Penilaian Status dan Risiko Ekologi Cemaran Logam Berat di Lahan Pertanian Kota Malang, Provinsi Jawa Timur

Akumulasi logam berat pada tanah memberikan dampak yang besar bagi lingkungan seperti dapat mengganggu keseimbangan ekologi, mengurangi kesuburan tanah, mengubah kualitas fisikokimia tanah dan sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status logam berat pad...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Cicik Oktasari Handayani, Sukarjo Sukarjo, Hidayatuz Zu'amah, Triyani Dewi
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Diponegoro University 2023-12-01
Series:Jurnal Ilmu Lingkungan
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/50645
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849713962797498368
author Cicik Oktasari Handayani
Sukarjo Sukarjo
Hidayatuz Zu'amah
Triyani Dewi
author_facet Cicik Oktasari Handayani
Sukarjo Sukarjo
Hidayatuz Zu'amah
Triyani Dewi
author_sort Cicik Oktasari Handayani
collection DOAJ
description Akumulasi logam berat pada tanah memberikan dampak yang besar bagi lingkungan seperti dapat mengganggu keseimbangan ekologi, mengurangi kesuburan tanah, mengubah kualitas fisikokimia tanah dan sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status logam berat pada tanah dan kemungkinan terjadinya dampak ekologi yang tidak diinginkan pada lingkungan akibat adanya cemaran logam berat pada lahan pertanian Kapaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode survey pengambilan contoh tanah dengan jumlah titik lokasi pengambilan contoh tanah sebanyak 123 titik. Analisis yang dilakukan antara lain analisis spasial, geoaccumulation index (I-Geo), polltuion index (PI), the Nemerow integrated pollution index (NIPI), dan potential ecological risk index (RI). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa logam Pb, Cd, Co, Ni, Cr, Cu, Mn, Zn dan As terdeteksi hampir di semua lokasi pengambilan contoh tanah pada lahan pertanian Kota Malang. Hasil analisis geoaccumulation index (I-geo), pollution index (PI), the Nemerow integrated pollution index (NIPI)  dan potential ecological risk index (RI) menunjukkan hasil yang selaras bahwa logam Cd merupakan sumber utama pencemaran logam berat di lahan pertanian Kota Malang dengan nilai pencemaran yang cukup tinggi sehingga juga memiliki dampak ekologis yang tinggi.
format Article
id doaj-art-7e278abdaabf4a01aab29a1a668052f7
institution DOAJ
issn 1829-8907
language Indonesian
publishDate 2023-12-01
publisher Diponegoro University
record_format Article
series Jurnal Ilmu Lingkungan
spelling doaj-art-7e278abdaabf4a01aab29a1a668052f72025-08-20T03:13:49ZindDiponegoro UniversityJurnal Ilmu Lingkungan1829-89072023-12-01221606810.14710/jil.22.1.60-6822976Penilaian Status dan Risiko Ekologi Cemaran Logam Berat di Lahan Pertanian Kota Malang, Provinsi Jawa TimurCicik Oktasari Handayani0Sukarjo Sukarjo1Hidayatuz Zu'amah2Triyani Dewi3Pusat Riset Hortikultura dan Perkebunan, Organisasi Riset Pertanian dan Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional, IndonesiaPusat Riset Hortikultura dan Perkebunan, Organisasi Riset Pertanian dan Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional, IndonesiaPusat Riset Hortikultura dan Perkebunan, Organisasi Riset Pertanian dan Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional, IndonesiaPusat Riset Hortikultura dan Perkebunan, Organisasi Riset Pertanian dan Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional, IndonesiaAkumulasi logam berat pada tanah memberikan dampak yang besar bagi lingkungan seperti dapat mengganggu keseimbangan ekologi, mengurangi kesuburan tanah, mengubah kualitas fisikokimia tanah dan sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status logam berat pada tanah dan kemungkinan terjadinya dampak ekologi yang tidak diinginkan pada lingkungan akibat adanya cemaran logam berat pada lahan pertanian Kapaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode survey pengambilan contoh tanah dengan jumlah titik lokasi pengambilan contoh tanah sebanyak 123 titik. Analisis yang dilakukan antara lain analisis spasial, geoaccumulation index (I-Geo), polltuion index (PI), the Nemerow integrated pollution index (NIPI), dan potential ecological risk index (RI). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa logam Pb, Cd, Co, Ni, Cr, Cu, Mn, Zn dan As terdeteksi hampir di semua lokasi pengambilan contoh tanah pada lahan pertanian Kota Malang. Hasil analisis geoaccumulation index (I-geo), pollution index (PI), the Nemerow integrated pollution index (NIPI)  dan potential ecological risk index (RI) menunjukkan hasil yang selaras bahwa logam Cd merupakan sumber utama pencemaran logam berat di lahan pertanian Kota Malang dengan nilai pencemaran yang cukup tinggi sehingga juga memiliki dampak ekologis yang tinggi.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/50645logam beratpertanianrisiko ekologitanah
spellingShingle Cicik Oktasari Handayani
Sukarjo Sukarjo
Hidayatuz Zu'amah
Triyani Dewi
Penilaian Status dan Risiko Ekologi Cemaran Logam Berat di Lahan Pertanian Kota Malang, Provinsi Jawa Timur
Jurnal Ilmu Lingkungan
logam berat
pertanian
risiko ekologi
tanah
title Penilaian Status dan Risiko Ekologi Cemaran Logam Berat di Lahan Pertanian Kota Malang, Provinsi Jawa Timur
title_full Penilaian Status dan Risiko Ekologi Cemaran Logam Berat di Lahan Pertanian Kota Malang, Provinsi Jawa Timur
title_fullStr Penilaian Status dan Risiko Ekologi Cemaran Logam Berat di Lahan Pertanian Kota Malang, Provinsi Jawa Timur
title_full_unstemmed Penilaian Status dan Risiko Ekologi Cemaran Logam Berat di Lahan Pertanian Kota Malang, Provinsi Jawa Timur
title_short Penilaian Status dan Risiko Ekologi Cemaran Logam Berat di Lahan Pertanian Kota Malang, Provinsi Jawa Timur
title_sort penilaian status dan risiko ekologi cemaran logam berat di lahan pertanian kota malang provinsi jawa timur
topic logam berat
pertanian
risiko ekologi
tanah
url https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/50645
work_keys_str_mv AT cicikoktasarihandayani penilaianstatusdanrisikoekologicemaranlogamberatdilahanpertaniankotamalangprovinsijawatimur
AT sukarjosukarjo penilaianstatusdanrisikoekologicemaranlogamberatdilahanpertaniankotamalangprovinsijawatimur
AT hidayatuzzuamah penilaianstatusdanrisikoekologicemaranlogamberatdilahanpertaniankotamalangprovinsijawatimur
AT triyanidewi penilaianstatusdanrisikoekologicemaranlogamberatdilahanpertaniankotamalangprovinsijawatimur