Exploration of Heavy Metal Tolerant Bacteria From Rhizosphere Soil of Tana Toraja's Bamboo
Tana Toraja memiliki keragaman bambu yang amat tinggi. Tanaman bambu memiliki peran penting dalam aspek bioenergy dan pengelolaan lingkungan. Beberapa penelitian telah mengungkap bambu sebagai agen fitoremediasi tanah tercemar logam berat. Daerah rizosfer bambu telah diketahui pula sebagai tempat y...
Saved in:
| Main Author: | |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
2022-08-01
|
| Series: | Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ejournal.unwmataram.ac.id/index.php/JIPS/article/view/1051 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850097609274818560 |
|---|---|
| author | Widiastini Arifuddin |
| author_facet | Widiastini Arifuddin |
| author_sort | Widiastini Arifuddin |
| collection | DOAJ |
| description |
Tana Toraja memiliki keragaman bambu yang amat tinggi. Tanaman bambu memiliki peran penting dalam aspek bioenergy dan pengelolaan lingkungan. Beberapa penelitian telah mengungkap bambu sebagai agen fitoremediasi tanah tercemar logam berat. Daerah rizosfer bambu telah diketahui pula sebagai tempat yang ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme potensial. Dalam penelitian ini digunakan lima isolat bakteri yang berasal dari lima jenis rizosfer bambu berbeda, yang diberi kode Htl.2, Hpr.6, Hk.1, hh.5 dan Hb.1. Selain itu digunakan pula tiga jenis logam berat berbeda yaitu merkuri (Hg), timbal (Pb) dan kromium (Cr), konsentrasi yang digunakan adalah 5 ppm dan 10 ppm. Kemampuan adaptasi isolat bakteri terhadap masing-masing logam berat diamati berdasarkan zona bening yang terbentuk di sekitar cawan petri. Berdasarkan hasil pengujian, isolat Htl2, Hpr.6 dan Hb.1 membentuk zona bening terluas pada media yang mengandung logam Hg. Isolat Hh.5, Hpr.6 dan Hk.1 membentuk zona bening terluas pada logam Pb, sedangkan untuk logam Cr isolat yang menunjukkan respon terbaik adalah Hb.1, Hh.5 dan Hpr.6. Hasil pengamatan morfologi diketahui bahwa dari kelima isolat bakteri terdapat empat isolat tergolong sebagai bakteri Gram negatif, dan satu isolat merupakan bakteri Gram positif. Hasil penelitian ini merupakan studi awal untuk menentukan bakteri prespektif digunakan dalam rehabilitasi tanah tercemar logam berat.
|
| format | Article |
| id | doaj-art-883f156dbb7e49b89a442da13ca06cb2 |
| institution | DOAJ |
| issn | 2721-9119 |
| language | English |
| publishDate | 2022-08-01 |
| publisher | Universitas Nahdlatul Wathan Mataram |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains |
| spelling | doaj-art-883f156dbb7e49b89a442da13ca06cb22025-08-20T02:40:55ZengUniversitas Nahdlatul Wathan MataramJurnal Inovasi Pendidikan dan Sains2721-91192022-08-013210.51673/jips.v3i2.1051Exploration of Heavy Metal Tolerant Bacteria From Rhizosphere Soil of Tana Toraja's BambooWidiastini Arifuddin Tana Toraja memiliki keragaman bambu yang amat tinggi. Tanaman bambu memiliki peran penting dalam aspek bioenergy dan pengelolaan lingkungan. Beberapa penelitian telah mengungkap bambu sebagai agen fitoremediasi tanah tercemar logam berat. Daerah rizosfer bambu telah diketahui pula sebagai tempat yang ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme potensial. Dalam penelitian ini digunakan lima isolat bakteri yang berasal dari lima jenis rizosfer bambu berbeda, yang diberi kode Htl.2, Hpr.6, Hk.1, hh.5 dan Hb.1. Selain itu digunakan pula tiga jenis logam berat berbeda yaitu merkuri (Hg), timbal (Pb) dan kromium (Cr), konsentrasi yang digunakan adalah 5 ppm dan 10 ppm. Kemampuan adaptasi isolat bakteri terhadap masing-masing logam berat diamati berdasarkan zona bening yang terbentuk di sekitar cawan petri. Berdasarkan hasil pengujian, isolat Htl2, Hpr.6 dan Hb.1 membentuk zona bening terluas pada media yang mengandung logam Hg. Isolat Hh.5, Hpr.6 dan Hk.1 membentuk zona bening terluas pada logam Pb, sedangkan untuk logam Cr isolat yang menunjukkan respon terbaik adalah Hb.1, Hh.5 dan Hpr.6. Hasil pengamatan morfologi diketahui bahwa dari kelima isolat bakteri terdapat empat isolat tergolong sebagai bakteri Gram negatif, dan satu isolat merupakan bakteri Gram positif. Hasil penelitian ini merupakan studi awal untuk menentukan bakteri prespektif digunakan dalam rehabilitasi tanah tercemar logam berat. https://ejournal.unwmataram.ac.id/index.php/JIPS/article/view/1051Bambu, isolat bakteri rizosfer, logam berat |
| spellingShingle | Widiastini Arifuddin Exploration of Heavy Metal Tolerant Bacteria From Rhizosphere Soil of Tana Toraja's Bamboo Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Bambu, isolat bakteri rizosfer, logam berat |
| title | Exploration of Heavy Metal Tolerant Bacteria From Rhizosphere Soil of Tana Toraja's Bamboo |
| title_full | Exploration of Heavy Metal Tolerant Bacteria From Rhizosphere Soil of Tana Toraja's Bamboo |
| title_fullStr | Exploration of Heavy Metal Tolerant Bacteria From Rhizosphere Soil of Tana Toraja's Bamboo |
| title_full_unstemmed | Exploration of Heavy Metal Tolerant Bacteria From Rhizosphere Soil of Tana Toraja's Bamboo |
| title_short | Exploration of Heavy Metal Tolerant Bacteria From Rhizosphere Soil of Tana Toraja's Bamboo |
| title_sort | exploration of heavy metal tolerant bacteria from rhizosphere soil of tana toraja s bamboo |
| topic | Bambu, isolat bakteri rizosfer, logam berat |
| url | https://ejournal.unwmataram.ac.id/index.php/JIPS/article/view/1051 |
| work_keys_str_mv | AT widiastiniarifuddin explorationofheavymetaltolerantbacteriafromrhizospheresoiloftanatorajasbamboo |