Analisis Sekuensing Nucleotida pada Mutasi Gen MTHFR C677T pada Kondisi Premature Cardio Infarction

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miokard infark prematur yang terjadi karena homocystein disebabkan oleh adanya mutasi gen C677T MTHFR. Sampel darah diambil dari pasien dengan keadaan intermediate hyperhomocystein) sebanyak 14 orang; dua diantaranya hyperhomocystin obligat. Pengukuran DNA T...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Muizzuddin Muizzuddin, Tinny Endang H., I Ketut Muliartha, Liliek Sulistyowati, Djanggan Sargowo
Format: Article
Language:English
Published: University of Brawijaya 2012-12-01
Series:Journal of Experimental Life Science
Subjects:
Online Access:https://jels.ub.ac.id/index.php/jels/article/view/158
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miokard infark prematur yang terjadi karena homocystein disebabkan oleh adanya mutasi gen C677T MTHFR. Sampel darah diambil dari pasien dengan keadaan intermediate hyperhomocystein) sebanyak 14 orang; dua diantaranya hyperhomocystin obligat. Pengukuran DNA Total menggunakan spektrofotometer 260 nm dan 280 nm dan visualisasi menggunakan elektroforesis gel agarosa. DNA mutan gen MTHFR diamplifikasi dengan PCR dan gen MTHFR (C677T) diisolasi menggunakan primer yang dirancang menggunakan Fast PCR. Gen mutan MTHFR (C677T) diamplifikasi dan visualisasi melalui Automated Sequencer Analyzer dengan pembanding gen CBS exon 3, 7, dan 8 normal, serta data sekuens Gene Bank OMIM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinasi konstruksi primer untuk lokus mutasi C677T semakin mudah ditetapkan. Sehingga membuka peluang untuk menggali informasi baru mengenai protein patologis pada pasien miokard infark prematur. Molekul polipeptida yang ditemukan memiliki sekuens GRLQLRSGPGEAHPK *VW*LL*HLCGRLPQRPPRSREL*G*PEALEGEGVCGSR FHHHAAFL*G dengan berat molekul 1.6 kda. Pencandraan molekul tersebut dengan NOC memiliki motif Glycosaminoglycan site dan N-Myristolation site, diduga dapat mempercepat proses atherosclerosis dan atherothrombosis.
ISSN:2087-2852
2338-1655