Perbedaan Kapasitas Vital Paru (KVP) pada Atlet Lari Sprint dan Atlet Renang

Kapasitasvital paru (KVP)  merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur nilai fungsi paru. Olahraga teratur dapat meningkatkan fungsi paru-paru, terutama dikalangan atlet, karena menyebabkan adaptasi sistem pernafasan berupa peningkatan konsumsi oksigen. Orang yang melakukan aktivitas olahr...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Advent Rio Pambudi, Binuko Amarseto, Diyono Diyono
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Akademi Fisioterapi Widya Husada Semarang 2025-07-01
Series:Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi
Subjects:
Online Access:https://jurnal-d3fis.uwhs.ac.id/index.php/akfis/article/view/437
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849387565678854144
author Advent Rio Pambudi
Binuko Amarseto
Diyono Diyono
author_facet Advent Rio Pambudi
Binuko Amarseto
Diyono Diyono
author_sort Advent Rio Pambudi
collection DOAJ
description Kapasitasvital paru (KVP)  merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur nilai fungsi paru. Olahraga teratur dapat meningkatkan fungsi paru-paru, terutama dikalangan atlet, karena menyebabkan adaptasi sistem pernafasan berupa peningkatan konsumsi oksigen. Orang yang melakukan aktivitas olahraga berbasis air seperti berenang diduga memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik dibandingkan mereka yang melakukan aktivitas olahraga darat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kapasitas vital paru pada atlet lari sprint dan atlet renang. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis komparatif menggunakan data nilai KVP dari pengukuran spironetri, dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 orang, yang terdiri dari 10 atlet renang, 10 atlet lari sprint, dan 10 orang kelompok kontrol yang tidak terlibat dalam program latihan rutin olahraga apapun. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, dimana sampel penelitian ditentukan dari kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian didapatkan rata-rata nilai KVP pada atlet lari renang sebesar 4655 ml, rata-rata nilai KVP atlet lari sprint sebesar 3698 ml, dan rata-rata nilai KVP kelompok kontrol sebesar 2908 ml. Selisih rata-rata nilai KVP atlet renang dan atlet lari sprint sebesar 957 ml. Hasil analisis statistik menggunakan uji T independent pada nilai KVP atlet renang dan atlet lari sprint didapatkan p (sig) < 0,05 (0,001 < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan nilai kapasitas vital paru pada atlet renang dan atlet lari sprint. Kesimpulan, terdapat perbedaan kapasitas vital paru pada atlet lari sprint dan atlet renang.
format Article
id doaj-art-7dfa7d6b148741e49af0f98f9971374e
institution Kabale University
issn 2548-8716
2599-2791
language Indonesian
publishDate 2025-07-01
publisher Akademi Fisioterapi Widya Husada Semarang
record_format Article
series Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi
spelling doaj-art-7dfa7d6b148741e49af0f98f9971374e2025-08-20T03:51:43ZindAkademi Fisioterapi Widya Husada SemarangJurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi2548-87162599-27912025-07-019228929410.33660/jfrwhs.v9i2.437437Perbedaan Kapasitas Vital Paru (KVP) pada Atlet Lari Sprint dan Atlet RenangAdvent Rio Pambudi0Binuko Amarseto1Diyono Diyono2Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan NasionalSTIKES NasionalSekolah Tinggi Ilmu Kesehatan NasionalKapasitasvital paru (KVP)  merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur nilai fungsi paru. Olahraga teratur dapat meningkatkan fungsi paru-paru, terutama dikalangan atlet, karena menyebabkan adaptasi sistem pernafasan berupa peningkatan konsumsi oksigen. Orang yang melakukan aktivitas olahraga berbasis air seperti berenang diduga memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik dibandingkan mereka yang melakukan aktivitas olahraga darat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kapasitas vital paru pada atlet lari sprint dan atlet renang. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis komparatif menggunakan data nilai KVP dari pengukuran spironetri, dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 orang, yang terdiri dari 10 atlet renang, 10 atlet lari sprint, dan 10 orang kelompok kontrol yang tidak terlibat dalam program latihan rutin olahraga apapun. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, dimana sampel penelitian ditentukan dari kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian didapatkan rata-rata nilai KVP pada atlet lari renang sebesar 4655 ml, rata-rata nilai KVP atlet lari sprint sebesar 3698 ml, dan rata-rata nilai KVP kelompok kontrol sebesar 2908 ml. Selisih rata-rata nilai KVP atlet renang dan atlet lari sprint sebesar 957 ml. Hasil analisis statistik menggunakan uji T independent pada nilai KVP atlet renang dan atlet lari sprint didapatkan p (sig) < 0,05 (0,001 < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan nilai kapasitas vital paru pada atlet renang dan atlet lari sprint. Kesimpulan, terdapat perbedaan kapasitas vital paru pada atlet lari sprint dan atlet renang.https://jurnal-d3fis.uwhs.ac.id/index.php/akfis/article/view/437lung vital capacityrunning sprint athleteswimming athletekvpkapasitas vital paru
spellingShingle Advent Rio Pambudi
Binuko Amarseto
Diyono Diyono
Perbedaan Kapasitas Vital Paru (KVP) pada Atlet Lari Sprint dan Atlet Renang
Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi
lung vital capacity
running sprint athlete
swimming athlete
kvp
kapasitas vital paru
title Perbedaan Kapasitas Vital Paru (KVP) pada Atlet Lari Sprint dan Atlet Renang
title_full Perbedaan Kapasitas Vital Paru (KVP) pada Atlet Lari Sprint dan Atlet Renang
title_fullStr Perbedaan Kapasitas Vital Paru (KVP) pada Atlet Lari Sprint dan Atlet Renang
title_full_unstemmed Perbedaan Kapasitas Vital Paru (KVP) pada Atlet Lari Sprint dan Atlet Renang
title_short Perbedaan Kapasitas Vital Paru (KVP) pada Atlet Lari Sprint dan Atlet Renang
title_sort perbedaan kapasitas vital paru kvp pada atlet lari sprint dan atlet renang
topic lung vital capacity
running sprint athlete
swimming athlete
kvp
kapasitas vital paru
url https://jurnal-d3fis.uwhs.ac.id/index.php/akfis/article/view/437
work_keys_str_mv AT adventriopambudi perbedaankapasitasvitalparukvppadaatletlarisprintdanatletrenang
AT binukoamarseto perbedaankapasitasvitalparukvppadaatletlarisprintdanatletrenang
AT diyonodiyono perbedaankapasitasvitalparukvppadaatletlarisprintdanatletrenang