Penerapan Ratio-Ratio K&P Default Risk Sebagai Salah Satu Alternatif Menilai Financial Distress
Tulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan ratio-ratio K&P default risk dalam menilai apakah perusahaan tersebut sedang mengalami financial distress. Financial distress sangat perlu diperhatikan karena akan berdampak buruk bagi suatu perusahaan, yang mana akan mengakibatkan terjadin...
Saved in:
| Main Author: | |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
LPPM Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis
2013-06-01
|
| Series: | Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/24 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Tulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan ratio-ratio K&P default risk dalam menilai apakah perusahaan tersebut sedang mengalami financial distress. Financial distress sangat perlu diperhatikan karena akan berdampak buruk bagi suatu perusahaan, yang mana akan mengakibatkan terjadinya kebangkrutan. Salah satu metode yang akan digunakan adalah K&P default risk. K&P default risk ini merupakan penjabaran dari AHP (Analytical Hierarchy Process). Tingkatan yang terdapat dalam K&P default risk adalah low, medium dan high. Masing-masing tingkatan mempunyai ratio-ratio yang berbeda. Perusahaan-perusahaan manufaktur khususnya tekstil sangat merasakan dampak terjadinya financial distress ini, karena modal kerja dari perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari pinjaman. Sehingga dari hasil penelitian menyatakan bahwa debt ratio adalah faktor yang utama terjadinya kebangkrutan. |
|---|---|
| ISSN: | 2303-3568 2684-8228 |