Integrasi Nilai Pendidikan Sosial-Budaya Berorientasi Keislaman dalam Mata Kuliah Pendidikan Bahasa Indonesia
Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) merupakan mata kuliah yang wajib dipelajari oleh semua mahasiswa. Muatan utama dalam pembelajarannya ialah kaidah kebahasaan dan pemanfaatannya dalam menulis karya ilmiah. Seharusnya dapat diintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran PBI karena bahasa san...
Saved in:
| Main Authors: | , , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
STAIN Ponorogo
2020-12-01
|
| Series: | Ibriez: Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ibriez.iainponorogo.ac.id/index.php/ibriez/article/view/120 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) merupakan mata kuliah yang wajib dipelajari oleh semua mahasiswa. Muatan utama dalam pembelajarannya ialah kaidah kebahasaan dan pemanfaatannya dalam menulis karya ilmiah. Seharusnya dapat diintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran PBI karena bahasa sangat erat kaitannya dengan agama. Perlu dilakukan upaya strategis untuk mengintegrasikan berbagai kajian multidisipliner dalam PBI, di antaranya kajian agama. Hal tersebut dilakukan untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap kajian bahasa. Metode penelitian yang digunakan ialah analisis konten terhadap rancangan pembelajaran semester dan materi dari mata kuliah PBI. Selain itu, dilakukan Focus Grup Discussion (FGD) untuk melihat kemungkinan proses integrasi antara nilai keislaman, sosial- budaya, dan bahasa. FGD melibatkan pakar sosial-budaya, pakar agama Islam, dan pakar bahasa. Berdasarkan hasil analisis konten didapatkan bahwa materi PBI berpotensi untuk diintegrasikan dengan nilai pendidikan dari disiplin ilmu lainnya. Hasil analisis konten disampaikan dalam FGD dan menghasilkan bahwa PBI dapat dijadikan alternatif solusi untuk menyelesaikan permasalahan sosial dengan memahami bahasa secara komprehensif. Pembahasan yang komprehensif antara bahasa, keislaman, dan sosial-budaya dapat memunculkan serta mengembangkan karakter religius-bahasa. Orang yang memiliki religiositas baik akan ditampakkan dalam caranya berbahasa. Dengan demikian, pengintegrasian dapat memperkaya pembahasan dan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa berkaitan dengan bahasa. |
|---|---|
| ISSN: | 2548-3447 2548-4176 |