Literasi Bahasa pada AUD dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Peluang
Belum semua guru memahami konsep literasi dalam arti luas. Tujuan penelitian ini menggambarkan konsep pembelajaran literasi khususnya Bahasa Inggris bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Data diambil dengan angket kepada 73 sample dari 703 populasi gur...
Saved in:
| Main Authors: | , , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
2025-02-01
|
| Series: | Aulad |
| Online Access: | https://aulad.org/aulad/article/view/983 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850191163347173376 |
|---|---|
| author | Avanti Vera Risti Pramudyani Khafidoh Khafidoh Fatiya Hanif Al Afada Tiya Nurfitri Ningsih Mariana Wahyu Listyati |
| author_facet | Avanti Vera Risti Pramudyani Khafidoh Khafidoh Fatiya Hanif Al Afada Tiya Nurfitri Ningsih Mariana Wahyu Listyati |
| author_sort | Avanti Vera Risti Pramudyani |
| collection | DOAJ |
| description | Belum semua guru memahami konsep literasi dalam arti luas. Tujuan penelitian ini menggambarkan konsep pembelajaran literasi khususnya Bahasa Inggris bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Data diambil dengan angket kepada 73 sample dari 703 populasi guru TK di Kota Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan responden telah menguasai Kurikulum Merdeka pada ranah pengetahuan dengan baik dilihat dari penjelasan tujuan, konten, dan prinsip. Namun dalam implementasinya 4,1% terbatas pada konsep literasi sempit. Sejumlah 2% guru sudah mengajarkan literasi Bahasa Inggris dengan menyampaikan salam dan kabar. Selebihnya dalam pembelajaran 100% guru belum mengintegrasikan di kegiatan intrakulikuler, kokulikuler, atau ekstrakurikuler. Literasi secara luas diharapakan dikuasai anak salah satunya Bahasa Inggris sebagai respon atas perubahan pada lingkup global. Implikasi penelitian ini, pembelajaran literasi dapat menggunakan kegiatan menyanyi, mendengar cerita, dan bermain peran, begitu pula dalam mengajarkan bahasa asing. |
| format | Article |
| id | doaj-art-7a4dd79208b14fa9830763770a2fa3d9 |
| institution | OA Journals |
| issn | 2655-4798 2655-433X |
| language | English |
| publishDate | 2025-02-01 |
| publisher | Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia |
| record_format | Article |
| series | Aulad |
| spelling | doaj-art-7a4dd79208b14fa9830763770a2fa3d92025-08-20T02:14:59ZengPerkumpulan Pengelola Jurnal PAUD IndonesiaAulad2655-47982655-433X2025-02-018123925010.31004/aulad.v8i1.9831044Literasi Bahasa pada AUD dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan PeluangAvanti Vera Risti Pramudyani0Khafidoh Khafidoh1Fatiya Hanif Al Afada2Tiya Nurfitri Ningsih3Mariana Wahyu Listyati4Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Ahmad Dahlan YogyakartaPendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Ahmad Dahlan YogyakartaPendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Ahmad Dahlan YogyakartaPendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Ahmad Dahlan YogyakartaPendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Ahmad Dahlan YogyakartaBelum semua guru memahami konsep literasi dalam arti luas. Tujuan penelitian ini menggambarkan konsep pembelajaran literasi khususnya Bahasa Inggris bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Data diambil dengan angket kepada 73 sample dari 703 populasi guru TK di Kota Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan responden telah menguasai Kurikulum Merdeka pada ranah pengetahuan dengan baik dilihat dari penjelasan tujuan, konten, dan prinsip. Namun dalam implementasinya 4,1% terbatas pada konsep literasi sempit. Sejumlah 2% guru sudah mengajarkan literasi Bahasa Inggris dengan menyampaikan salam dan kabar. Selebihnya dalam pembelajaran 100% guru belum mengintegrasikan di kegiatan intrakulikuler, kokulikuler, atau ekstrakurikuler. Literasi secara luas diharapakan dikuasai anak salah satunya Bahasa Inggris sebagai respon atas perubahan pada lingkup global. Implikasi penelitian ini, pembelajaran literasi dapat menggunakan kegiatan menyanyi, mendengar cerita, dan bermain peran, begitu pula dalam mengajarkan bahasa asing.https://aulad.org/aulad/article/view/983 |
| spellingShingle | Avanti Vera Risti Pramudyani Khafidoh Khafidoh Fatiya Hanif Al Afada Tiya Nurfitri Ningsih Mariana Wahyu Listyati Literasi Bahasa pada AUD dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Peluang Aulad |
| title | Literasi Bahasa pada AUD dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Peluang |
| title_full | Literasi Bahasa pada AUD dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Peluang |
| title_fullStr | Literasi Bahasa pada AUD dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Peluang |
| title_full_unstemmed | Literasi Bahasa pada AUD dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Peluang |
| title_short | Literasi Bahasa pada AUD dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Peluang |
| title_sort | literasi bahasa pada aud dalam kurikulum merdeka tantangan dan peluang |
| url | https://aulad.org/aulad/article/view/983 |
| work_keys_str_mv | AT avantiveraristipramudyani literasibahasapadaauddalamkurikulummerdekatantangandanpeluang AT khafidohkhafidoh literasibahasapadaauddalamkurikulummerdekatantangandanpeluang AT fatiyahanifalafada literasibahasapadaauddalamkurikulummerdekatantangandanpeluang AT tiyanurfitriningsih literasibahasapadaauddalamkurikulummerdekatantangandanpeluang AT marianawahyulistyati literasibahasapadaauddalamkurikulummerdekatantangandanpeluang |