, DAN DAMPAKNYA TERHADAP HAK ASASI MANUSIA

Aktivitas korporasi secara signifikan telah mampu mempunyai pengaruh dan  dampak besar terhadap hak asasi manusia (HAM). Kelangkaan minyak  goreng kemasan yang terjadi pada 2022 akibat izin ekspor minyak mentah sawit (crude palm oil)  memiliki hubungannya dengan tata kelola pangan (food governance)...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Andi Muttaqien
Format: Article
Language:English
Published: UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin 2025-01-01
Series:Al-Adl
Subjects:
Online Access:https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/aldli/article/view/16614
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850253728688373760
author Andi Muttaqien
author_facet Andi Muttaqien
author_sort Andi Muttaqien
collection DOAJ
description Aktivitas korporasi secara signifikan telah mampu mempunyai pengaruh dan  dampak besar terhadap hak asasi manusia (HAM). Kelangkaan minyak  goreng kemasan yang terjadi pada 2022 akibat izin ekspor minyak mentah sawit (crude palm oil)  memiliki hubungannya dengan tata kelola pangan (food governance) yang gagal  mengatur korporasi  (regulating corporation). Kegagalan ini termanifestasikan melalui dominasi dan hegemoni korporasi  dalam tata kelola yang berdampak pada ketahanan pangan kolektif (collective food security)  atau kedaulatan pangan (food sovereignty). Negara kini semakin tidak mampu menanggapi realitas HAM di lapangan. Tata kelola pangan mencakup tindakan pengambilan keputusan, penetapan peraturan, dan penggunaan wewenang terkait dengan pangan. Tulisan ini membahas bagaimana praktik tata kelola sawit membuka peluang penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi sumber daya alam. Kemudian lebih jauh juga melihat bagaimana dampak Hak Asasi Manusia dari keterlibatan korporasi dalam kasus korupsi izin ekspor CPO, dengan merujuk Korupsi sumber daya alam bermula dari fasilitas ekspor komoditas minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan produk turunannya. Korupsi sumber daya alam ini melibatkan tiga korporasi yang mendominasi tata kelola sawit di Indonesia. Korupsi ekspor CPO merefleksikan korupsi sebagai bagian dari fenomena politik yang memperlihatkan  bekerjanya kekuasaan  terhadap distribusi sumber daya dengan melibatkan korporasi. Kasus korupsi sumber daya alam ini menghambat aksesibilitas minyak goreng yang telah menjadi kepentingan umum,  maka minyak goreng semestinya dikategorikan sebagai barang publik (common good). .
format Article
id doaj-art-8aae542691c54b88b2221614984d2c00
institution OA Journals
issn 1979-4940
2477-0124
language English
publishDate 2025-01-01
publisher UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
record_format Article
series Al-Adl
spelling doaj-art-8aae542691c54b88b2221614984d2c002025-08-20T01:57:19ZengUPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari BanjarmasinAl-Adl1979-49402477-01242025-01-011719311010.31602/al-adl.v17i1.166146595KORUPSI SUMBER DAYA ALAM, KETERLIBATAN KORPORASI, DAN DAMPAKNYA TERHADAP HAK ASASI MANUSIAAndi Muttaqien0Universitas Indonesia magister studentAktivitas korporasi secara signifikan telah mampu mempunyai pengaruh dan  dampak besar terhadap hak asasi manusia (HAM). Kelangkaan minyak  goreng kemasan yang terjadi pada 2022 akibat izin ekspor minyak mentah sawit (crude palm oil)  memiliki hubungannya dengan tata kelola pangan (food governance) yang gagal  mengatur korporasi  (regulating corporation). Kegagalan ini termanifestasikan melalui dominasi dan hegemoni korporasi  dalam tata kelola yang berdampak pada ketahanan pangan kolektif (collective food security)  atau kedaulatan pangan (food sovereignty). Negara kini semakin tidak mampu menanggapi realitas HAM di lapangan. Tata kelola pangan mencakup tindakan pengambilan keputusan, penetapan peraturan, dan penggunaan wewenang terkait dengan pangan. Tulisan ini membahas bagaimana praktik tata kelola sawit membuka peluang penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi sumber daya alam. Kemudian lebih jauh juga melihat bagaimana dampak Hak Asasi Manusia dari keterlibatan korporasi dalam kasus korupsi izin ekspor CPO, dengan merujuk Korupsi sumber daya alam bermula dari fasilitas ekspor komoditas minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan produk turunannya. Korupsi sumber daya alam ini melibatkan tiga korporasi yang mendominasi tata kelola sawit di Indonesia. Korupsi ekspor CPO merefleksikan korupsi sebagai bagian dari fenomena politik yang memperlihatkan  bekerjanya kekuasaan  terhadap distribusi sumber daya dengan melibatkan korporasi. Kasus korupsi sumber daya alam ini menghambat aksesibilitas minyak goreng yang telah menjadi kepentingan umum,  maka minyak goreng semestinya dikategorikan sebagai barang publik (common good). .https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/aldli/article/view/16614bahan panganhak asasi manusiaminyak gorengkelapa sawitkorupsikelapa sawitsumber daya alam
spellingShingle Andi Muttaqien
KORUPSI SUMBER DAYA ALAM, KETERLIBATAN KORPORASI, DAN DAMPAKNYA TERHADAP HAK ASASI MANUSIA
Al-Adl
bahan pangan
hak asasi manusia
minyak goreng
kelapa sawit
korupsi
kelapa sawit
sumber daya alam
title KORUPSI SUMBER DAYA ALAM, KETERLIBATAN KORPORASI, DAN DAMPAKNYA TERHADAP HAK ASASI MANUSIA
title_full KORUPSI SUMBER DAYA ALAM, KETERLIBATAN KORPORASI, DAN DAMPAKNYA TERHADAP HAK ASASI MANUSIA
title_fullStr KORUPSI SUMBER DAYA ALAM, KETERLIBATAN KORPORASI, DAN DAMPAKNYA TERHADAP HAK ASASI MANUSIA
title_full_unstemmed KORUPSI SUMBER DAYA ALAM, KETERLIBATAN KORPORASI, DAN DAMPAKNYA TERHADAP HAK ASASI MANUSIA
title_short KORUPSI SUMBER DAYA ALAM, KETERLIBATAN KORPORASI, DAN DAMPAKNYA TERHADAP HAK ASASI MANUSIA
title_sort korupsi sumber daya alam keterlibatan korporasi dan dampaknya terhadap hak asasi manusia
topic bahan pangan
hak asasi manusia
minyak goreng
kelapa sawit
korupsi
kelapa sawit
sumber daya alam
url https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/aldli/article/view/16614
work_keys_str_mv AT andimuttaqien korupsisumberdayaalamketerlibatankorporasidandampaknyaterhadaphakasasimanusia