PELATIHAN BUDIDAYA SIRIH HUTAN DAN PENGOLAHANNYA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN INSEKTISIDA BOTANI DI NAGARI SIKABU BUKIK KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Pelaksanaan kegiatan di Bumnag Sehati dan Saiyo Sakato terkait pelatihan dan budidaya pascapanen tumbuhan sirih hutan (Piper aduncum) sebagai bahan baku insektisida botani. Kegiatan ini melibatkan sosialisasi kepada petani tentang potensi ekonomi tumbuhan sirih hutan dan teknik budidaya serta penge...
Saved in:
| Main Authors: | , , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas
2024-09-01
|
| Series: | Jurnal Hilirisasi IPTEKS |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://hilirisasi.lppm.unand.ac.id/index.php/hilirisasi/article/view/802 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Pelaksanaan kegiatan di Bumnag Sehati dan Saiyo Sakato terkait pelatihan dan budidaya pascapanen tumbuhan sirih hutan (Piper aduncum) sebagai bahan baku insektisida botani. Kegiatan ini melibatkan sosialisasi kepada petani tentang potensi ekonomi tumbuhan sirih hutan dan teknik budidaya serta pengelolaannya. Hasilnya, petani memahami nilai ekonomi dan cara pengelolaan tumbuhan tersebut, meningkatkan pengetahuan mereka dan membuka peluang peningkatan pendapatan melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Rekomendasi yang diberikan mencakup pemanfaatan optimal tumbuhan sirih hutan, pengembangan produk baru, pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, serta penguatan kerjasama dengan berbagai pihak. Tujuan kegiatan yaitu memberikan pemahaman mendalam tentang teknik budidaya sirih hutan serta pascapanen untuk pembuatan insektisida botani. Melatih peserta dalam proses budidaya, panen, dan pemrosesan sirih hutan secara efektif untuk menghasilkan bahan baku yang berkualitas. Memperkenalkan teknologi terbaru dalam budidaya dan pemrosesan sirih hutan untuk meningkatkan efisiensi dan hasil. Menyediakan alternatif ramah lingkungan untuk pengendalian hama melalui insektisida botani berbasis sirih hutan. Untuk metode kegiatan yang digunakan yaitu penyampaian materi mengenai teori budidaya sirih hutan, proses pascapanen, dan pembuatan insektisida botani melalui sesi ceramah. Hasil dari kegiatan ini yaitu peserta memperoleh keterampilan praktis dalam budidaya sirih hutan dan proses pembuatan insektisida botani. Peserta memahami pentingnya sirih hutan dalam pembuatan insektisida dan cara optimal untuk mengolahnya. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari kegiatan ini yaitu penggunaan sirih hutan sebagai bahan baku insektisida botani memberikan alternatif ramah lingkungan untuk pengendalian hama. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk pengembangan teknik budidaya, serta penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas dan penerimaan pasar untuk insektisida botani berbasis sirih hutan.
|
|---|---|
| ISSN: | 2621-7198 |