Studi Etnosains Transformasi Budaya Wiwitan dalam Konteks Sains Modern
. Salah satu bentuk budaya lokal yang mengandung kearifan ilmiah adalah tradisi wiwitan yang terkait dengan ekologi, astronomi, dan pengelolaan alam yang masih relevan dengan konsep-konsep sains modern. Namun, tidak seluruh elemen masyarakat mengetahui mengenai tradisi wiwitan, terutama generasi mu...
Saved in:
| Main Authors: | , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Nusa Nipa
2025-06-01
|
| Series: | Spizaetus |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/589 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | . Salah satu bentuk budaya lokal yang mengandung kearifan ilmiah adalah tradisi wiwitan yang terkait dengan ekologi, astronomi, dan pengelolaan alam yang masih relevan dengan konsep-konsep sains modern. Namun, tidak seluruh elemen masyarakat mengetahui mengenai tradisi wiwitan, terutama generasi muda. Tradisi wiwitan yang merupakan kearifan lokal merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan salah satunya melalui pendekatan etnosains. Tradisi wiwitan mengalami transformasi seiring dengan globalisasi. Kajian transformasi budaya wiwitan dalam konteks sains modern belum pernah diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi budaya wiwitan dalam konteks ilmu pengetahuan modern, dengan menggunakan pendekatan etnosains. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif menggunakan teknik wawancara dengan petani yang memiliki pengetahuan tentang tradisi wiwitan. Analisis data menggunakan teknik mengelompokkan, mendeskripsikan, mengklasifikasikan, serta menafsirkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa studi etnosains pada tradisi wiwitan terdapat pada macam tumbuhan sesajen berkaitan dengan biodiversitas, pelaksanaan sebelum waktu panen berkaitan dengan siklus alam dan astronomi, nilai yang terkandung dalam tradisi berkaitan dengan pertanian berkelanjutan. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi pengetahuan lokal dalam konteks sains modern untuk mempertahankan kearifan lokal dan memperkaya ilmu pengetahuan. Penelitian ini diharapkan berlanjut pada kajian etnosains kearifan lokal lainnya.
|
|---|---|
| ISSN: | 2716-151X 2722-869X |