Uji Kandungan Kafein dan Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) dengan Varian Waktu Fermentasi Menggunakan Bakteri Asam Laktat (Leuconostoc mesenteroides)

Kopi Arabika memiliki ciri kandungan kafein yang berkisar antara 1% hingga 2,47% dengan profil rasa tajamnya yang khas dan mengandung antioksidan. Bakteri Asam Laktat (BAL) merupakan salah satu mikroorganisme probiotik, pemanfaatan dengan proses fermentasi digunakan untuk alternatif metode untuk me...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Deviyan Ramadhan, Rasyidah Rasyidah, Ulfayani Mayasari
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Nusa Nipa 2024-10-01
Series:Spizaetus
Online Access:https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/422
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850034418058526720
author Deviyan Ramadhan
Rasyidah Rasyidah
Ulfayani Mayasari
author_facet Deviyan Ramadhan
Rasyidah Rasyidah
Ulfayani Mayasari
author_sort Deviyan Ramadhan
collection DOAJ
description Kopi Arabika memiliki ciri kandungan kafein yang berkisar antara 1% hingga 2,47% dengan profil rasa tajamnya yang khas dan mengandung antioksidan. Bakteri Asam Laktat (BAL) merupakan salah satu mikroorganisme probiotik, pemanfaatan dengan proses fermentasi digunakan untuk alternatif metode untuk mengatasi sebagian permasalahan kelebihan zat kafein pada kopi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memastikan sejauh mana durasi fermentasi berdampak pada kadar kafein dan antioksidan dalam produk akhir. Cara yang digunakan adalah dengan menyiapkan inokulum BAL, memfermentasi kopi arabika selama 24 jam, 48 jam, 72 jam, memeriksa kandungan kafein dan memeriksa antioksidan. Nilai dari hasil uji kadar kafein dan antioksidan disajikan secara deskriptif kualitatif. Kandungan kafein biji kopi arabika yang difermentasi selama 48 jam adalah 17,7228 mg/g yang merupakan hasil terbaik. Nilai serapan antioksidan kopi arabika yang difermentasi selama 48 jam sebesar 113,9679 ppm merupakan hasil terbaik untuk antioksidan. PH optimal pada saat fermentasi BAL (Leuconostoc mesenteroides) adalah 4, yang berarti lama fermentasi adalah 48 jam. Dari seluruh waktu fermentasi yang paling efektif adalah 48 jam, karena biji kopi arabika tergolong antioksidan sedang dan memiliki kandungan kafein lebih rendah yaitu 17,7228 mg/g. Penelitian ini memiliki implikasi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam fermentasi menggunakan bakteri asam laktat (Leuconostoc mesenteroides) untuk uji kandungan kafein dan antioksidan kopi arabika (Coffea arabica).
format Article
id doaj-art-7d75a04d50f94ec38103e361b27d115b
institution DOAJ
issn 2716-151X
2722-869X
language English
publishDate 2024-10-01
publisher Universitas Nusa Nipa
record_format Article
series Spizaetus
spelling doaj-art-7d75a04d50f94ec38103e361b27d115b2025-08-20T02:57:51ZengUniversitas Nusa NipaSpizaetus2716-151X2722-869X2024-10-015310.55241/spibio.v5i3.422Uji Kandungan Kafein dan Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) dengan Varian Waktu Fermentasi Menggunakan Bakteri Asam Laktat (Leuconostoc mesenteroides)Deviyan Ramadhan0Rasyidah Rasyidah1Ulfayani Mayasari2Universitas Islam Negeri Sumatera UtaraProgram Studi Biologi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia Program Studi Biologi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia Kopi Arabika memiliki ciri kandungan kafein yang berkisar antara 1% hingga 2,47% dengan profil rasa tajamnya yang khas dan mengandung antioksidan. Bakteri Asam Laktat (BAL) merupakan salah satu mikroorganisme probiotik, pemanfaatan dengan proses fermentasi digunakan untuk alternatif metode untuk mengatasi sebagian permasalahan kelebihan zat kafein pada kopi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memastikan sejauh mana durasi fermentasi berdampak pada kadar kafein dan antioksidan dalam produk akhir. Cara yang digunakan adalah dengan menyiapkan inokulum BAL, memfermentasi kopi arabika selama 24 jam, 48 jam, 72 jam, memeriksa kandungan kafein dan memeriksa antioksidan. Nilai dari hasil uji kadar kafein dan antioksidan disajikan secara deskriptif kualitatif. Kandungan kafein biji kopi arabika yang difermentasi selama 48 jam adalah 17,7228 mg/g yang merupakan hasil terbaik. Nilai serapan antioksidan kopi arabika yang difermentasi selama 48 jam sebesar 113,9679 ppm merupakan hasil terbaik untuk antioksidan. PH optimal pada saat fermentasi BAL (Leuconostoc mesenteroides) adalah 4, yang berarti lama fermentasi adalah 48 jam. Dari seluruh waktu fermentasi yang paling efektif adalah 48 jam, karena biji kopi arabika tergolong antioksidan sedang dan memiliki kandungan kafein lebih rendah yaitu 17,7228 mg/g. Penelitian ini memiliki implikasi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam fermentasi menggunakan bakteri asam laktat (Leuconostoc mesenteroides) untuk uji kandungan kafein dan antioksidan kopi arabika (Coffea arabica). https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/422
spellingShingle Deviyan Ramadhan
Rasyidah Rasyidah
Ulfayani Mayasari
Uji Kandungan Kafein dan Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) dengan Varian Waktu Fermentasi Menggunakan Bakteri Asam Laktat (Leuconostoc mesenteroides)
Spizaetus
title Uji Kandungan Kafein dan Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) dengan Varian Waktu Fermentasi Menggunakan Bakteri Asam Laktat (Leuconostoc mesenteroides)
title_full Uji Kandungan Kafein dan Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) dengan Varian Waktu Fermentasi Menggunakan Bakteri Asam Laktat (Leuconostoc mesenteroides)
title_fullStr Uji Kandungan Kafein dan Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) dengan Varian Waktu Fermentasi Menggunakan Bakteri Asam Laktat (Leuconostoc mesenteroides)
title_full_unstemmed Uji Kandungan Kafein dan Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) dengan Varian Waktu Fermentasi Menggunakan Bakteri Asam Laktat (Leuconostoc mesenteroides)
title_short Uji Kandungan Kafein dan Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) dengan Varian Waktu Fermentasi Menggunakan Bakteri Asam Laktat (Leuconostoc mesenteroides)
title_sort uji kandungan kafein dan antioksidan kopi arabika coffea arabica dengan varian waktu fermentasi menggunakan bakteri asam laktat leuconostoc mesenteroides
url https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/422
work_keys_str_mv AT deviyanramadhan ujikandungankafeindanantioksidankopiarabikacoffeaarabicadenganvarianwaktufermentasimenggunakanbakteriasamlaktatleuconostocmesenteroides
AT rasyidahrasyidah ujikandungankafeindanantioksidankopiarabikacoffeaarabicadenganvarianwaktufermentasimenggunakanbakteriasamlaktatleuconostocmesenteroides
AT ulfayanimayasari ujikandungankafeindanantioksidankopiarabikacoffeaarabicadenganvarianwaktufermentasimenggunakanbakteriasamlaktatleuconostocmesenteroides