Perubahan Resapan Airtanah Pasca Gunungapi Semeru 4 Desember 2021
Letusan gunung berapi dapat menyebabkan kerusakan ekosistem, dimana banyak vegetasi yang hilang sehingga mengurangi resapan airtanah, yang menyebabkan ketersediaan air bagi masyarakat semakin berkurang di masa yang akan datang. Oleh karena itu, sumber daya air perlu dilestarikan untuk masa depan. Ka...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Diponegoro University
2023-07-01
|
| Series: | Jurnal Ilmu Lingkungan |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/51569 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849697643656118272 |
|---|---|
| author | Faizatul Amalia Alfi Nur Rusydi Ferryati Masitoh |
| author_facet | Faizatul Amalia Alfi Nur Rusydi Ferryati Masitoh |
| author_sort | Faizatul Amalia |
| collection | DOAJ |
| description | Letusan gunung berapi dapat menyebabkan kerusakan ekosistem, dimana banyak vegetasi yang hilang sehingga mengurangi resapan airtanah, yang menyebabkan ketersediaan air bagi masyarakat semakin berkurang di masa yang akan datang. Oleh karena itu, sumber daya air perlu dilestarikan untuk masa depan. Kajian ini mengidentifikasi kondisi spasial imbuhan di lereng Gunungapi Semeru dan potensi airtanah sebelum dan sesudah letusan gunungapi. Selain itu, pengaruh kondisi daerah resapan dan potensi air tanah pasca erupsi di lereng Gunung Api Semeru juga dianalisis berdasarkan metode Multi Influence Factor (MIF). Penelitian ini menggunakan tujuh parameter yaitu curah hujan, geomorfologi, geologi, kemiringan lereng, tekstur tanah, kerapatan drainase dan tutupan lahan. Parameter-parameter tersebut diukur dengan menggunakan teknik Multiple Influence Factors (MIF), dimana informasi yang diperoleh dari masing-masing parameter ditimbang dan disortir untuk mengevaluasi potensi zona resapan airtanah. Hasil perhitungan dengan menggunakan teknik MIF menunjukkan bahwa terjadi penurunan potensi airtanah di lereng Gunung Api Semeru pasca erupsi, sehingga tidak dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap kondisi airtanah di lereng Gunung Api Semeru. Faktor tutupan lahan merupakan faktor yang paling terpengaruh oleh erupsi Gunung Semeru, sehingga berpengaruh signifikan terhadap penurunan potensi airtanah di lereng Gunung Api Semeru. |
| format | Article |
| id | doaj-art-7c8ae1c6d97746bb92cf59989fba3de3 |
| institution | DOAJ |
| issn | 1829-8907 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2023-07-01 |
| publisher | Diponegoro University |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Ilmu Lingkungan |
| spelling | doaj-art-7c8ae1c6d97746bb92cf59989fba3de32025-08-20T03:19:10ZindDiponegoro UniversityJurnal Ilmu Lingkungan1829-89072023-07-0121359460210.14710/jil.21.3.594-60222366Perubahan Resapan Airtanah Pasca Gunungapi Semeru 4 Desember 2021Faizatul Amalia0https://orcid.org/0000-0002-9416-9338Alfi Nur Rusydi1https://orcid.org/0000-0001-7435-8038Ferryati Masitoh2https://orcid.org/0000-0002-5157-1730Department of Information System, Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia 65145, IndonesiaDepartment of Information System, Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia 65145, IndonesiaDepartment of Geography, Universitas Negeri Malang, IndonesiaLetusan gunung berapi dapat menyebabkan kerusakan ekosistem, dimana banyak vegetasi yang hilang sehingga mengurangi resapan airtanah, yang menyebabkan ketersediaan air bagi masyarakat semakin berkurang di masa yang akan datang. Oleh karena itu, sumber daya air perlu dilestarikan untuk masa depan. Kajian ini mengidentifikasi kondisi spasial imbuhan di lereng Gunungapi Semeru dan potensi airtanah sebelum dan sesudah letusan gunungapi. Selain itu, pengaruh kondisi daerah resapan dan potensi air tanah pasca erupsi di lereng Gunung Api Semeru juga dianalisis berdasarkan metode Multi Influence Factor (MIF). Penelitian ini menggunakan tujuh parameter yaitu curah hujan, geomorfologi, geologi, kemiringan lereng, tekstur tanah, kerapatan drainase dan tutupan lahan. Parameter-parameter tersebut diukur dengan menggunakan teknik Multiple Influence Factors (MIF), dimana informasi yang diperoleh dari masing-masing parameter ditimbang dan disortir untuk mengevaluasi potensi zona resapan airtanah. Hasil perhitungan dengan menggunakan teknik MIF menunjukkan bahwa terjadi penurunan potensi airtanah di lereng Gunung Api Semeru pasca erupsi, sehingga tidak dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap kondisi airtanah di lereng Gunung Api Semeru. Faktor tutupan lahan merupakan faktor yang paling terpengaruh oleh erupsi Gunung Semeru, sehingga berpengaruh signifikan terhadap penurunan potensi airtanah di lereng Gunung Api Semeru.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/51569resapan airtanaherupsi gunungapiairtanahmif |
| spellingShingle | Faizatul Amalia Alfi Nur Rusydi Ferryati Masitoh Perubahan Resapan Airtanah Pasca Gunungapi Semeru 4 Desember 2021 Jurnal Ilmu Lingkungan resapan airtanah erupsi gunungapi airtanah mif |
| title | Perubahan Resapan Airtanah Pasca Gunungapi Semeru 4 Desember 2021 |
| title_full | Perubahan Resapan Airtanah Pasca Gunungapi Semeru 4 Desember 2021 |
| title_fullStr | Perubahan Resapan Airtanah Pasca Gunungapi Semeru 4 Desember 2021 |
| title_full_unstemmed | Perubahan Resapan Airtanah Pasca Gunungapi Semeru 4 Desember 2021 |
| title_short | Perubahan Resapan Airtanah Pasca Gunungapi Semeru 4 Desember 2021 |
| title_sort | perubahan resapan airtanah pasca gunungapi semeru 4 desember 2021 |
| topic | resapan airtanah erupsi gunungapi airtanah mif |
| url | https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/51569 |
| work_keys_str_mv | AT faizatulamalia perubahanresapanairtanahpascagunungapisemeru4desember2021 AT alfinurrusydi perubahanresapanairtanahpascagunungapisemeru4desember2021 AT ferryatimasitoh perubahanresapanairtanahpascagunungapisemeru4desember2021 |