Pemanfaatan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis di Bahan Tanah Ultisol

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) merupakan salah satu komoditas pertanian yang populer di Indonesia. Tetapi, produksi jagung manis di Riau masih tergolong rendah, oleh sebab itu perlu adanya usaha ekstensifikasi pertanian dalam bentuk pengelolaan lahan marginal. Penelitian ini bertujuan un...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Andrian Perdana, Sidik Yunedi
Format: Article
Language:English
Published: Politeknik Negeri Jember 2025-03-01
Series:Agriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences
Subjects:
Online Access:https://agriprima.polije.ac.id/index.php/journal/article/view/667
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849687460975476736
author Andrian Perdana
Sidik Yunedi
author_facet Andrian Perdana
Sidik Yunedi
author_sort Andrian Perdana
collection DOAJ
description Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) merupakan salah satu komoditas pertanian yang populer di Indonesia. Tetapi, produksi jagung manis di Riau masih tergolong rendah, oleh sebab itu perlu adanya usaha ekstensifikasi pertanian dalam bentuk pengelolaan lahan marginal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) serta pengaruh utama kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis, dan mendapatkan perlakuan yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitan ini merupakan eksperimen faktorial 3×3 yang disusun menurut rancangan acak lengkap (RAL). Faktor I merupakan jenis biochar: B0 (tanpa biochar), B1 (biochar tempurung kelapa), dan B2 (biochar sekam padi). Faktor II merupakan dosis FMA: M0 (tanpa FMA), M1 (15 g per tanaman), dan M2 (30 g per tanaman). Data hasil analisis ragam diuji lanjut dengan uji DNMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar tidak dapat meningkatkan pertumbuhan jagung manis, seperti tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Namun, mampu meningkatkan hasil tanaman jagung manis, kecuali pada parameter jumlah baris biji per tongkol. Hasil terbaik yaitu pada perlakuan biochar tempurung kelapa. Pemberian FMA mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis pada setiap parameter pengamatan, kecuali jumlah baris biji per tongkol. Hasil terbaik yaitu pada perlakuan dosis FMA 30 g per tanaman. Pemberian biochar dan FMA belum menunjukkan adanya interaksi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis di tanah ultisol.
format Article
id doaj-art-7dfbaabb16e84986b7a42467f99dbdf3
institution DOAJ
issn 2549-2934
2549-2942
language English
publishDate 2025-03-01
publisher Politeknik Negeri Jember
record_format Article
series Agriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences
spelling doaj-art-7dfbaabb16e84986b7a42467f99dbdf32025-08-20T03:22:19ZengPoliteknik Negeri JemberAgriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences2549-29342549-29422025-03-019110.25047/agriprima.v9i1.667Pemanfaatan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis di Bahan Tanah UltisolAndrian Perdana0https://orcid.org/0009-0006-2058-3479Sidik Yunedi1Universitas RiauUniversitas Riau Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) merupakan salah satu komoditas pertanian yang populer di Indonesia. Tetapi, produksi jagung manis di Riau masih tergolong rendah, oleh sebab itu perlu adanya usaha ekstensifikasi pertanian dalam bentuk pengelolaan lahan marginal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) serta pengaruh utama kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis, dan mendapatkan perlakuan yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitan ini merupakan eksperimen faktorial 3×3 yang disusun menurut rancangan acak lengkap (RAL). Faktor I merupakan jenis biochar: B0 (tanpa biochar), B1 (biochar tempurung kelapa), dan B2 (biochar sekam padi). Faktor II merupakan dosis FMA: M0 (tanpa FMA), M1 (15 g per tanaman), dan M2 (30 g per tanaman). Data hasil analisis ragam diuji lanjut dengan uji DNMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar tidak dapat meningkatkan pertumbuhan jagung manis, seperti tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Namun, mampu meningkatkan hasil tanaman jagung manis, kecuali pada parameter jumlah baris biji per tongkol. Hasil terbaik yaitu pada perlakuan biochar tempurung kelapa. Pemberian FMA mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis pada setiap parameter pengamatan, kecuali jumlah baris biji per tongkol. Hasil terbaik yaitu pada perlakuan dosis FMA 30 g per tanaman. Pemberian biochar dan FMA belum menunjukkan adanya interaksi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis di tanah ultisol. https://agriprima.polije.ac.id/index.php/journal/article/view/667biocharFMAjagung manis
spellingShingle Andrian Perdana
Sidik Yunedi
Pemanfaatan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis di Bahan Tanah Ultisol
Agriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences
biochar
FMA
jagung manis
title Pemanfaatan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis di Bahan Tanah Ultisol
title_full Pemanfaatan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis di Bahan Tanah Ultisol
title_fullStr Pemanfaatan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis di Bahan Tanah Ultisol
title_full_unstemmed Pemanfaatan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis di Bahan Tanah Ultisol
title_short Pemanfaatan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis di Bahan Tanah Ultisol
title_sort pemanfaatan biochar dan fungi mikoriza arbuskular fma pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis di bahan tanah ultisol
topic biochar
FMA
jagung manis
url https://agriprima.polije.ac.id/index.php/journal/article/view/667
work_keys_str_mv AT andrianperdana pemanfaatanbiochardanfungimikorizaarbuskularfmapadapertumbuhandanhasiltanamanjagungmanisdibahantanahultisol
AT sidikyunedi pemanfaatanbiochardanfungimikorizaarbuskularfmapadapertumbuhandanhasiltanamanjagungmanisdibahantanahultisol