Metacognitive-Based Learning Management System In IPAS: A Study on Enhancing Independence and Critical Thinking Skills

Studi ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kemandirian dan kemampuan berpikir kritis peserta didik di sekolah dasar, khususnya pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini memiliki empat tujuan utama, yaitu: (1) mengembangkan prototipe Learning Management System (LMS) berbasis pembelajaran metakog...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Ni Kadek Septiari
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Pendidikan Ganesha 2025-04-01
Series:Journal of Education Technology
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JET/article/view/91535
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Studi ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kemandirian dan kemampuan berpikir kritis peserta didik di sekolah dasar, khususnya pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini memiliki empat tujuan utama, yaitu: (1) mengembangkan prototipe Learning Management System (LMS) berbasis pembelajaran metakognitif, (2) menganalisis validitas isi LMS, (3) mengevaluasi respons siswa terhadap LMS, dan (4) mengukur efektivitas LMS berbasis pembelajaran metakognitif dalam meningkatkan kemandirian serta kemampuan berpikir kritis siswa SD pada muatan IPAS dengan materi gaya.   Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian adalah LMS berbasis pembelajaran metakognitif, sedangkan objek penelitian mencakup validitas isi media, desain pembelajaran, isi materi, respons siswa, dan efektivitas media. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan soal esai.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) LMS berbasis pembelajaran metakognitif memperoleh indeks validitas sebesar 0,995 yang termasuk dalam kategori validitas isi tinggi, (2) desain pembelajaran LMS memperoleh indeks validitas sebesar 0,984  dengan kualifikasi validitas isi tinggi, (3) isi materi LMS memperoleh indeks validitas sebesar 0,986 dengan kualifikasi validitas isi tinggi, dan (4) uji-t berkorelasi menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 atau p < 0,05 pada taraf signifikansi 5%, baik untuk kemandirian maupun kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, LMS berbasis pembelajaran metakognitif terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian serta kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
ISSN:2549-4856
2549-8290