Perbandingan Algoritma AES128 dengan SHA256 dalam Kecepatan Enkripsi Pengiriman Data

Internet of Things bekerja untuk menyediakan berbagai layanan yang menghubungkan sensor dengan aktuator. Pada masa sekarang, layanan IoT telah banyak digunakan diberbagai bidang. Dengan pertumbuhan eksponensial IoT menyebabkan meningkatnya masalah ancaman keamanan. Untuk memastikan keamanan data ter...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Rina Setiani, Eldiva Tegar Imananda, Wahyu Enggar Wicaksono, Muhammad Aziz Baihaqi, Jeki Kuswanto
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Dian Nuswantoro, Fakultas Ilmu Komputer 2024-07-01
Series:JOINS (Journal of Information System)
Online Access:https://publikasi.dinus.ac.id/index.php/joins/article/view/8800
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Internet of Things bekerja untuk menyediakan berbagai layanan yang menghubungkan sensor dengan aktuator. Pada masa sekarang, layanan IoT telah banyak digunakan diberbagai bidang. Dengan pertumbuhan eksponensial IoT menyebabkan meningkatnya masalah ancaman keamanan. Untuk memastikan keamanan data tersebut, diperlukan algoritma untuk mengenkripsi data. Algoritma yang paling umum dalam melakukan enkripsi adalah Advanced Encryption Standard (AES)[4]. AES adalah salah satu metode yang digunakan untuk mencapai privasi dan kerahasiaan data yang ditransfer melalui berbagai jaringan komputer. Selain AES, terdapat pula SHA256 sebagai algoritma enkripsi. Dalam implementasinya algoritma SHA256 digunakan untuk integritas data dan otentikasi pesan. Metode yang digunakan dalam meneliti perbandingan enkripsi menggunakan algoritma AES (Advanced Encryption Standard) dengan SHA-256 (Secure Hash Algorithm 256-bit), dapat mengadopsi model NDLC (Network Development Life Cycle). Baik AES maupun SHA-256 adalah algoritma yang kuat dan mapan untuk enkripsi data, dan kecepatan keduanya hampir sama dengan perbedaan yang kecil dalam ukuran milisekon.
ISSN:2528-0228
2528-0236