Huma Betang: Identitas Moral Kultural Suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah
Dewasa ini benda cagar budaya seolah tidak lagi memiliki daya tarik filosofis dan tidak terpelihara, padahal benda cagar alam mengandung pemaknaan yang lebih dari sekedar fisik, bahkan merupakan identitas moral kultural. Eksplorasi nilai filosofis pada huma betang dapat menjadi langkah revitalisasi...
Saved in:
| Main Authors: | Chris Apandie, Endang Danial Ar |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Universitas Negeri Padang
2019-11-01
|
| Series: | Journal of Moral and Civic Education |
| Subjects: | |
| Online Access: | http://jmce.ppj.unp.ac.id/index.php/JMCE/article/view/185 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Similar Items
-
The Existence of Kaharingan Within Dayak Identity in West Kalimantan
by: Moch Riza Fahmi, et al.
Published: (2023-06-01) -
Alam Adalah Keluarga: Internalisasi Nilai-Nilai Ekologis Dalam Ritual Nahunan Suku Dayak Ngaju
by: Tahan Mentria Cambah
Published: (2022-04-01) -
Kearifan Lokal dan Partisipasi Persekutuan Dayak Kalimantan Timur dalam Menghadapi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
by: Dirhamsyah Dirhamsyah, et al.
Published: (2020-05-01) -
Bentuk dan Makna Tuturan Upacara Pelulukng Suku Dayak Benuaq di Kalimantan Timur
by: Endang Dwi Sulityowati, et al.
Published: (2023-06-01) -
Etika Lingkungan dalam Tradisi Berladang Suku Dayak Meratus
by: Fajar Gumelar
Published: (2024-01-01)